Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2017
  MASA BIASA PEKAN 3
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Kamis, 26 Januari 2017
  St. Timotius dan Titus, uskup
 

MARI, IKUTILAH AKU
DAN KAMU AKAN KUJADIKAN
PENJALA MANUSIA

 
 
 
2 Tim 1:1-8 | Mzm 96: 1-3.7-8a | Mrk 4:21-25

Aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas (2 Tim 1:1-8)

Dari Paulus, rasul Yesus Kristus, yang oleh kehendak Allah diutus memberitakan janji tentang hidup dalam Kristus Yesus; kepada Timotius, anakku yang terkasih. Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai engkau. Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni, seperti yang dilakukan nenek moyangmu. Aku selalu mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam. Dan bila terkenang akan air mata yang kaucurahkan, aku ingin melihat engkau kembali supaya penuhlah kesukaanku. Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike, dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu. Karena itu kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu. Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita, dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia. Tetapi berkat kekuatan Allah ikutlah menderita bagi InjilNya.

 

DI POJOK Pizza Hut, tempat saya lagi santai bersama dengan beberapa teman, saya melihat sepasang suami isteri muda duduk bersama seorang gadis kecil, pastilah puterinya, yang berusia sekitar lima tahun. Mereka terlihat begitu menikmati kebersamaan mereka. Ketiganya bercakap-cakap, tertawa-tawa, tak ada HP atau gadget yang mengganggu, seperti banyak saya temukan di mana-mana. Ketika dilayani, sang anak itu menyampaikan terima kasih kepada para pelayan. Sang ibu mengajak mereka berdoa, lalu makanlah mereka dengan penuh kegembiraan. Saya merasa terkesan, bahwa di tengah peradaban baru yang sangat diganggu oleh teknologi, keluarga ini masih menciptakan oasis mereka sendiri yang sepenuhnya bebas dari intervensi apapun. Saya rasa perlulebih banyak keluarga seperti ini.

MENYURATI Timotius, Paulus merasa perlu mengingatkan warisan tradisi iman yang baik yang telah diterima Timotius, yakni dari Lois, neneknya, dan dari Eunike, ibunya. Agaknya apresiasi Paulus ini beralasan, karena Timotius telah membuktikan komitmennya pada iman dan pelayanan, bahkan salib dan penderitaan yang ia terima sebagai konsekuensinya. Di mata Paulus, kualitas pribadi seperti Timotius ini dapat diandalkan untuk membangun basis kokoh bagi Gereja. Kualitas ini oleh Yesus disebut sebagai "pelita yang diletakkan di atas kaki dian, supaya menerangi seluruh yang ada di dalam ruangan itu." Paulus telah menjadi terang bagi banyak bangsa, Timotius telah menjadi terang bagi banyak orang, sementara Lois dan Eunike berperanan membentuk Timotius agar menjadi terang bagi orang lain ini. Masing-masing berperanan, itulah sesungguhnya hakekat persekutuan umat Allah.

PENDIDIKAN membentuk pewarta iman yang menjadi terang bagi banyak orang menjadi tanggung jawab kita. Keluarga menjadi titik awal sebab di sini anak-anak pertama kali mendapat persemaian iman. Para orang tua perlu serius menanggapi tugas ini, jika kita ingin agar pewarisan nilai iman berjalan semestinya. Juga anggota keluarga lain turut serta memberikan pendidikan iman. Dalam skala lebih luas, tanggung jawab itu ada di tanggan jemaat Kristiani pada umumnya. Bukankah kita membutuhkan "timotius" baru di dalam hidup kita saat ini? Marilah kita menyemaikan dan memupuk iman, selebihnya adalah kehendak Tuhan. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, semoga firmanMu menggugah hati kami, agar rela menjadi garam dan terang dunia bagi banyak orang. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 96: 1-3.7-8a; R: 3)

Ref: Ceriterakanlah karya-karya agung Tuhan di antara segala suku bangsa.
  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya!
  2. Kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang dari padaNya. Ceriterakanlah kemuliaanNya di antara bangsa-bangsa, kisahkanlah karya-karyaNya yang ajaib di antara segala suku.
  3. Kepada Tuhan, hai suku-suku bangsa, kepada Tuhan sajalah kemuliaan dan kekuatan. Berikanlah kepada Tuhan kemuliaan namaNya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataranNya.
  4. Katakanlah di antara bangsa-bangsa, "Tuhan itu Raja! Dunia ditegakkanNya, tidak akan goyah. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran."
 

Pelita dipasang untuk ditaruh di atas kaki dian. Ukuran yang kamu pakai akan dikenakan pula padamu (Mrk 4:21-25)

Pada suatu hari Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Orang memasang pelita bukan untuk ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya di taruh di atas kaki dian. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada suatu rahasia yang tidak akan tersingkap. Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” Lalu Yesus berkata lagi, “Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan dikenakan pula kepadamu; dan malah akan ditambah lagi! Karena siapa yang mempunyai, akan diberi lagi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil.”
 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge