Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Agustus 2017
  MASA BIASA PEKAN 21
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
    1 2 3 4
27 28 29 30 31    
  Rabu, 30 Agustus 2017
   
 

SEGALA SESUATU BERASAL DARI ALLAH,
ADA KARENA ALLAH,
DAN MENUJU KEPADA ALLAH

 
 
 
1 Tes 2:9-13 | Mzm 139:7-12b | Mat 23:27-32

Sambil bekerja siang malam, kami memberitakan Injil Allah kepada kalian (1 Tes 2:9-13)

Saudara-saudara, kalian tentu masih ingat akan usaha dan jerih payah kami. Sebab kami bekerja siang malam, agar jangan menjadi beban bagi siapa pun di antaramu. Di samping itu kami pun memberitakan Injil Allah kepada kalian. Kalianlah saksinya, demikian pula Allah, betapa saleh, adil dan tak bercacatnya kami berlaku di antara kalian yang telah menjadi percaya. Kalian tahu, betapa kami telah menasihati kalian dan menguatkan hatimu masing-masing, seperti seorang bapa terhadap anak-anaknya; dan betapa kami telah meminta dengan sangat agar kalian hidup sesuai dengan kehendak Allah, yang memanggil kalian ke dalam Kerajaan dan kemuliaan-Nya. Karena itulah kami tak putus-putusnya mengucap syukur kepada Allah, sebab kalian telah menerima Sabda Allah yang kami beritakan itu. Pemberitaan kami itu telah kalian terima bukan sebagai kata-kata manusia, melainkan sebagai Sabda Allah, sebab memang demikian. Dan Sabda Allah itu bekerja giat di dalam diri kalian yang percaya.

MENGALAHKAN seorang pesaing dalam bidang apapun tidak lah perlu harus dengan cara menghalang-halangi karyanya, sabotase usahanya, bahkan sampai membunuh orangnya. Cukuplah dengan berbuat sesuatu atau menghasilkan produk yang lebih baik dari yang bisa dilakukan pesaing tersebut, sehingga orang berpaling dari padanya. Jika tak ada lagi yang membeli produknya atau datang kepadanya dan memanfaatkan jasanya, ia kalah dengan sendirinya.

PERJUANGAN mewartakan Sabda Tuhan menuntut komitmen total dari para utusan Tuhan. Model bagi para utusan itu adalah Sang Utusan Utama, yakni Yesus Kristus, Sabda yang menjadi manusia. Di dalam pelayanan-Nya, Ia tak pernah berusaha untuk menjegal pelayanan para imam, ahli Taurat atau orang Farisi. Ia mengakui otoritas mereka sebagai pengajar bangsa. Tetapi Ia tak segan mengeritik pola hidup mereka yang munafik, karena pola hidup tersebut bukan contoh yang baik bagi umat Allah. Yesus sendiri hidup sederhana, selaras antara kata dan perbuatan, dan menjadi contoh bagi banyak orang. Mentalitas ini diserap dengan baik oleh Paulus yang menerima mandat karya dari Yesus dengan cara luar biasa di gerbang Damaskus. Paulus dan rekan-rekan tak pernah membebani umat soal urusah hidup setiap hari. Mereka berhasil menghantar umat ke jalan yang benar, karena mereka sendiri menghayati ajaran tersebut sebagai bukti, bahwa iman kepada Kristus itu benar dan diperlukan.

KEWAJIBAN yang berkaitan dengan ini adalah mengasah hati dan budi agar selalu siap sedia mewartakan keselamatan. Kita perlu mengimani Firman, sehingga hati kita berdiri kokoh pada jalan yang benar yang diwartakan Kristus. Dengan memanfaatkan kemampuan manusiawi yang bisa diasah, kita mewartakan Firman, agar pada akhirnya Firman itu tertanam di dalam sanubari banyak orang. Firman akan menjadi Orientasi baru yang mendorong mereka membuat keputusan mengikuti Yesus atas kesadaran sendiri. Mereka berada di jalan yang benar. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, sertailah kami dengan hati seorang murid, agar kami hanya mendengar dan mewartakan Firman-Mu. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 139:7-12b; R: 1a)

Ref: Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal Aku.

  1. Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? Jika aku mendaki langit, Engkau di sana, jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, Engkau pun ada di situ.
  2. Jika aku terbang dengan sayap fajar dan membuat kediaman di ujung laut, di sana pun tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
  3. Jika aku berkata, “Biarlah kegelapan melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,” maka kegelapan pun tidak menggelapkan bagi-Mu.

Kalian ini keturunan pembunuh nabi-nabi (Mat 23:27-32)

Pada waktu itu Yesus bersabda, “Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kalian orang-orang munafik, sebab kalian itu seperti kuburan yang dilabur putih. Sebelah luarnya memang tampak bersih, tetapi sebelah dalamnya penuh tulang-belulang dan pelbagai jenis kotoran. Demikianlah pula kalian, dari sebelah luar nampaknya benar, tetapi sebelah dalam penuh kemunafikan dan kedurjanaan. Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kalian orang-orang munafik. Kalian membangun makam bagi nabi-nabi dan memperindah tugu peringatan bagi orang-orang saleh, dan sementara itu kalian berkata, ‘Seandainya kami hidup pada zaman nenek moyang kita, tentulah kami tidak ikut membunuh para nabi.’ Tetapi dengan demikian kalian bersaksi melawan dirimu sendiri, bahwa kalian keturunan pembunuh nabi-nabi itu. Jadi, penuhilah takaran para leluhurmu!”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge