Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2017
  MASA BIASA PEKAN 3
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Senin, 23 Januari 2017
  Pekan Doa Sedunia untuk persatuan umat Kristiani
 

MARI, IKUTILAH AKU
DAN KAMU AKAN KUJADIKAN
PENJALA MANUSIA

 
 
 
Ibr 9:15.24-28 | Mzm 98:1-6 | Mrk 3:22-30

Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diriNya untuk menanggung dosa orang banyak (Ibr 9:15.24-28)

Saudara-saudara, Kristus adalah Pengantara dari satu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah dipanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama. Kristus telah masuk ke dalam tempat kudus bukan yang buatan tangan manusia, yang hanya merupakan gambaran dari tempat kudus yang sejati, tetapi ke dalam surga sendiri untuk menghadap hadirat Allah demi kepentingan kita. Ia pun tidak berulang-ulang masuk untuk mempersembahkan diriNya sendiri, sebagaimana imam agung setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus mempersembahkan darah yang bukan darahnya sendiri. Sebab kalau demikian, Kristus harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang ternyata, pada zaman akhir ini, Ia hanya satu kali saja menyatakan diri, untuk menghapuskan dosa lewat kurbanNya. Manusia ditetapkan Allah untuk mati hanya satu kali, dan sesudah itu dihakimi. Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengurbankan diriNya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diriNya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka yang menantikan Dia.

 

BELAKANGAN ini bangsa Indonesia berhadapan dengan keanehan politik yang sangat memecah belah keutuhan anak-anak bangsa. Sebagai orang yang tidak terlalu memahami politik, saya harus mengatakan, bahwa situasi akhir-akhir ini sangat membingungkan nalarku. Terlepas dari alasan-alasannya, gejala-gejala saling melapor satu sama lain menunjukkan betapa rapuhnya persatuan bangsa ini. Banyak orang atau kelompok hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tak mau berkorban demi bangsa. Jika tidak ada kesadaran untuk merapatkan barisan, bukan tidak mungkin kita akan menyesal di kemudian hari, ketika Indonesia hanya tinggal kenangan dalam sejarah.

ORANG-ORANG Farisi datang dan mencela Yesus. Mereka bahkan menyebarkan rumor, bahwa Yesus bisa melakukan mujizat, antara lain mengusir setan, karena ia diberi kuasa oleh Beelzebul, ketua para setan. Dengan ucapannya itu, mereka bermaksud menyerang Yesus, tetapi di saat yang sama memecah belah umat, antara yang percaya dan yang tidak percaya akan Yesus. Persatuan yang melemah menjadi ladang subur bagi kegelapan mengambil alih peranan di dalam masyarakat. Hakekat kegelapan itu tidak mengenal belas kasih dan pengampunan. Yang dia inginkan hanya perpecahan dan kehancuran. Dengan demikian jiwa-jiwa terjerat ke dalam tangannya, dibenturkan pada nilai-nilai kegelapan hingga kehilangan orientasi. Keselamatan yang merupakan buah korban diri Yesus di salib tidak terjangkau. Dengan demikian, perjuangan Yesus seperti sia-sia, dan umat manusia kehilangan orientasi yang benar, ke arah mana dia mesti melangkah.

BANYAK alasan, mengapa orang tidak menghargai keharmonisan sebagai kebajikan sosial yang harus diusahakan dan dipelihara oleh semua orang. Pertama ialah egoisme pribadi, ketika orang hanya mau mementingkan dirinya sendiri. Egoisme adalah penyakit sosial yang payah dan harus diwaspadai oleh umat beriman. Kedua, fanatisme, ketika seseorang selalu merasa diri benar dan semua yang bertentangan dirinya dianggap kafir yang harus dihabisi. Selanjutnya ada rasisme yang mengagung-agungkan ras tertentu sambil merendahkan dan memperbudak ras yang lain, yang melahirkan diskriminasi dan penindasan. Semua ini adalah alat-alat kegelapan untuk memecahbelah umat manusia. Ketika orang terpecah belah, orang tak ada lagi niat untuk menolong sesama, termasuk mengingatkan sesama akan bahaya dosa yang menjerumuskan jiwa ke kehancuran. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, sadarkanlah kami selalu agar tidak menuruti kelemahan kami sendiri dan menjadi sebab kehancuran diri dan sesama kami. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 98:1-6; R: 1a)

Ref: Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib.
  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
  2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.
  3. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah.
  4. Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring, bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan.
 

Kesudahan setan telah tiba (Mrk 3:22-30)

Pada suatu hari datanglah ahli-ahli Taurat dari Yerusalem dan berkata tentang Yesus, “Ia kerasukan Beelzebul!” Ada juga yang berkata, “Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan.” Maka Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan, “Bagaimana iblis dapat mengusir iblis? Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan; dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan. Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri, kalau ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan, malahan sudah tamatlah riwayatnya! Camkanlah, tidak seorang pun dapat memasuki rumah seorang yang kuat, untuk merampas harta bendanya, kecuali kalau ia mengikat lebih dahulu orang kuat itu. Aku berkata kepadamu: Sungguh, semua dosa dan hojat anak-anak manusia akan diampuni. Ya, semua hojat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seseorang menghojat Roh Kudus, ia tidak akan mendapat ampun untuk selama-lamanya, sebab dosa yang dilakukannya adalah dosa yang kekal.” Yesus berkata demikian karena mereka bilang bahwa Ia kerasukan roh jahat.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge