Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2013
  MASA NATAL  
 
 
Berjalanlah selalu bersama SANG SABDA!

TAHUN 2013 merupakan tahun khusus bagi SVD (Serikat Sabda Allah) di Indonesia. Di tahun para misionaris SVD merayakan 100 tahun karyanya di negara ini. Banyak kawasan Indonesia telah menikmati karya dharmabhakti para misionaris ini, sejak ketika para misionaris asing masih sangat melimpah hingga akhirnya digantikan praktis seluruhnya oleh anak-anak bangsa sendiri. Karya ini konsisten dijalankan karena hanya satu faktor po-kok, yakni mewartakan SABDA TUHAN kepada orang-orang yang memerlukannya.

Jutaan orang di negara ini telah mengenal dan mencintai Kristus karena dharmabhakti yang tak kunjung putus dari banyak pelayan Injil. Sabda menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidup seorang Kristiani. Dalam Sabda kita mengalami kepenuhan keselamatan yang direncanakan oleh Bapa, dijalankan oleh Putera dan diteruskan oleh Roh Kudus. Mungkinkan karya misioner ini berjalan tanpa penyertaan SANG SABDA?

Pada mulanya adalah Sabda, namun Sabda itu telah menjadi manusia dan tinggal di tengah manusia (Yoh 1:1.14). Sabda yang agung menjadi sahabat manusia. Ia bukan lagi sosok yang layak ditakuti, tetapi teman seperjalanan yang setia menuntun, meneguhkan dan memberi arah. Sebagai sahabat, tegakah kita mengkhianati kesetiaanNya ini? Hati yang tulus tak akan pernah mau melakukannya. Maka, BERJALAN-lah selalu BERSAMA SANG SABDA. Jangan biarkah satu pun harimu berlalu tanpa kehadiranNya. (ap)

SELAMAT MEMASUKI TAHUN 2014

(dikutip dari Berjalan Bersama Sang Sabda 2013)

           
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  OKTAF NATAL
 
 
Selasa, 31 Desember 2013
 
SABDA ITU TELAH MENJADI MANUSIA
DAN TINGGAL DI ANTARA KITA
 
 
 
 
 
1 Yoh 2:18-21 | Mzm 96:1-2.11-12.13 | Yoh 1:1-18
 

Kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus dan dianugerahi pengetahuan.
(1 Yoh 2:18-21)

Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, bahkan sekarang telah bangkit banyak antikristus! Itulah tanda-tandanya, bahwa waktu ini benar-benar waktu yang terakhir. Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama kita. Tetapi hal itu terjadi supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua orang sungguh termasuk pada kita. Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua dianugerahi pengetahuan.
Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya, dan karena kamu juga mengetahui bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran.

 

Mazmur Tanggapan (Mzm 96:1-2.11-13; R: 11a)

Rf: Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya, kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang dari padaNya.
  2. Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, biar gemuruhlah laut serta segala isinya! Biarlah beria-ria pada dan segala yang ada di atasnya, dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.
  3. Biarlah mereka bersorak-sorai di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaanNya.
 

Firman itu telah menjadi manusia. (Yoh 1:1-18)

Pada awal mula adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia, dan tanpa Dia tidak ada sesuatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup, dan hidup itu adalah terang bagi manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan tetapi kegelapan tidak menguasainya.
Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes. Ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia sendiri bukan terang itu, tetapi Ia sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Terang itu telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan olehNya tetapi dunia tidak mengenalNya. Ia datang kepada milik kepunyaanNya tetapi orang-orang kepunyaanNya tidak menerimaNya. Tetapi, semua orang yang menerima Dia diberiNya kuasa menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya, orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Firman itu telah menjadi manusia dan diamdi antara kita, dan kita telah melihat kemuliaanNya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Tentang Dia Yohanes memberi kesaksian dan berseru, “Inilah Dia yang kumaksud-kan ketika aku berkata: Sesudah aku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.” Karena dari kepenuhannya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karununia; sebab Hukum Taurat diberikan oleh Musa tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus. Tidak seorang pun pernah melihat Allah, tetapi Anak Tunggal Allah yang ada di pangkuan Bapa, Dia lah yang menyatakanNya.




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge