Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Agustus 2014
  MASA BIASA PEKAN 18
   
Keberhasilan tak boleh membuatmu besar kepala. kegagalan tak boleh menyurutkan langkahmu.

PERJALANAN hidup banyak orang diwarnai oleh banyak peristiwa yang sering tak terduga. Siapa juga yang bisa memastikan apa yang terjadi di masa depan. Yang bisa kita lakukan hanyalah membuat rencana yang baik dan sedapat mungkin mewujudkannya, sehingga ada harapan bahwa kita akan meraih hasil yang baik. Bagaimana jika ada hal yang terduga terjadi? Yang bisa kita lakukan ialah mengambil hikmah positip. Prinsip umum ialah, belajar dari pengalaman itu, baik yang positip maupun yang negatip.

Petrus dipuji oleh Yesus karena dengan tegas menyatakan imannya. "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup", kata Petrus. Pengakuan yang berani, karena orang Yahudi dapat menilai Petrus menghujat Allah dan layak dihukum mati. Untuk keberanian ini ia mendapat penghargaan, yakni menjadi pemegang kunci Kerajaan Surga. Tetapi ketika Ia menentang perjalanan Yesus ke Yerusalem, ia dicerca oleh Yesus sebagai iblis yang berusaha menghancurkan rencana Allah. Adakah dengan itu Yesus menarik anugerah kunci Kerajaan Surga? Tidak! Anugerah itu tetap ada, karena cercaan Yesus akan menuntun pada pertobatan, yang memulihkan kembali martabat Petrus.

Siklus inilah yang sering harus dilalui oleh umat manusia. Ada saatnya kita betul menempatkan diri di hadapan Tuhan. Di saat lain kita terbenam dalam lumpur dosa. Apa pun pengalaman itu, tariklah selalu pelajaran positip. Yesus tak pernah menolak orang berdosa yang kembali kepadaNya. Inilah manfaatnya kita beriman. (ap)

  1. Renungkanlah keberhasilan dan kegagalan rohaniah yang pernah anda alami.
  2. Pelajaran apa yang anda ambil dari pengalaman tersebut?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 31 1
28 29 30
1
2
3
4 5 6
  Kamis, 7 Agustus 2014
 
 

IA MEMBERI MAKAN RIBUAN ORANG
DARI LIMA ROTI DAN DUA IKAN,
DAN MEREKA MAKAN SAMPAI KENYANG

   
   
   
 
Yer 31:31-34 | Mzm 51:12-15.18-19 | Mat 16:13-23

 

Aku akan mengikat perjanjian baru, dan takkan lagi mengingat dosa mereka (Yer 31:31-34)

Beginilah sabda Tuhan, “Sungguh, akan datang waktunya Aku akan mengikat perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuikat dengan nenek moyang mereka, ketika Aku memegang tangan mereka dan membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Perjanjian-Ku itu sudah mereka ingkari meskipun Akulah tuan yang berkuasa atas mereka, “demikianlah sabda Tuhan.
“Tetapi beginilah perjanjian yang Kuikat dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah sabda Tuhan. “Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka, dan menuliskannya dalam hati mereka. Maka Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka menjadi umat-Ku. Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan, “Kenallah Tuhan!” sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku,” demikianlah sabda Tuhan, “sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka, dan takkan lagi mengingat dosa mereka."

Mazmur Tanggapan (Mzm 51;12-15.18-19; R: 12a)

Ref: Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah.

  1. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, dan baharuilah semangat yang teguh dalam batinku. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!.
  2. Berilah aku sukacita Karena keselamatan-Mu, dan teguhkanlah roh yang rela dalam diriku. Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang durhaka, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.
  3. Tuhan, Engkau tidak berkenan akan kurban sembelihan, dan kalaupun kupersembahan kurban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Persembahanku kepada-Mu ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam tidak akan Kau pandang hina, ya Allah.
 

Engkaulah Petrus, kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga (Mat 16:13-23)

Sekali peristiwa Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi. Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka, “ Ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis; ada juga yang mengatakan :Elia, dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Tetapi apa katamu,siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus, “Engkaulah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya, “Berbahagialah engkau, Simon anak Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku di surga. Dan Aku pun berkata kepadamu, ‘Engkaulah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan jemaat-Ku,dan alam maut takkan menguasainya. Kepadamu akan kuberikan kunci Kerajaan Surga. Apa saja yang kau ikat di dunia ini akan terikat di surga, dan apa saja yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di surga.” Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya memberitahukan kepada siapa pun, bahwa Dialah Mesias.
Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem, dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur Dia, katanya, “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau.” Tetapi Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus, “Enyahlah Iblis! Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau memikirkan bukan yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge