Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2017
  MASA BIASA PEKAN 3
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Rabu, 25 Januari 2017
  Pertobatan St. Paulus - Penutupan Pekan Doa Sedunia
 

MARI, IKUTILAH AKU
DAN KAMU AKAN KUJADIKAN
PENJALA MANUSIA

 
 
 
Kis 22:3-16 | Mzm 117:1-2 | Mrk 16:15-18

Bangunlah dan berilah dirimu dibaptis dan berserulah kepada nama Tuhan, maka dosa-dosamu dihapuskan (Kis 22:3-16)

Pada waktu itu Paulus membela diri di hadapan orang-orang Yahudi, "Aku adalah orang Yahudi, lahir di Tarsus di tanah Kilikia, tetapi dibesarkan di kota ini. Aku dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel dalam hukum nenek moyang kita, sehingga aku menjadi seorang yang giat bekerja bagi Allah, sama seperti kamu semua pada waktu itu. Aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan perempuan kutangkap dan kuserahkan ke dalam penjara. Tentang hal itu baik Imam Agung maupun Majelis Tua-tua dapat memberi kesaksian. Dari mereka itu aku telah mendapat surat-surat untuk saudara-saudara di Damsyik, dan aku telah pergi ke sana untuk menangkap penganut-penganut Jalan Tuhan yang ada di situ, dan membawa mereka ke Yerusalem untuk dihukum.
Tetapi dalam perjalanan ke sana, ketika aku sudah dekat Damsyik, yaitu waktu tengah hari, tiba-tiba memancarlah cahaya dari langit, cahaya yang menyilaukan mengelilingi aku. Maka rebahlah aku ke tanah, dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku, 'Saulus! Saulus! Mengapakah engkau menganiaya Aku?' Jawabku, 'Siapakah Engkau, Tuhan?' Katanya, 'Akulah Yesus, orang Nazaret, yang kauaniaya itu.' Mereka yang menyertai aku memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidaklah mereka dengar. Maka kataku, 'Tuhan, apakah yang harus kuperbuat?' Kata Tuhan kepadaku, 'Bangkitlah dan pergilah ke Damsyik. Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu.' Sebab aku tidak dapat melihat oleh karena cahaya yang menyilaukan mata itu, maka kawan-kawan seperjalananku memegang tanganku dan menuntun aku ke Damsyik. Di situ ada seorang bernama Ananias, seorang saleh yang hidup menurut Hukum Taurat dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ. ia datang dan berdiri di dekatku dan berkata, 'Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah.' Dan seketika itu juga aku melihat kembali dan menatap dia. Lalu katanya, 'Allah nenek moyang kita telah menetapkan engkau untuk mengetahui kehendakNya, untuk melihat Yang Benar, dan untuk mendengar suara yang keluar dari mulutNya. Sebab itu engkau harus menjadi saksiNya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan kaudengar. Sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan berserulah kepada Tuhan, maka dosa-dosamu dihapuskan."

 

PERINTAH Yesus kepada para murid untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia ditanggapi dengan serius oleh para murid. Perintah itu diberikan, bukan karena mereka sudah sangat siap, tetapi karena mereka terbuka pada karunia Roh Kudus. Yesus berkata, "Janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu" (Mat 10:19-20). Berbekalkan kepercayaan itu, para murid lalu bergerak untuk mewujudkan pesan Kristus, "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan" (Mrk 16:15-16). Perjalanan selanjutnya ternyata dihadang banyak kesulitan. Maka sekali lagi Tuhan turun tangan untuk memberi jalan keluar.

JALAN KELUAR yang diberikan Tuhan kali ini berwujud sangat unik, yakni panggilan Paulus. Sebelum bertemu Kristus di gerbang Damaskus (Kis 9:5), Paulus adalah penganiaya jemaat Kristus. Ia menangkap dan menjebloskan mereka ke penjara. Ia juga setuju ketika Stefanus dibunuh (Kis 8:1). Semua itu dilakukan karena fanatisme yang kuat pada ajaran-ajaran Hukum Taurat, hukum Tuhan yang diturunkan melalui Moses kepada orang-orang Israel. Paulus melakukan apa yang benar menurut imannya, menurut hati banyak orang Yahudi. Di mata Tuhan itu salah, tetapi daya yang dimiliki Paulus itu dapat dimanfaatkan. Maka Tuhan mewahyukan diri kepada Paulus dan menyerukan pertobatan kepadanya. Oleh pengalaman iman itu, Paulus diubah Tuhan, dari penganiaya umat Tuhan menjadi pewarta iman yang handal bagi umat Tuhan. Tuhan membutuhkan orang yang bisa menjembatani iman yang berakar pada tradisi Yerusalem dengan kebudayaan umum yang kuat dipengaruhi oleh kebudayaan Yunani. Paulus memiliki kedua-duanya. Di tangannya, wajah pewartaan iman berubah, mampu menerobos masuk ke dalam "keangkuhan" intelektual Yunani yang tidak menghargai iman dan tradisi Yahudi.

PADA PENUTUPAN pekan doa sedunia, kita berharap agar Tuhan masih memberikan "paulus-paulus" baru di jaman modern ini, yang bisa menjembatani iman dan ilmu pengetahuan modern, yang praktis tidak memberi tempat bagi Tuhan. Kewajiban kita ialah mencari dan menyiapkan tempat bagi Tuhan di dalam seluruh aspek hidup, dan menjadikan Firman Tuhan sebagai pengingat, bahwa masih ada nilai utama yang tak boleh dilupakan. Nilai itu ialah keselamatan jiwa yang sepenuhnya akan terwujud di dalam persatuan dengan Tuhan. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, tobatkanlah kami dan gunakanlah kemampuan kami untuk membawa FirmanMu kepada banyak orang. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 40:2.4ab.7-8a.10-11; R: 8a.9a)

Ref: Pergilah ke seluruh dunia dan wartakanlah Injil.
  1. Pujilah Tuhan, hai segala bangsa, megahkanlah Dia hai segala suku bangsa!
  2. Sebab kasih setiaNya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya.
 

Pergilah ke seluruh dunia dan beritakanlah Injil! (Mrk 16:15-18)

Sekali peristiwa Yesus yang bangkit dari antara orang mati menampakkan diri kepada kesebelas murid dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: Mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular; dan sekalipun minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge