Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Agustus 2017
  MASA BIASA PEKAN 21
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
    1 2 3 4
27 28 29 30 31    
  Selasa, 29 Agustus 2017
  Wafatnya St. Yohanes Pembaptis
 

SEGALA SESUATU BERASAL DARI ALLAH,
ADA KARENA ALLAH,
DAN MENUJU KEPADA ALLAH

 
 
 
Yer 1:17-19 | Mzm 71:1-4a.5-6b.15.17 | Mrk 6:17-29

Sampaikanlah kepada Yehuda segala yang Kuperintahkan kepadamu. Janganlah gentar terhadap mereka (Yer 1:17-19)

Sekali peristiwa Tuhan berkata kepadaku, Yeremia, "Baiklah Engkau bersiap! Bangkitlah dan sampaikanlah kepada umat-Ku segala yang Kuperintahkan kepadamu. Janganlah gentar terhadap mereka, supaya jangan Aku menggentarkan engkau di depan mereka! Mengenai Aku, sungguh, pada hari ini Aku membuat engkau menjadi kota yang berkubu, menjadi tiang besi dan menjadi tembok tembaga melawan seluruh negeri ini, menentang raja-raja Yehuda dan pemuka-pemukaNya, menentang para imam dan rakyat negeri lain. Mereka akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikian firman Tuhan.".

SUARA kenabian sangat berperanan dalam sejarah keselamatan karena itu adalah suara Tuhan. Nabi Yeremia diperintahkan Tuhan untuk meneguhkan orang-orang Yehuda, agar mereka berteguh dalam iman kepada Tuhan, walaupun banyak musuh menyerang dan hendak menghancurkan mereka. Dalam konteks berbeda, peranan itu juga ditampilkan oleh Yohanes Pembaptis, mengoreksi pola hidup tak bermoral keluarga Herodes, walaupun harga yang dibayarnya sangat mahal. Di sini suara kenabian kita lihat sebagai ikon suara hati, suara Tuhan sendiri, yang menghendaki kesucian hidup manusia.

KONSEKWENSI yang ditanggung para pembawa suara Tuhan ini juga sangat berat. Nabi Yeremia sendiri mengalami penganiayaan oleh para raja, para pemimpin agama, dan orang-orang berkuasa lainnya. Yohanes sendiri dipenjarakan oleh Herodes dan dibenci oleh Herodias, yang terus menerus mencari kesempatan untuk menghabisi Sang Nabi. Herodes sesungguhnya memiliki keseganan kepada Yohanes, tetapi ia berselingkuh dengan Herodias, isteri saudaranya sendiri, seorang yang culas dan keji, suka manipulasi keadaan untuk kepentingan dirinya. Perpaduan antara kekejian, kuasa dan keculasan merupakan senjata ampuh untuk melawan ikon-ikon hati nurani yang terus menyuarakan kebenaran, apapun resiko yang dihadapi. Maka situasi seputar nabi Yeremia atau Yohanes Pembaptis merupakan gambaran pertarungan kebenaran dan kuasa-kuasa dunia yang manipulatip dan menghalalkan segala cara untuk melanggengkan kuasanya. Dunia sepertinya menang, tetapi suara kebenaran tetap tak bisa dibungkam. Ikon nurani yang dihancurkan justru lebih keras bersuara dari kubur.

PERINGATAN kemartiran Yohanes Pembaptis sesungguhnya jalan untuk memelihara ikon-ikon hati nurani Gereja Kristus, agar tetap menyuarakan kebenaran di tengah dunia yang tak mengindahkan keselamatan. Ikon-ikon hati nurani itu bisa muncul dalam ajaran- ajaran kenabian yang mengangkat problema nyata yang dihadapi masyarakat, pelayanan-pelayanan yang menyentuh hidup kaum yang menderita, hingga tokoh-tokoh kharismatis yang mampu mempengaruhi orang untuk berbuat yang benar, menegakkan keadilan dan mengupayakan perdamaian. Semoga pengorbanan orang-orang yang berjuang ini didengarkan oleh Tuhan dan diberi hasil yang melimpah bagi dunia dan manusia. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, semoga pengorbanan banyak utusan-Mu mendorong lebih banyak panggilan bagi pelayan Firman-Mu. Amin!

(c) 2017 twm


Mazmur Tanggapan (Mzm 71:1-4a.5-6b.15.17; R: 15a)

Ref: Mulutku akan menceriterakan keadilanMu.

  1. PadaMu, ya Tuhan, aku berlindung, jangan sekali-kali aku mendapat malu. Lepaskan dan luputkanlah aku oleh karena keadilanMu, sendengkanlah telingaMu kepadaku dan selamatkanlah aku!
  2. Jadilah bagiku gunung batu tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan diri, sebab Engkaulah bukit batu dan pertahananku. Ya Allah luputkanlah aku dari tangan orang fasik.
  3. Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, Engkaulah kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah. KepadaMy lah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkaulah yang telah mengeluarkan aku dari perut ibuku!
  4. Mulutku akan menceriterakan keadilanMu, dan sepanjang hari mengisahkan keselamatan yang datang dariMu, sebab aku tidak dapat menghitungnya. Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku membertakan perbuatanMu yang ajaib.

Aku mau supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis (Mrk 6:17-29)

Sekali peristiwa, Herodes menyuruh orang menampak Yohanes dan membelenggunya di dalam penjara, berhubung dengan peristiwa Herodias, yakni karena Herodes telah memperistteri Herodias, isteri Filipus, saudaranya. Yohanes pernah menegur Herodes, "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!" Karena kata-kata itu Herodias menaruh dendam kepada Yohanes dan bermaksud membunuh dia, tetapi tidak dapat, sebab Herodes segan terhadap Yohanes, karena ia tahu bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi setiap kali mendengarkan Yohanes, hati Herodes selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.
Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, yakni ketika Herodes - pada hari ulang tahunnya - mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesar, para perwira dan orang-orang terkemuka di Galilea. Pada waktu itu putri Herodias tampil lalu menari, dan ia menyukakan hati Herodes serta tamu-tamunya. Maka Raja Herodes berkata kepada gadis itu, "Mintalah dari padaku apa saja yang kauingini, maka akan kuberikan kepadamu!" Lalu Herodes bersumpah kepadanya, "Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun itu setengah dari kerajaanku!" Anak itu pergi dan menanyakan kepada ibunya, "Apa yang harus kuminta?" Jawab ibunya, "Kepala Yohanes Pembaptis!" Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta, "Aku mau, supaya sekarang juga engkau memberikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis dalam sebuah talam!" Maka sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya, ia tidak mau menolaknya. Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara. Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu, dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya. Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu, mereka datang dan mengambil mayatnya lalu membaringkannya dalam kubur.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge