Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Agustus 2014
  MASA BIASA PEKAN 21
   
Walau pun bertahap, teruslah melangkah maju...

DAHULU saya tidak terlalu peduli dengan orang-orang Kristiani denominasi lain atau orang yang beragama lain. Perjalanan hidupku memaksa diriku berinteraksi dengan mereka. Ketika interaksi itu meningkat ke komunikasi yang lebih mendalam, saya mulai memahami pola pikir, ajaran iman, tujuan hidup mereka, dan sebagainya. Dalam diri saya mulai bersemi penghargaan terhadap kehidupan mereka. Saya lebih tulus dan berani terlibat dalam kegiatan ekumenik dan dialog antar agama. Sekarang saya melihat semua itu bukan lagi sebagai kewajiban tetapi terutama sebagai kebutuhan.

Ketika Yesus bertanya kepada para murid, siapa dirinya, Petrus dengan segera menjawab, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Untuk jawaban spontan ini, Petrus dipuji dan Yesus berjanji akan mempercayakan kunci kerajaan surga kepadanya. Anugerah ini bermakna tanggung jawab yang besar. Yesus menghargai spontanitas iman, tetapi Ia juga sadar, bahwa daya rohani yang mereka miliki belum memadai. Ia akan terus menggembleng mereka, maka Ia menghendaki agar kebenaran iman yang baru mereka temukan jangan dulu disebarkan kepada orang banyak. Mengapa? Karena pandangan hidup yang telah mereka bentuk tersebut akan mengubah cara hidup mereka di masa depan. Mesias akan ditolak oleh orang-orang. Penolakan akan datang juga pada para rasul. Mesias akan disalibkan. Salib juga akan menjadi bagian dari hidup dan karya para rasul. Jika sekarang dibuka dan para rasul langsung berhadapan dengan penolakan, mereka mungkin akan mundur dari pilihan Tuhan. Di sinilah letak kejelian penggembalaan Yesus. Ia memurnikan pandangan hidup mereka, memperkuat pilar-pilar rohani mereka, hingga akhirnya mengalihkan tugas pelayanan itu kepada mereka.

Siapakah Yesus bagi kita? Jawaban kita hendaknya mencerminkan pandangan hidup kita, karena di dalam iman itu terkandung tanggung jawab dengan konsekuensi yang sangat besar. Marilah belajar untuk memurnikan motivasi kita mengikuti Yesus, agar kita selalu ada di jalan keselamatan sesuai kehendakNya. (ap)

  1. Siapa Yesus bagi anda dalam hidup masa kini?
  2. Apa konsekuensi langsung pengakuan iman anda dan pandangan hidup seperti itu bagi perkembangan umat?

(c) bbss 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 31 1
28 29 30
1
2
3
4 5 6
  Minggu, 24 Agustus 2014
 
 

BERBAHAGIALAH ENGKAU, SEBAB BUKAN MANUSIA YANG MENGATAKANNYA KEPADAMU MELAINKAN BAPA SURGAWI

   
   
   
 
Yes 22:19-23 | Mzm 138:1-3.6.8 | Rm 11:33-36 | Mat 16:13-20

 

Aku akan menaruh kunci rumah Daud di atas bahunya (Yes 22:19-23)

Beginilah firman Tuhan kepada Sebna yang mengurus istana raja, “Aku akan melemparkan engkau dari jabatanmu dan dari pangkatmu engkau akan dijatuhkan. Maka pada waktu itu Aku akan memanggil hambaKu, Elyakim bin Hilkia. Aku akan mengenakan jubahmu kepadanya dan kekuasaanmu akan Kuberikan ke tangannya. Maka ia akan menjadi bapa bagi penduduk Yerusalem dan bagi kaum Yehuda. Aku akan menaruh kunci rumah Daud di atas bahunya. Apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup tidak ada yang dapat membuka. Aku akan memberi dia kedudukan yang teguh seperti gantungan yang dipasang kuat-kuat pada tembok yang kokoh, maka ia akan menjadi kursi kemuliaan bagi kaum keluarganya.”

Mazmur Tanggapan (Mzm 138:1-3.6.8; R: 8bc)

Ref: Tuhan mendengarkan doa orang beriman.

  1. Aku hendak bersyukur kepadaMu dengan segenap hati, sebab Engkau mendengarkan kata-kata mulutKu. Di hadapan para dewata aku akan bermazmur bagiMu. Aku hendak bersujud ke arah baitMu yang kudus.
  2. Aku hendak memuji namaMu, oleh karena kasihMu dan oleh karena setiaMu, sebab Kaubuat nama dan janjiMu melebihi segala sesuatu. Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau me-nambahkan kekuatan dalam jiwaku.
  3. Tuhan itu tinggi, namun Ia memperhatikan orang yang hina, dan mengenal orang yang sombong dari jauh. Ya Tuhan, kasih setiaMu kekal abadi, janganlah Kautinggalkan buatan tanganMu.
 

Segala sesuatu berasal dari Allah, ada karena Allah dan menuju kepada Allah (Rm 11:33-36)

Saudara-saudara, alangkah dalamnya kekayaan, kebijaksanaan dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselami keputusanNya, sungguh tak terselami jalan-jalanNya! Sebab siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasehatNya? Atau siapa kah yang pernah memberikan sesuatu kepada Allah, sehingga Allah wajib menggantinya? Sebab segala sesuatu berasal dari Allah, ada karena Allah dan menuju kepada Allah. Bagi Dia lah kemuliaan selama-lamanya.

 

Engkaulah Petrus, kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga (Mat 16:13-20)

Sekali peristiwa, Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi. Ia bertanya kepada murid-muridNya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka, “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis; ada juga yang mengatakan: Elia, dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya, “Berbahagialah engkau, Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan BapaKu yang di surga. Dan Aku berkata kepadamu: Engkau lah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan jemaatKu, dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di surga, dan apa yang kaulepas di dunia ini akan terlepas di surga.”
Lalu Yesus melarang murid-muridNya memberitakan kepada siapa pun bahwa Dia lah Mesias.

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge