Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
April 2014
  HARI SABTU PASKAH  
 
 
Cahaya terang pembawa harapan
di ujung lorong yang gelap.

MALAM PASKAH selalu menjadi malam penuh rahmat dan senantiasa memberi kegembiraan khusus selama lebih dari dua puluh tahun terlibat dalam pelayanan imamat. Ketika semua umat dengan lilin bernyala di tangan menyanyikan madah pujian, dengan lilin Paskah, yang lebih besar dari yang lain-lain, menyala terang, sangat terasa suasana sakral, bahkan keramat dan menggetarkan. Yang indah dari perayaan ini adalah, bahwa di saat ini kita bergembira, sesudah peristiwa salib, penderitaan dan kematian Yesus. Dari sisi kita sebagai manusia, kegembiraan ini menandai puncak empat puluh hari masa puasa dan pantang yang sudah kita lewati. Sesudah masa-masa penuh penyangkalan diri, sukacita kebangkitan menjadi hadiah terindah, menghadirkan cahaya harapan di ujung lorong kegelapan karena dosa, menandai kehidupan yang bersemi secara baru bersama dengan peristiwa kebangkitan Yesus. Maka, perayaan malam Paskah adalah perayaan berseminya hidup baru yang menjadi tanda harapan bagi generasi umat manusia yang akan datang di hari kemudian.

"Ia telah bangkit seperti dikatakanNya dan mendahului kamu ke Galilea", kata malaikat kepada perempuan-perempuan yang hendak mengurapi jenazah Yesus dengan minyak wangi. "Katakan kepada saudara-saudaraKu supaya mereka pergi ke Galilea, di sana mereka akan melihat Aku", begitu kata Yesus yang menampakkan diri kepada perempuan-perempuan itu sesudah pertemuan mereka dengan malaikat. Yesus menyuruh mereka ke Galilea. Kembali ke Galilea berarti kembali ke rumah kediaman, ke tempat yang banyak memberi kenangan indah. Di sana keruntuhan mental para murid akan ditata kembali, karena mereka akan mengambil alih tanggung jawab pewartaan, mulai dari Yerusalem, yang tidak pernah ramah terhadap mereka, hingga ke seluruh dunia.

Pengalaman indah perayaan malam Paskah, dalam upacara terang ini, hendaknya menjadi "galilea" bagi bagi semua orang beriman. Kita sudah mengalami kasih Kristus, kita mengalami kebangkitanNya, kita menimba daya-daya iman untuk mengambil bagian dalam tugas pewartaan Injil. Janganlah pernah mengabaikan DIA yang memberi harapan di ujung lorong kegelapan dosa. (ap)

  1. Apa wujud terang Kristus yang secara konkrit anda alami dalam perjalanan iman anda?
  2. Apa pengaruhnya untuk tugas pelayanan misioner anda ?

(c) 2014 aurelius pati soge


REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
2 3 4
     
  Tirakatan Kebangkitan Tuhan
 
 
Sabtu, 19 April 2014
 

LIHATLAH, IA TELAH BANGKIT,
DAN MENDAHULUI KAMU KE GALILEA

 
 
 
 
 
Rm 6:3-11 | Mzm 118:1-2.16ab-17.22-23 | Mat 28:1-10
 

Tujuh Bacaan (sebelum Kemuliaan):
1. Kej 1:1-2:2
2. Kej 22:1-18
3. Kel 14:15-15:1
4. Yes 54:5-14
  5. Yes 55:1-11
6. Bar 3:9-15.32-4:4
7. Yeh 36:16-17a.18-28
 

EPISTOLA:
Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati dan tidak akan mati lagi
(Rm 6:3-11)

Saudara-saudara, kita semua, yang telah dibaptis dalam darah Kristus, telah dibaptis dalam kematianNya. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh pembaptisan dalam kematian, supaya, seperti halnya Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan kematianNya, kita juga akan menjadi satu dengan kebangkitanNya. Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi. Maut tidak berkuasa lagi atas Dia! Sebab kematianNya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selama-lamanya, dan kehidupanNya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

Mazmur Tanggapan (Mzm 118:1-2.16ab-17.22-23)

Ref: Alleluya, Alleluya, Alleluya.

  1. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Kekal abadi kasih setiaNya. Biarlah Israel berkata, "Kekal abadi kasih setiaNya."
  2. Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan. Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceriterakan perbuatan-perbuatan Tuhan.
  3. Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.

Ia telah bangkit dan mendahului kamu ke Galilea (Mat 28:1-10)

Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain menengok kubur Yesus. Maka, terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke kubur Yesus dan menggulingkan batu penutup kubur itu, lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat, dan pakaiannya putih bagaikan salju. Para penjaga kubur itu gemetar ketakutan, dan menjadi seperti orang-orang mati. Akan tetapi, malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu, “Janganlah kamu takut! Aku tahu bahwa kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit seperti yang telah dikatakanNya. Mari, lihatlah tempat Ia dibaringkan. Maka, pergilah segera dan katakanlah kepada murid-muridNya, bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati. Ia kini mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya, akulah yang telah me-ngatakannya kepadamu.”
Maka mereka segera pergi dari kubur itu, diliputi rasa takut dan sukacita yang besar. Mereka berlari cepat-cepat untuk memberitahukan-nya kepada murid-murid Yesus. Tiba-tiba Yesus menjumpai mereka dan berkata, “Salam bagimu!” Mereka mendekatiNya, memeluk kakiNya serta menyembahNya. Maka, kata Yesus kepada mereka, “Janganlah takut! Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudaraKu, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku!”

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge