Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2017
  MASA NATAL
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Rabu, 4 Januari 2017
   
 

MARIA MENYIMPAN
SEGALA PERKARA ITU DI DALAM HATI
DAN MERENUNGKANNYA

 
 
 
1 Yoh 3:7-10 | Mzm 98:1.7-9 | Yoh 1:35-42

Setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa lagi (1 Yoh 3:7-10)

Anak-anakku, janganlah membiarkan seorang pun menyesatkan kamu. Barangsiapa berbuat kebenaran, dia adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar. Barangsiapa tetap berbuat dosa, dia berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yakni untuk membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu. Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia; dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran tidak berasal dari Allah; demikian juga setiap orang yang tidak mengasihi saudaranya.

 

BERALIH dari sebuah stasi misi yang berhasil dikembangkan dan memberi nama besar bagiku, untuk memulai sebuah karya lain di tempat lain dengan potensi keberhasilan yang masih diberi tanda tanya, bukan sebuah pengalaman yang menyenangkan. Namun, keyakinan akan penyertaan dan penyelenggaraan Tuhan membuat aku tak ragu menerima tugas itu. Justru perjuangan itu menjadi pengalaman yang mengesankan, yang memberi kekuatan untuk berteguh dalam tugas, menemukan butir-butir kebahagiaan dan mengembangkan potensi yang ada. Hasilnya, di tempat tersulit sekalipun selalu ada mutiara-mutiara kebahagiaan misi.

ANDREAS dan seorang temannya memutuskan meninggalkan guru mereka, Yohanes, untuk mengikuti Yesus. Dalam kebiasaan umum, meninggalkan guru itu tidak sopan. Namun dalam rencana Tuhan, tindakan itu justru tepat, karena Yohanes hanya mempersiapkan, sementara kebenaran ada di dalam Yesus. Keputusan tanpa ragu itu memberi kesan yang mendalam, sehingga pertemuan pertama itu langsung disampaikan kepada Petrus. Andreas tidak ingin menikmati sukacita seorang diri. Saudaranya, Petrus, harus juga ambil bagian di dalamnya. Tepat keputusannya. "Engkau, Simon, akan dinamakan Kefas", kata Yesus. Tak ada keraguan lagi, kalau Simon akan berperanan besar di masa depan.

MENEMUKAN kehendak Tuhan dan menyesuaikan diri dengan rencana itu, hendaknya menjadi perhatian kita semua. Banyak kali kita enggan beralih dan memulai yang baru sesuai dengan karunia Tuhan, karena kita sudah nyaman dengan hidup yang ada. Tetapi bagi orang yang berani mengambil jalan baru, tantangan sendiri sudah menjadi rahmat pembaharuan, karena ia dituntut untuk menyesuaikan diri dengan rencana Tuhan. Jika kita ingin turut ambil bagian dalam warta Kerajaan Allah, kita perlu dengan rendah hati menjalani "passing over" itu. (ap)

Tuhan, teguhkanlah hati kami di saat keraguan melanda diri kami, yang membuat kami enggan meninggalkan kenyamanan dunia dan beralih ke jalan kebenaran. Sadarkanlah kami, ya Yesus. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 98:1.7-8.9; R: 3cd)

Ref: Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.
  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
  2. Biarlah gemuruh laut dan segala isinya, dunia dan semua yang diam di dalamnya! Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama.
  3. Biarlah mereka bersorak-sorai di hadapan Tuhan, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.

Kami telah menemukan Mesias! (Yoh 1:35-42)

Sekali peristiwa Yohanes berdiri di tempat ia membaptis orang di Sungai Yordan bersama dengan dua orang muridnya. Ketika melihat Yesus lewat, Yohanes berkata, “Lihatlah Anak Domba Allah!” Mendengar apa yang dikatakan Yohanes, kedua murid itu pergi mengikuti Yesus. Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Melihat mereka mengikuti Dia, Yesus lalu berkata kepada mereka, “Apakah yang kamu cari?” Kata mereka kepada-Nya, “Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?” Yesus berkata kepada mereka, “Marilah, dan kamu akan melihatnya.” Mereka pun datang, dan melihat di mana Yesus tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia. Waktu itu kira-kira pukul empat.
Salah seorang dari kedua murid yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikuti Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya, “Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).” Lalu Andreas membawa Simon kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata, “Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus).”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge