Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
April 2014
  MASA PASKAH PEKAN II
   
Pribadi yang tak sempurna pun masih bisa menyumbang sesuatu demi kemanusiaan.

MUNGKIN ada yang pernah melihat video tentang seorang pria tanpa tangan bernyanyi sambil bermain guitar di depan Paus Yohanes Paulus II. Pria itu bernama Tony Melendez. Memainkan gitar dengan kakinya, Tony menyanyi dengan penuh percaya diri. Di luar dugaan, Paus Yohanes Paulus II mendatanginya, merangkul dan mengecupnya. "Tony", kata Sri Paus, "engkau luar biasa. Engkau memberi harapan bagi banyak orang." Tony tak sanggup membendung emosinya. "Itulah saat terindah dalam hidupku", kata Tony ketika diwawancarai wartawan. Dari kekurangannya ia menyumbang sesuatu, dan perjuangannya memang patut dihargai.

Selama bertahun-tahun, Tomas termasuk dalam bilangan para rasul pilihan Yesus. Dengan kata lain, Yesus pasti melihat suatu kualitas dalam diri Tomas yang dapat diandalkan. Namun dalam Injil hari ini, kita melihat sisi kelemahan Tomas. Ia ternyata kurang percaya. Apakah Yesus menolaknya dan menggantikannya dengan orang lain? Tidak! Yesus tetap menerimanya. Tomas hanya dituntut untuk membaharui imannya, percaya kepada Yesus yang bangkit dan menerima serta menjalankan tugas perutusan. Sejarah kemudian membuktikan, Tomas menjadi rasul yang tangguh dan berkarya hingga ke India, tempat ia mengakhiri hidupnya sebagai martir.

Apakah kualitas iman kita tinggi?Belum tentu! Perlukah kita rendah diri karena itu? Tidak, karena Tuhan tak menolak kita. Ia hanya menuntut kita melakukan yang terbaik. Oleh dosa, kita menjadi manusia cacat. Sebagai pribadi kita penuh kekurangan, tetapi dari kekurangan itu kita masih tetap bisa turut serta membangun Kerajaan Allah. Teruslah membina keyakinan diri akan peranan misioner karunia Tuhan bagi anda. (ap)

  1. Adakah pengalaman keraguan tentang Yesus yang bangkit?
  2. Seperti pengalaman Tomas, apa pengalaman pemulihan iman yang terancam tersebut?

(c) 2014 aurelius pati soge


REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
2 3 4
     
  Minggu, 27 April 2014
 
Hari Raya Kerahiman Ilahi

BERBAHAGIALAH MEREKA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA

   
   
   
 
Kis 2:42-47 | Mzm 118:2-4.13-15.22-24 | 1 Ptr 1:3-9 | Yoh 19:3-1

 

Semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama (Kis 2:42-47)

Orang-orang yang menjadi percaya dan memberi diri dibaptis bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Maka, ketakutanlah mereka semua, sementara rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama. Selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. Dengan bertekun dan sehati tia-tiap hari mereka berkumpul di Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah-rumah jemaat secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Mereka disukai oleh semua orang. Dan tiap-tiap hari, Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Mazmur Tanggapan (Mzm 118:2-4.13-15.22-24;R:1)

Ref: Bersyukurlah kepada Tuhan, karna baiklah Dia!.

  1. Biarlah Israel berkata, “Kekal abadi kasih setiaNya!” Biarlah kaum Harun berkata, “Kekal abadi kasih setiaNya!” Biarlah orang yang takwa berkata, “Kekal abadi kasih setiaNya!”
  2. Aku didorong dengan hebat sampai jatuh, tetapi Tuhan menolong aku. Tuhan itu kekuatan dan mazmurku; Ia telah menjadi keselamat-anku. Suara sorak-sorai dan kemenangan terdengar di kemah orang-orang benar, “tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan.”
  3. Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Inilah hari yang dijadikan Tuhan. Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenaNya.
 

Oleh kebangkitan Yesus Kristus, Allah telah melahirkan kita kembali dari antara orang mati kepada suatu hidup yang penuh pengharapan (1 Ptr 1:3-9)

Saudara-saudara, terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus! Berkat rahmatNya yang besar kita telah dilahirkan kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati. Kita dilahirkan untuk hidup yang penuh harapan, yaitu untuk menerima warisan yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan tidak dapat layu, yang tersimpan di surge bagi kamu. Kuasa Allah telah memelihara kamu karena iman sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia yang akan dinyatakan pada zaman akhir. Bergembiralah akan hal itu, sekalipun untuk sekarang ini kamu harus berdukacita sejenak oleh berbagai-bagai pencobaan. Semuanya itu dimaksudkan untuk membuktikan kemurnian imanmu yang jauh lebih tinggi nilainya daripada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api. Dengan demikian, kamu memperoleh puji-pujian, kemuliaan, dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan kemuliaanNya. Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihiNya. Kamu percaya kepada Dia sekalipun kamu sekarang tidak melihatNya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan tidak terkatakan karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.

 

Delapan hari kemudian Yesus datang (Yoh 20:19-31)

Setelah Yesus wafat di salib, pada malam pertama sesudah hari Sabat, berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu, datanglah Yesus, berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu?” Sesudah berkata demikian, Yesus menunjukkan tangan dan lambungNya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Maka, kata Yesus sekali lagi, “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Dan sesudah berkata demikian, Yesus menghembusi mereka dan berkata, “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.”
Pada waktu Yesus datang itu, Tomas, seorang dari kedua belas murid, yang juga disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka. Maka, kata murid-murid yang lain itu kepadanya, “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka, “Sebelum aku melihat bekas paku pada tanganNya, dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu, dan mencucukkan tanganku ke dalam lambungNya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu, dan Tomas pun bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang. Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” Kemudian Yesus berkata kepada Tomas, “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tanganKu, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambungku, dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Tomas menjawab kepadaNya, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Kata Yesus kepadanya, “Karena telah melihat Aku maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”
Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-muridNya, yang tidak tercatat dalam kitab ini. Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya oleh imanmu kamu memperoleh hidup dalam namaNya..




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge