Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2017
  MASA NATAL
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        
  Minggu, 8 Januari 2017
  Hari Raya Penampakan Tuhan (Epifani)
 

KAMI TELAH MELIHAT BINTANGNYA,
KINI KAMI DATANG UNTUK MENYEMBAH
DIA, RAJA YANG BARU LAHIR

 
 
 
Yes 60:1-6 | Mzm 72:1-2.7-8.10-13.17 | Ef 3:2-3a.5-6 | Mat 2:1-12

Kemuliaan Tuhan terbit atasmu (Yes 60:1-6)

Beginilah kata nabi kepada Yerusalem, "Bangkitlah, menjadi teranglah sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. Sebab sesungguhnya kegelapan menutupi bumi dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa, tetapi terang Tuhan terbit atasmu, dan kemuliaanNya menjadi nyata atasmu. Bangsa- bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja menyongsong cahaya yang terbit bagimu. Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling! Mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. Melihat itu, engkau akan heran dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan berbesar hari, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu. Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan-perbuatan masyhur Tuhan.

 

PENGHARGAAN itu diberikan kepada orang-orang yang berjasa kepada bangsa dan negara, baik karena keterlibatan dalam usaha perjuangan kemerdekaan, sumbangan di bidang pengembangan ekonomi, ilmu pengetahuan, seni, olahraga dan sebagainya. Tak peduli apa latar belakang dan kedudukan sosial, prestasi yang telah diukir itu memberinya status baru di dalam masyarakat. Ia bukan lagi orang biasa, tetapi telah menjadi tokoh baru di dalam masyarakat. Ketokohannya itu menjadi kebanggaan dirinya dan keluarganya, orang-orang seasal dan tentu saja seluruh bangsa. Selalu ada yang iri hati dan tidak suka dengan penghargaan itu lalu mempersoalkan dengan banyak alasan, tetapi pengakuan yang dibeirkan banyak orang biasanya lebih kuat gemanya. Di sini kita melihat, orang melihat inti pesan, bukan kulit luar.

TIGA SARJANA dari Timur adalah tokoh intelektual di jamannya. Mereka ahli ilmu perbintangan. Keahliannya melayani kebenaran, sehingga mereka mau datang ke Israel untu menyampaikan rasa hormat kepada Raja yang baru dilahirkan. Pertemuan dengan Herodes membuahkan suatu peristiwa lain. Bagi Herodes, tidak penting apa itu kebenaran. Yang utama ialah kekuasan. Karena itu, ia hendak memanipulasi keahlian tiga sarjana. Namun hati yang jujur dan melayani kebenaran tidak tunduk. Mereka datang kepada Yesus, menyampaikan hormat dan kembali ke negaranya masing-masing, tanpa melayani kekuasaan Herodes.

EPIFANI Yesus menjadi saksi pertarungan dua kutub, kejujuran melayani kebenaran dan keculasan melayani kekuasaan. Pusat pertarungan itu adalah Yesus Kristus sendiri. Bagi orang jujur, Yesus itu sumber sukacita, harapan dan peneguhan, yang harus dihormati, diterima dan dijadikan pedoman hidup. Bagi orang yang culas, Yesus itu mengganggu kemapanan, penghalang pemenuhan nafsu duniawi, pengganggu kuasa yang memanipulasi orang-orang demi agenda-agenda tersembunyi, sehingga Yesus harus ditolak, gerejaNya harus dilawan, umat beriman harus dibungkam, agar tak ada penanaman nilai-nilai kebenaran. Kita harus memilih, jalan mana yang akan kita tempuh. (ap)

Tuntunlah kami dengan roh-Mu, ya Tuhan, agar kami memutuskan dengan baik, jalan apa yang akan kami tempuh, sehingga hanya nama-Mu yang dimuliakan dan KerajaanMu ditegakkan. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 72:1-2.7-8.10-13.17; R: 11)

Ref: Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

  1. Ya Allah berikanlah hukumMu kepada Raja dan keadilanMu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umatMu dengan keadilan, dan menghakimi orang-orangMu yang tertindas dengan hukum.
  2. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya, dan damai sejahtera berlimpah, sampai tak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut sampai ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung bumi.
  3. Kiranya raja-raja dari Tarsus dan pulau-pulau membawa persembahan-persembahan; kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti; kiranya semua raja sujud menyembah kepadanya, dan segala bangsa menjadi hambanya.
  4. Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, ia akan membebaskan orang tertindas dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang papa.
 

Rahasia Kristus kini telah diwahyukan dan para bangsa menjadi pewaris perjanjian (Ef 3:2-3a.5-6)

Saudara-saudara, kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah yang telah dipercayakan kepadaku demi kamu, yakni bagaimana rahasianya telah dinyatakan kepadaku melalui wahyu. Pada zaman angkatan-angkatan dahulu rahasia itu tidak diberitakan kepada umat manusia, tetapi sekarang dinyatakan dalam Roh kepada para rasul dan nabiNya yang kudus. Berkat pewartaan Injil, orang-orang bukan Yahudi pun turut menjadi ahli waris, menjadi anggota tubuh serta peserta dalam janji yang diberikan Kristus Yesus.

Kami datang dari Timur untuk menyembah Sang Raja (Mat 2:1-12)

Pada zaman pemerintahan Raja Herodes, sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem. Mereka bertanya-tanya, “Di manakah Raja Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintangNya di ufuk Timur, dan kami datang untuk menyembah Dia.” Mendengar hal itu, terkejutlah Raja Herodes beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Kata mereka kepadanya, “Di Betlehem di tanah Yudea, karena beginilah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau, Betlehem di tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin yang akan menggembalakan umatku Israel.”
Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu, dan dengan teliti bertanya kepada mereka kapan bintang itu tampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya, “Pergilah dan selidikilah dengan saksama hal ikhwal Anak itu! Dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia.” Setelah mendengar kata-kata Raja Herodes, berangkatlah para majus itu. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat di mana Anak itu berada. Melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibuNya. Lalu mereka bersujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada Anak itu, yaitu emas, kemenyan dan mur. Kemudian, karena diperingatkan dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes, mereka pun pulang ke negeri asalnya lewat jalan lain.


HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge