Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2017
  MASA BIASA PEKAN 2
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Sabtu, 21 Januari 2017
  Pekan Doa Sedunia - St. Agnes, perawan dan martir
 

DIALAH ANAK DOMBA ALLAH
YANG MENGHAPUS DOSA-DOSA DUNIA
IA SUDAH ADA SEBELUM AKU

 
 
 
Ibr 9:2-3.11-14 | Mzm 47:2-3.6-9 | Mrk 3:20-21

Kristus masuk ke dalam tempat kudus dengan membawa darahNya sendiri (Ibr 9:2-3.11-14)

Saudara-saudara, dalam kemah suci, yaitu bagian yang paling depan, terdapat kaki dian dan meja dengan roti sajian. Bagian ini disebut tempat yang kudus. Di belakang tirai yang kedua terdapat suatu kemah lagi yang disebut tempat yang mahakudus. Kristus telah datang sebagai Imam Agung demi kesejahteraan masa yang akan datang. Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan buatan tangan manusia, artinya tidak termasuk ciptaan ini, dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus, bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darahNya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat pelunasan yang kekal. Sebab, jika darah domba dan lembu jantan dan percikan abu lembu muda mampu menguduskan mereka yang najis sehingga mereka disucikan secara lahiriah, betapa lebihnya darah Kristus, yang atas dorongan Roh Abadi telah mempersembahkan diriNya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tidak bercacad; betapa darah ini akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

 

DEFINISI baru tentang peranan Yesus Kristus, Imam Agung yang melintasi segala jaman, membuat orang beriman beralih dari pola penghayatan iman Perjanjian Lama ke penghayatan baru. Darah korban persembahan di Kenisah Yerusalem tidak lagi diperlukan, karena sekarang yang menjadi darah korban penebusan adalah darah Yesus Kristus yang telah tercurah di salib. Penebusan oleh Yesus ini terjadi satu kali dan berlaku untuk selama-lamanya, agar semua orang yang percaya kepadaNya beroleh karunia rahmat penebusan yang sama.

PEMAHAMAN iman yang demikian tentu saja tidak selalu dapat diterima oleh banyak orang. Bahkan di masa hidupNya, Yesus sendiri kerap kali diperlakukan secara tidak hormat, ditolak dan dianggap tidak waras, justru oleh kaum keluargaNya sendiri. Itu terjadi, karena mereka belum sanggup melangkah ke dalam alam baru yang dibawa oleh Yesus Kristus. Mereka ingin tetap berada dalam konsep dan penghayatan lama yang membawa kenyamanan bagi mereka. Namun tanpa pembaharuan, mereka tak akan dapat mencapai kesempurnaan iman, yang hanya dapat diraih kalau orang menerima dan mengimani Yesus Kristus.

PERJUANGAN untuk menerapkan pola hidup berdasarkan iman akan salib dan kebangkitan ini akan berlangsung sepanjang masa. Logika manusiawi menolak konsep keselamatan yang demikian. Dunia juga tidak ingin tenggelam dalam begitu banyak tuntutan pengendalian diri. Dunia dan manusia ingin menikmati semua tawaran yang dapat diperoleh. Karena itu, kita para murid Kristus, wajib membuktikan, bahwa kepenuhan iman itu kita raih berkat komitmen yang kuat pada jalan panggilan kita. Tanpa bukti itu tak dapatlah kita meyakinkan orang tentang Kristus. (ap)

Semoga keyakinan akan salib dan kebangkitanMu membaharui diri kami dan menolong kami mewartakan FirmanMu, ya Tuhan. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 47:2-3.6-9; R: 6)

Ref: Allah telah naik diiringi sorak-sorai, Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala..
  1. Hai segala bangsa berteputanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak sorai! Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja agung atas seluruh bumi.
  2. Allah telah naik diiringi sorak sorai, Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah! Kidungkanlah mazmur bagi Raja kita, kidungkanlah mazmur.
  3. Sebab, Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan lagu yang paling indah! Allah merajai segala bangsa. Di atas takhtaNya yang kudus Ia bersemayam.
 

Orang-orang mengatakan Yesus tidak waras lagi (Mrk 3:20-21)

Sekali peristiwa Yesus bersama murid-muridNya masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula sehingga makan pun mereka tidak dapat. Waktu kaum keluargaNya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka, “Ia tidak waras lagi.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge