Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2017
  MASA NATAL
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Jumat, 6 Januari 2017
  St. Raymundus dari Penyafort, imam
 

MARIA MENYIMPAN
SEGALA PERKARA ITU DI DALAM HATI
DAN MERENUNGKANNYA

 
 
 
1 Yoh 5:5-13 | Mzm 147:12-15.19-20 | Mrk 1:7-11

Kesaksian tentang Anak Allah (1 Yoh 5:5-13)

Saudara-saudara terkasih, tidak ada orang yang mengalahkan dunia, selain dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah! Dia inilah yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus; bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di bumi: Roh, air dan darah, dan ketiganya adalah satu. Kesaksian manusia kita terima, tetapi kesaksian Allah lebih kuat, sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Allah menjadi pendusta karena orang itu tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita, dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak Allah, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Dia, ia tidak memiliki hidup. Semuanya ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu, yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.

 

PENGALAMAN rohani St. Yohanes tentang Yesus Kristus sangat bernilai tinggi, dan dituang dalam tulisan-tulisan yang memberin inspirasi bagi hidup umat beriman. Ada tiga hal yang memberi kesaksian tentang Yesus Kristus, yakni kesaksian oleh roh, air dan darah. Kesaksian oleh roh telah ditunjukkan di saat pembaptisan, ketika Roh Kudus turun ke atas Yesus, sedang Bapa bersaksi dari langit, siapa Yesus itu. Kesaksian oleh air terjadi di saat baptisan, yang kemudian akan diperjelas lagi ketika air itu menjadi anggur (Yoh 2:7-9) dan disempurnakan oleh air yang memancar dari luka di lambung (Yoh 20:34). Sementara kesaksian oleh darah terjadi ketika anggur diubah menjadi darah Perjanjian Baru (Mrk 14:24), yang kemudian ditumpahkan dari lambungnya bersama air yang menguduskan dunia.

KESAKSIAN di atas dimaksudkan untuk mendorong umat beriman agar tidak meragukan menyelamatan dari Tuhan yang diwujudkan seutuhnya oleh Yesus. Dengan demikian, hakekat Yesus sebagai Anak Allah bukanlah sebuah hasil pemikiran manusia, melainkan karena kesaksian oleh Bapa. Dengan memberi kesaksian tentang peranan Yesus sebagai Anak Allah, kita meneguhkan kesaksian Tuhan melalui perkataan dan perbuatan, karena sebagaimana Yesus telah melaksanakan pelayanan kemanusiaan, oleh iman itu kita pun dituntut untuk melakukan pelayanan bagi sesama.

PERISTIWA pembaptisan Yesus merupakan peristiwa kesaksian Tuhan tentang karya penyelamatan-Nya yang disiapkan untuk manusia. Kesaksian itu akan berlangsung terus sepanjang sejarah, di mana kita sebagai umat Tuhan dituntut untuk mengambil alih dan mewujudkannya secara nyata. Kita perlu menjadi mulut roh karena kita telah menerima Roh Kudus. Kita perlu menolong orang lain karena kita telah diteguhkan oleh air kehidupan. Kita perlu setia pada iman, karena kita dimeterai dengan darah Perjanjian Baru. Oleh Kristus, dunia dibaharui dan diselamatkan. (ap)

Bentuklah iman kami, ya Tuhan, siramilah dengan air hidup dan segarkanlah dengan darahMu, agar kami menjadi saksiMu. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 147:12-15.19-20; R: 12a)

Ref: Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem!
  1. Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion! Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anak yang ada padamu.
  2. Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu dan mengenyangkan engkau dengan gandum yang terbaik. Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari.
  3. Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan dan hukum-hukum-Nya kepada Israel. Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal.

Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepada-Mu lah Aku berkenan (Mrk 1:7-11)

Tatkala banyak orang datang minta dibaptis, Yohanes memberitakan, “Sesudah Aku akan datang Dia yang lebih berkuasa daripadaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.” Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di Sugai Yordan oleh Yohanes. Pada saat keluar dari air, Yesus melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Lalu terdengarlah suara dari surge, “Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan!”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge