Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
April 2014
  MASA PRAPASKAH
   
Apa yang saya pelajari itulah yang saya lakukan.

WALAUPUN setiap anak memiliki karakter sendiri yang unik, pendidikan yang diperoleh dari di masa kecil, baik dari orang tuanya, anggota-anggota keluarga maupun sekolah, sangat berperanan menentukan bagaimana ia bersikap, berperi laku dan pola pikirnya. "Buah jatuh tidak jauh dari pohon", demikian kata sebuah pepatah Melayu kuno, mengilustrasikan hal tersebut. Karena itu, para orang tua, lingkungan keluarga dan pendidik, diharapkan untuk mewariskan nilai-nilai yang benar, sehingga anak-anak itu bertumbuh dengan karakter pribadi yang sesuai dengan nilai-nilai moral umum dan etika religius yang dihayati oleh banyak orang.

Ketika Yesus mulai menyatakan kepada khalayak luas siapa diriNya, Ia mendapat sambutan negatip. Orang-orang mencemooh diriNya, tidak percaya dengan apa yang disampaikan, bahkan mengancam nyawaNya. Yesus melihat karakter ini tidak sejalan dengan kwalitas iman yang begitu kuat dalam diri Abraham, bapa bangsa Israel. Yang istimewa dari Abraham ialah, walaupun ia sungguh agung dan berwibawa martabatnya di hadapan bangsa-bangsa, ia selalu bersukacita atas karunia Tuhan. Dengan kata lain, hidupnya selalu diletakkan dalam penyelenggaraan Ilahi. Kualitas inilah yang tidak ditemukan dalam diri orang Israel di jaman Yesus. Warisan nilai iman Abraham tidak mereka hayati dengan seksama.

Banyak dari kita menjadi umat Kristiani karena warisan tradisi, bukan karena buah dari sebuah pencarian dan keputusan bebas. Kita menghayati pokok-pokok ajaran iman yang disampaikan. Maka kita wajib menjadikan pengajaran iman itu hidup dan berkembang, sehingga berguna tidak hanya bagi diri kita melainkan juga bagi seasama manusia. (ap)

  1. Apa wujud sukacita iman yang anda alami sebagai buah dari "pertemuan" anda dengan Firman yang menjadi manusia?
  2. Apakah sukacita tersebut menjadi inspirasi untuk melayani sesama atau semata-mata untuk dinikmati sendiri? Mengapa?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
2 3 4
     
  PEKAN KELIMA
 
Kamis, 10 April 2014

AKULAH KEBANGKITAN DAN HIDUP, YANG
PERCAYA PADAKU AKAN HIDUP SELAMANYA

   
   
   
 
Kej 17:3-9 | Mzm 105:4-9 | Yoh 8:51-59

 

Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa (Kej 17:3-9)

Pada waktu itu, ketika Allah menampakkan diri, maka Abram bersujud. Dan Allah berfirman kepadanya, “Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu. Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kini kau diami sebagai orang asing; seluruh tanah Kanaan ini akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka.”
Lagi firman Allah kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun."

Mazmur Tanggapan (Mzm 105:4-9; R: 8a)

Ref: Selama-lamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya.

  1. Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.
  2. Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya! Dialah Tuhan, Allah kita, di seluruh bumi berlaku ketetapan-Nya.
  3. Selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya, akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan; akan perjanjian yang di ikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak.
 

Abraham bapamu bersukacita, bahwa ia akan melihat hariKu (Yoh 8:51-59)

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi, “Aku berkata kepadamu: Sungguh, barangsiapa menuruti firmanKu, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” Kata orang-orang Yahudi kepada Yesus, “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firmanKu, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar daripada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabi pun telah mati! Dengan siapakah Engkau samakan diriMu?” Jawab Yesus, “Jikalau Aku memuliakan diriKu sendiri, maka kemuliaanKu itu sedikit pun tidak ada artinya! BapaKulah yang memuliakan Aku. Tentang Dia kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia. Sebaliknya, Aku mengenal Dia, dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendosa, sama seperti kamu. Tetapi Aku mengenal Dia, dan Aku menuruti firmanNya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hariKu; ia telah melihatnya dan ia bersukacita.” Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada Yesus, “UmurMu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?” Kata Yesus kepada mereka, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku ada.” Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge