Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2017
  MASA NATAL
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Selasa, 2 Januari 2017
  St. Basilius Agung dan St. Gregorius Nazianze - Usk+PG
 

MARIA MENYIMPAN
SEGALA PERKARA ITU DI DALAM HATI
DAN MERENUNGKANNYA

 
 
 
1 Yoh 2:22-28 | Mzm 98:1-4 | Yoh 1:19-28

Apa yang telah kamu dengar harus tetap tinggal di dalam dirimu (1 Yoh 2:22-28)

Anak-anakku terkasih, barangsiapa menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus, dia itu seorang pendusta! Dan barangsiapa menyangkal baik Bapa maupun Anak, dia itu adalah anti Kristus. Sebab barangsiapa menyangkal Anak, Ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa mengakui Anak, ia juga memiliki Bapa. Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari semula, itu harus tetap tinggal di dalam dirimu. Jika apa yang telah kamu dengar dari semula itu tetap tinggal di dalam dirimu, maka kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di dalam Bapa. Dan inilah janji yang telah dijanjikan-Nya sendiri kepada kita, yaitu hidup yang kekal. Semua ini kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu. Sebab di dalam dirimu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari Yesus. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan Yesus mengajar kamu tentang segala sesuatu — dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta — dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
 

MENGAKHIRI retret "Berjalan Bersama Sang Sabda" yang teratur diadakan setiap tahun, para peserta diberikan "Salib Perutusan" disertai lilin bernyala. Sejumlah peserta menyampaikan kesannya tentang upacara simbolis tersebut. "Saya diingatkan akan tugas perutusan dari Yesus yang begitu sering saya lalaikan", kata si anu penuh haru. Seorang pria paruh baya mengusap ari matanya sembunyi-sembunyi karena terharu. Sebagai bagian dari tim retret ini, saya merasa bahagia, bangga, terharu sekaligus. Tuhan selalu mempunyai cara untuk mengingatkan umatNya akan kewajiban iman, yakni bersaksi tentang Kerajaan Allah.

REFREIN Mazmur tanggpan hari ini berbunyi demikian, "Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita." Dunia hanya bisa melihat keselamatan itu kalau umat Allah berkenan mengambil bagian di dalam karya pewartaan. Inilah tugas yang setia diwujudkan oleh Yohanes Pembaptis. "Akulah suara yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan seperti yang telah dikatakan Nabi Yesaya", kata Yohanes. Apa yang Yohanes lakukan tak lebih perwujudan roh seorang nabi yang setia pada tugas yang telah ditetapkan Tuhan. Kehendak Tuhan itulah yang berbicara, yang dituruti dan dibela, walaupun itu menuntut korban nyawanya. Yohanes membuktikan hal itu, ketika ia akhirnya dibunuh karena kebenaran (bdk. Mat 14:10) yang menyakitkan hati Herodias.

KEWAJIBAN untuk mewartakan Firman Tuhan adalah bagian hakiki dari baptisan suci yang kita terima. Oleh pembaptisan itu, semua orang Kristiani otomatis menjadi pewarta iman, baik lewat kata-kata maupun lewat perbuatan. Menjadi pewarta tidak harus menjadi pengkotbah, pelayan altar, atau aneka tugas khsus lain di dalam Gereja. Menjadi pewarta bisa berarti menjalani hidup ini dengan baik sesuai dengan nilai-nilai Injil, sehingga orang-orang yang menyaksikan buah-buah yang baik akan tergerak hatinya untuk mencari Tuhan. Ketika mereka akhirnya berinisiatip untuk mendekati Kristus, itu berarti kita telah bersaksi tentang Kristus dengan baik dalam hidup kita setiap hari. Sadarilah peranan ini dan jalankanlah dengan penuh kerendahan hati. (ap)

Engkau telah menaburkan benih iman di dalam diri kami, ya Tuhan, maka berkenanlah Engkau memeliharanya, agar melalui pewartaan kami, iman itu menjadi terang dan harapan bagi sesama. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 98:1.2-3b.3c-4; R: 3b)

Ref: Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.
  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
  2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, Ia telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.
  3. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah!

Sesudah aku akan datang Dia yang sudah ada sebelum aku (Yoh 1:19-28)

Inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus kepadanya beberapa imam dan orang-orang Lewi untuk menanyakan kepadanya: ‘Siapakah Engkau?’ Yohanes mengaku dan tidak berdusta, katanya, “Aku bukan Mesias!” Lalu mereka bertanya kepadanya, “Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?” Yohanes menjawab, “Bukan!” “Engkaukah nabi yang akan datang?” Ia pun menjawab “Bukan!” Maka kata mereka kepadanya, “Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawaban kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?” Jawab Yohanes, “Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan seperti yang telah dikatakan Nabi Yesaya.”
Di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi. Mereka bertanya kepadanya, “Mengapa engkau membaptis jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?” Yohanes menjawab kepada mereka, “Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.” Hal ini terjadi di Betania yang di seberang Sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis orang.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge