Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2017
  MASA NATAL
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Sabtu, 7 Januari 2017
   
 

MARIA MENYIMPAN
SEGALA PERKARA ITU DI DALAM HATI
DAN MERENUNGKANNYA

 
 
 
1 Yoh 5:14-21 | Mzm 149:1-6a.9b | Yoh 2:1-12

Allah mengabulkan doa kita (1 Yoh 5:14-21)

Saudara-saudaraku terkasih, inilah sebabnya kita berani menghadap Allah, yaitu karena Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita tahu juga bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang kita minta kepada-Nya.
Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah; maka Allah akan memberikan hidup kepadanya, yaitu kepada dia yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut itu. Ada dosa yang mendatangkan maut, dan tentang ini, tidak kukatakan bahwa ia harus berdoa. Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut. Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindungi orang itu, dan si jahat tidak dapat menjamahnya. Kita tahu bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat. Akan tetapi kita tahu bahwa Anak Allah telah datang, dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar. Sungguh, kita berada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya, Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan kehidupan yang kekal. Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

 

PENGAKUAN iman dalam Gereja Katolik antara lain menyebutkan hakekat Yesus sebagai Anak Allah. "Aku percaya akan Yesus Kristus, Putera-Nya yang tunggal, Tuhan kita." Pengakuan akan Anak Allah penting, karena di dalam diri Anak inilah kita mengalami kehadiran "Yang Benar" (1 Yoh 5:20), sejalan dengan kata Yesus, "Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Yoh 14:6b). Mengimani Anak Allah membuka pintu pengenalan Bapa, asal dan tujuan umat manusia.

SEBAGAI Jalan, Kebenaran dan Hidup (Yoh 14:6a) Yesus tidak memanjakan umat. Ia menuntut iman, tobat dan cinta. Dalam perkawinan di Kana, mujizat berorientasi pada iman. Maria, ibuNya, mungkin pernah mengalami keajaiban. Ia menyampaikan agar para pelayan menuruti kata Yesus. Maria yakin, Yesus tidak akan membiarkan orang tenggelam dalam kesusahan. Iman Maria terbukti, iman para murid diteguhkan, iman banyak orang diberi peluang untuk melihat kebesaran Tuhan di dalam diri Yesus.

PERKAWINAN di Kana menjadi legitimasi keallahan Yesus. Oleh mujizat air menjadi anggur, semua orang memandangnya dengan cara berbeda. Penting bagi kita untuk menyadari tugas kita, yakni mewartakan Yesus yang adalah Tuhan dan Penyelamat. Dengan itu kita membantu menumbuhkan iman yang menyelamatkan. Karya pelayanan kita pun menjadi berkat bagi sesama. (ap)

Semoga iman akan diriMu, ya Yesus, menuntun kami mengenal Bapa yang menjadi asal dan tujuan hidup kami anak-anakMu. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 149:1-6a.9b; R: 4a)

Ref: Tuhan berkenan kepada umat-Nya.
  1. Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh! Biarlah Israel bersukacita atas Penciptanya, biarlah Sion bersorak-sorai atas raja mereka.
  2. Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi! Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang yang rendah hati dengan keselamatan.
  3. Biarlah orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur! Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka; itulah semarak bagi orang yang dikasihi Allah.

Yesus mulai mengerjakan tanda-tanda-Nya di Kota Kana di Galilea (Yoh 2:1-12)

Pada waktu itu ada pesta perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ. Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu. Ketika mereka kekurangan anggur, Maria berkata kepada Yesus, “Mereka kehabisan anggur!” Kata Yesus kepadanya, “Mau apa engkau dari pada-Ku, Ibu? Saat-Ku belum tiba!” Tetapi Ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan, “Apa yang Ia katakan kepadamu, buatlah!”
Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung. Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu, “Isilah penuh tempayan-tempayan itu dengan air!” Dan mereka pun mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus kepada mereka “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta!” Lalu mereka pun membawanya. Setelah pemimpin pesta itu mengecap air yang telah menjadi anggur itu — dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan yang mencedok air itu mengetahuinya, — ia memanggil mempelai laki-laki dan berkata kepadanya, “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dulu, dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik. Akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang”
Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, dan merupakan yang pertama dari tanda-tanda-Nya. Dengan itu Ia menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya. Sesudah itu Yesus pergi ke Kapernaum bersama dengan ibu, saudara-saudara dan murid-murid-Nya, dan mereka tinggal di situ beberapa hari saja.


HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge