Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Agustus 2014
  MASA BIASA PEKAN 20
   
Keselamatan Tuhan berlaku untuk semua orang

SANTO PIUS X, yang bernama asli Giuseppe Sarto, dikenang sebagai paus yang rendah hati. Ia berasal dari keluarga sederhana Italia. Sebagai imam yang rendah hati, ia bekerja sepenuh hati untuk umatnya. Oleh kekudusannya, ia kemudian diangkat menjadi uskup, kardinal dan akhirnya terpilih menjadi Paus. Dia lah Paus yang mengeluarkan dekrit yang mem- bolehkan komunio kudus diberikan kepada kanak-kanak. Sikap murah hati Pius X ini menjadi tanda harapan bagi banyak orang yang mencari makna dan pegangan hidup.

Selaku utusan Tuhan, Nabi Yehezkiel meberikan harapan baru dalam nubuat tentang keberpihakan Tuhan pada bangsa Israel, bahwa bangsa itu akan selalu dikaruniai kasih dan kemuliaan, jikalau mereka taat dan setia pada hukum-hukum yang diwahyukanNya. Dengan kata lain, panggilan dan jawaban adalah proses seleksi dari Tuhan, untuk memisahkan orang-orang yang setia dari yang tidak setia, yang menghayati firman Tuhan dari yang mengabaikan firman Tuhan. Kriteria inilah yang diterapkan Yesus di dalam permumpamaannya tentang perjamuan. Semua orang dipanggil untuk hadir di dalam perjamuan itu. Yang menolak undangan itu akan ditolak pula dan tidak akan diikutsertakan di dalam persekutuan surgawi, sedangkan yang menerima tetapi tidak menunjukkan itikad baik untuk menyesuaikan diri agar sejalan dengan kehendak Tuhan, juga akan ditolak untuk melanjutkan hak-hak istimewa sebagai anak-anak Tuhan.

Tuhan mengajak kita untuk berlaku setia menanggapi kehendakNya. Ia mendorong kita untuk selalu mendalami kehendakNya dan menghayatinya dengan sunggu hati. Oleh kasih karuniaNya, kita akan dihantar masuk ke dalam persekutuan surgawi, tempat semua orang beriman menerima ganjaran surgawi. (ap)

  1. Apa wujud perjamuan yang ditawarkan Tuhan kepada anda dalam hidup sehari-hari?
  2. Bagaimana cara anda menanggapinya, sehingga anda masuk bilangan orang yang layak di hadapan Tuhan?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 31 1
28 29 30
1
2
3
4 5 6
  Kamis, 21 Agustus 2014
 
St. Pius X, paus
 

BERILAH KEPADA KAISAR APA YANG
MENJADI HAK KAISAR DAN KEPADA ALLAH
APA YANG MENJADI HAK ALLAH

   
   
   
 
Yeh 36:23-28 | Mzm 51:12-15.18-19 | Mat 22:1-14

 

Kalian akan Kuberi hati dan Roh yang baru di dalam batinmu (Yeh 36:23-28)

Tuhan bersabda kepadaku, “Katakanlah kepada kaum Israel: aku akan menguduskan nama-Ku yang besar, yang telah dinajiskan di tengah para bangsa,dan yang telah kalian najiskan di tengah-tengah mereka. Dan para bangsa akan tahu bahwa Akulah Tuhan“, demikianlah sabda Tuhan Allah, “manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan para bangsa. Aku akan menjemput kalian dari antara para bangsa dan mengumpulkan kalian dari semua negeri dan akan membawa kalian kembali ke tanahmu. Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih yang akan mentahirkan kalian. Dari segala kenajisan dan dari segala berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kalian. Kalian akan Kuberi hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu. Hati yang keras membatu akan Kuambil dari batinmu dan hati yang taat lembut akan Kuberikan kepadamu. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kalian hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. Dan kalian akan mendiami negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu. Kalian akan menjadi umat-Ku dan Aku menjadi Allahmu.”

Mazmur Tanggapan (Mzm 51:12-15.18-19; R: Yeh 36:25)

Ref: Aku akan mencurahkan air jernih kepadamu, dan kalian akan disucikan dari segala kenajisanmu.

  1. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, dan baharuilah semangat yang teguh dalam batinku. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
  2. Berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu, dan teguhkanlah roh yang rela dalam diriku. Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang durhaka, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.
  3. Tuhan, Engkau tidak berkenan akan kurban sembelihan; dan kalaupun ku persembahkan kurban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Persembahanku kepadamu ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam tidak akan Kau pandang hina, Ya Allah.
 

Undanglah setiap orang yang kalian jumpai ke pesta nikah ini (Mat 22:1-14)

Pada suatu ketika Yesus berbicara kepada para imam kepala dan pemuda rakyat dengan memakai perumpamaan. Ia bersabda, “Hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang raja yang mengadakan perjamuan nikah untuk anaknya. Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diudang ke perjamuan nikah itu tetapi mereka tidak mau datang. Raja itu menyuruh pula hamba-hamba lain dengan pesan, ‘Katakanlah kepada para undangan: Hidanganku sudah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih. Semuanya telah tersedia. Datanglah ke perjamuan nikah ini.’ Tetapi para undangan itu tidak mengindahkannya. Ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, dan yang lain menangkap para hamba itu, menyiksa dan membunuhnya. Maka murkalah raja itu. Ia lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka. Kemudian ia berkata kepada para hamba, ‘Perjamuan nikah telah tersedia, tetapi yang diundang tidak layak untuk itu. Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kalian jumpai di sana ke perjamuan nikah ini. Maka pergilah para hamba dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan nikah dengan tamu. Ketika raja masuk hendak menemui para tamu, ia melihat seorang tamu yang tidak berpakaian pesta. Ia berkata kepadanya, ‘Hai Saudara, bagaimana Saudara masuk tanpa berpakaian pesta?’ Tetapi orang itu diam saja. Maka raja lalu berkata kepada para hamba, “Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap; di sana aka nada ratap dan kertak gigi,’ Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge