Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
April 2014
  MASA PASKAH PEKAN II
   
Mutiara berharga itu telah ditemukan

TAHUN 1963, dunia film Holywood digemparkan oleh keputusan aktris cantik Dolores Hart untuk meninggalkan dunia acting dan bergabung dengan Biara Benediktin (OSB). Dolores Hart yang telah membintangi sejumlah film, termasuk dengan penyanyi legendaris, Elvis Presley, diramalkan akan menjadi seorang figur besar di dunia perfilman Holywood. Puluhan tahun kemudian, dalam wawancara dengan stasiun televisi EWTV, Dolores Hart berkisah, bahwa pertama kali ia menginjakkan kaki di biara itu atas anjuran tunangannya Don Robinson, agar ia memiliki waktu tenang dan merenung tentang hubungan mereka. "Begitu aku masuk ke tempat itu, aku langsung merasa, bahwa ini sesungguhnya tempatku", katanya. Keputusannya pasti, ia meninggalkan dunia film di usia 24 tahun, memutuskan pertunanganan, lalu bergabung dengan Ordo Benediktin. Makna hidup telah ditemukan dan dijalaninya dengan setia dan tanpa penyesalan.

Apa makna kedatangan Yesus ke dunia? Yesus mengungkapkannya dalam dialog dengan Nikodemus. "Begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Yoh 3:16). Dengan visi ini, Yesus menerapkan kasih Tuhan kepada manusia berdosa, agar mereka bertobat, membaharui diri dan diselamatkan. Walaupun untuk itu Ia harus melewati penderitaan salib, Yesus menjalani semuanya dengan sepenuh hati, tanpa keraguan atau penyesalan.

Setiap orang perlu menemukan apa makna hidup. Proses pencarian ini bisa berlangsung lama, bertahun-tahun, bahkan seumur hidup. Namun setiap langkah mencari makna hidup merupakan sebuah pintu untuk menemukan nilai-nilai hidup yang lebih mendalam. Kalau makna hidup ditentukan oleh kekayaan, maka orang akan berusaha sekuat tenaga mengumpulkan uang. Kalau makna hidup ditentukan oleh ketenaran, orang akan mengembangkan bakat-bakat seni, olahraga, politik dan sebagainya. Kalau makna hidup ditentukan oleh nilai-nilai iman, orang akan berusaha bertemu dengan Tuhan dan bersedia menjadi alatNya, menyerukan SabdaNya dan melayani umat manusia sebagai wujud cinta Tuhan. Di sini tantangan bagi orang Kristiani, apa sesungguh visi hidup yang menentukan langkah-langkah konkrit perjalanan ziarah iman ini. Renungkanlah dan temukanlah itu dalam refleksi tentang kasih dan penyelenggaraan Tuhan. (ap)

  1. Pernahkah anda merenungkan secara seksama, apa sesungguhnya makna hidup anda?
  2. Perlukah anda melengkapinya sekarang dengan visi hidup Yesus yang diungkapkanNy dalam dialog dengan Nikodemus?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
2 3 4
     
  Rabu, 30 April 2014
 
 

BERBAHAGIALAH MEREKA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA

   
   
   
 
Kis 5:17-26 | Mzm 34:2-9 | Yoh 3:16-21

 

Lihat, orang –orang yang telah kamu masukkan ke dalam penjara, ada di dalam Bait Allah, dan mereka mengajar orang banyak (Kis 5:17-26)

Imam Besar Yahudi dan pengikut-pengikutnya, yaitu orang-orang dari mazhab Saduki di Yerusalem mulai bertindak terhadap jemaat, sebab mereka sangat iri hati. Mereka menangkap rasul-rasul, lalu memasukkan mereka ke dalam penjara kota. Tetapi waktu malam, seorang malaikat Tuhan membuka pintu-pintu penjara itu dan membawa mereka ke luar, Kata Malaikat itu, “Pergilah, berdirilah di Bait Allah, dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak.” Mereka menaati pesan itu, dan menjelang pagi masuklah mereka dalam bait Allah, lalu mulai mengajar di situ.
Sementara itu Imam Besar dan pengikut-pengikutnya menyuruh Mahkamah Agama berkumpul, yaitu seluruh majelis tua-tua bangsa Israel, dan mereka menyuruh mengambil rasul-rasul itu dari penjara. Tetapi ketika para petugas datang ke penjara, mereka tidak menemukan rasul-rasul itu di situ. Lalu mereka kembali dan memberitahukan, “Kami mendapati penjara terkunci dengan sangat rapinya, dan semua pengawal ada di tempatnya di muka pintu. Tetapi setelah kami membukanya, tidak seorang pun kami temukan di dalamnya.”
Ketika kepala pengawal Bait Allah dan imam-imam kepada mendengar laporan itu, mereka cemas dan bertanya apa yang telah terjadi dengan rasul-rasul itu. Tetapi datanglah seorang mendapatkan mereka dengan kabar, “Lihat orang –orang yang telah kamu masukkan ke dalam penjara, ada di dalam Bait Allah, dan mereka mengajar orang banyak.” Maka pergilah kepala pengawal serta orang-orangnya ke Bait Allah; lalu mengambil rasul-rasul itu, tetapi tidak dengan kekerasan, karena mereka takut kalau-kalau orang banyak melempari mereka dengan batu.

Mazmur Tanggapan (Mzm 34:2-9; R: 7a)

Ref: Orang yang tertindas berseru dan Tuhan mendengarkan.

  1. Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu, puji-pujian kepadaNya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah, biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
  2. Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita bersama-sama memahsyurkan namaNya. Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab Aku dan melepaskan daku dari kegentaranku.
  3. Tunjukanlah pandanganmu kepadaNya, maka mukamu akan berseri-seri dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru dan Tuhan mendengarkan. Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.
  4. Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takwa lalu meluputkan mereka. Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan! Berbahagialah orang yang berlindung padaNya.
 

Allah mengutus AnakNya untuk menyelamatkan dunia (Yoh 3:16-21)

Dalam percakapanNya dengan Nikodemus, Yesus berkata, “Begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus AnakNya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa percaya kepadaNya, ia tidak akan dihukum; tetapi barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah. Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; tetapi barangsiapa melaku-kan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge