Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2017
  MASA NATAL
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Rabu, 3 Januari 2017
   
 

MARIA MENYIMPAN
SEGALA PERKARA ITU DI DALAM HATI
DAN MERENUNGKANNYA

 
 
 
1 Yoh 2:29-3:6 | Mzm 98:1.3c-6 | Yoh 1:29-34

Setiap orang yang tetap berada dalam Yesus tidak berbuat dosa lagi (1 Yoh 2:29-3:6)

Anak-anakku terkasih, jikalalu kamu tahu bahwa Kristus itu benar, kamu harus tahu juga bahwa setiap orang yang berbuat kebenaran lahir dari pada-Nya. Lihatlah betapa besar kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Allah.
Saudara-saudaraku terkasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata bagaimana keadaan kita kelak. Akan tetapi kita tahu bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan ini kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia suci adanya. Setiap orang yang berbuat dosa melanggar hukum Alllah, sebab dosa adalah pelanggaran hukum Allah. Dan kamu tahu bahwa Kristus telah menyatakan diri-Nya untuk menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa. Karena itu setiap orang yang tetap berada dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Kristus.

 

RASA BANGGA meliputi hatiku ketika beberapa orang muda yang sempat menjadi murid-muridku, ketika saya sempat mengajar di sebuah SMP semasa menjadi frater, calon imam, sekarang menjadi pejabat, baik sipil maupun militer, baik di lingkungan pemerintahan maupun swasta. Namun ada yang salah pada sikapku, karena saya cenderung memperlakukan mereka seakan-akan masih jadi murid sekolah dahulu. Padahal mereka sudah memiliki profesi dan kedudukan yang sangat dihargai bawahannya. Untuk mereka tak ada masalah, tetapi ada teman yang mengingatkan saya, agar tidak sampai merendahkan martabat jabatan mereka.

YOHANES pasti tidak pernah berpikir, bahwa Mesias yang akan datang, yang dia persiapkan jalan-Nya, ternyata Yesus, saudara sepupunya sendiri. Yohanes tidak pernah tahu dengan pasti, siapa Mesias, selain deskripsi yang diberikan Roh Tuhan, "Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang dan tinggal di atas- Nya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus." Tak terduga, Roh itu turun ke atas Yesus, ketika dia membaptis-Nya di Sungai Yordan. Apakah Yohanes kecewa? Tidak! Ia malahan mendorong para muridnya agar segera mengikuti Mesias. "Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia", kata Yohanes. Jika Yesus yang akan menghapus dosa, tentu para murid lebih pantas mengikuti DIA daripada Yohanes.

KEPUTUSAN seperti ini hanya datang dari kerendahan hati yang luar biasa, yang mengutamakan rencana Tuhan daripada rencana pribadi. Sebagai manusia, Yohanes mungkin merasa sedih ketika para muridnya meninggalkan dia untuk mengikuti Yesus, tetapi sebagai hamba Tuhan yang setia pada tugas, justru keberhasilan terletak di sana, ketika oleh kesadaran sendiri, para murid justru meninggalkan dia dan mengikuti Jalan Utama. Inilah kerendahan hati yang perlu kita miliki. Bimbinglah orang untuk melihat Tuhan, bukan supaya mereka bergantung pada dirimu. (ap)

Yohanes, utusanMu, dengan rendah hati mengundurkan diri agar kami melihat dan mengikuti Engkau, buatlah kami agar dengan rendah hati mewartakan diriMu kepada sesama. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 98:1.3c-4.5-6; R: 3cd)

Ref: Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.
  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
  2. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah!
  3. Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring, bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan.

Lihatlah Anak domba Allah (Yoh 1:29-34)

Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka katanya, “Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Sesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel.” Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya, “Aku melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Roh itu tinggal di atas-Nya. Aku pun sebenarnya tidak mengenal Dia, tetapi yang mengutus aku membaptis dengan air telah berfirman, ‘Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus.’ Dan aku telah melihat-Nya! Maka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah!”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge