Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Agustus 2014
  MASA BIASA PEKAN 21
   
Doa yang tulus dan teguh didengar Tuhan

SESUDAH lebih dari dua puluh tahun menikah dalam status perkawinan beda agama, akhirnya Carolin boleh bergembira. Suaminya yang atheis praktis itu memilih untuk belajar tentang kekristenan. Sesudah beberapa bulan katekese intensip, hari bahagia itu tiba. Istanto, sang suami, hari itu dihantar ke dalam persekutuan Gereja Katolik dalam satu upacara inisiasi lengkap. Ia dibaptis, menerima krisma, komunio pertama dan validasi per- kawinan sakramental.Ibarat doa St. Monika, doa Carolin yang tak kenal putus akhirnya membuahkan sukacita bagi seluruh keluarga.

Pada peringatan St. Monika, satu karunia besar dalam hidup gereja adalah doa sebagai kesempatan komunikasi dengan Tuhan. Di dalam pelayanan orang dapat berlaku munafik, tetapi di dalam doa, terutama doa pribadi, orang akan bersikap jujur kepada Tuhan. Doa adalah masa-masa pemurnian diri dan membuka hati untuk mendengarkan kehendak Tuhan. Doa menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri, agar antara nilai-nilai iman dan hidup konkrit ada jembatan penghubung, yang bisa membantu bukan hanya diri kita tetapi juga orang lain menyeberang ke kerajaan keselamatan.

Yesus mengecam kaum Farisi dan ahli Taurat yang sering bersikap pura-pura dalam penghayatan hidup rohani. Mereka berdoa, tetapi tujuannya bukan demi keluhuran martabat iman tetapi untuk menuai pujian manusia. Kita ditantang di sini untuk membuktikan diri, bahwa berkat kuasa Roh Kudus, kita sanggup menghayati iman secara murni dan jujur, karena kita ingin selalu berada di jalan keselamatan. (ap)

  1. Dapatkah anda mengukur sendiri, seberapa tinggi kualitas hidup doa pribadi anda?
  2. Di dalam penghayatan iman yang menuntut keteguhan, apa tantangan yang biasa anda hadapi?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 31 1
28 29 30
1
2
3
4 5 6
  Rabu, 27 Agustus 2014
 
St. Monika
 

BERBAHAGIALAH ENGKAU, SEBAB BUKAN MANUSIA YANG MENGATAKANNYA KEPADAMU MELAINKAN BAPA SURGAWI

   
   
   
 
2 Tes 3:6-10.16-18 | Mzm 128:1-2.4-5 | Mat 23:27-32

 

Barangsiapa tidak mau bekerja, janganlah ia makan (2 Tes 3:6-10.16-18)

Saudara-saudara, demi nama Tuhan Yesus Kristus kami berpesan, agar kalian menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kalian terima dari kami. Sebab kalian sendiri tahu bagaimana kalian harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kalian. Kami tidak makan rezeki orang dengan Cuma-Cuma, tetapi kami berusaha dan berjerih payah siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapa pun di antara kalian. Bukan karena kami tidak berhak menerima rezeki dari kalian, melainkan karena kami mau menjadikan diri kami teladan bagi kalian, supaya kalian ikuti. Ketika berada di tengah-tengahmu, kami telah memperingatkan, “Barangsiapa tidak mau bekerja, janganlah ia makan.”
Semoga Tuhan damai sejahtera, mengaruniakan damai sejahtera kepadamu, terus-menerus, dalam segala hal. Tuhan menyertai kalian semua. Salam dari padaku, Paulus. Salam ini kutulis dengan tanganku sendiri. Inilah tanda dalam setiap surat, beginilah tulisanku. Semoga kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kalian semua!

Mazmur Tanggapan (Mzm 128:1-2.4-5; R: 1)

Ref: Berbahagialah orang yang takwa pada Tuhan.

  1. Berbahagialah orang yang takwa pada Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau menikmati hasil jerih payahmu,berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
  2. Sungguh, demikianlah akan diberkati Tuhan orang laki-laki yang takwa hidupnya. Kiranya Tuhan memberkati engkau dari Sion: boleh melihat kebahagiaan Yerusalam seumur hidupmu.
 

Kalian ini keturunan pembunuh nabi-nabi (Mat 23:27-32)

Pada waktu itu Yesus bersabda, “Celakalah kalian,hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kalian orang-orang munafik, sebab kalian itu seperti kuburan yang dilabur putih. Sebelah luarnya memang tampak bersih, tetapi sebelah dalamnya penuh tulang-belulang dan pelbagai jenis kotoran. Demikianlah pula kalian, dari sebelah luar nampaknya benar, tetapi sebelah dalam penuh kemunafikan dan kedurjanaan. Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kalian orang-orang munafik, kalian membangun makam bagi nabi-nabi dan memperindah tugu peringatan bagi orang-orang saleh, dan sementara itu kalian berkata, ‘Seandainya kami hidup pada zaman nenek moyang kita, tentulah kami tidak ikut membunuh para nabi.’ Tetapi dengan demikian kalian bersaksi melawan dirimu sendiri, bahwa kalian keturunan pembunuh nabi-nabi itiu. Jadi, penuhilah takaran para leluhurmu!”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge