Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2013
  MASA ADVENTUS  
 
 
Tuhan menghargai perananmu sekecil apapun.

KETIKA berada di Italia, saya melihat banyak mobil yang berukuran kecil dan pendek. Rasanya lucu melihat mobil-mobil itu berseliweran di mana-mana, di sela-sela bus kota yang besar dan pan-jang, di atara mobil-mobil mewah, di antara truk-truk dan trailer. Saya bertanya, mengapa mobil itu begitu pendek, padahal ukuran tubuh orang-orang Italia rata-rata lebih tinggi dan lebih besar daripada orang-orang Asia Tenggara misalnya. Saya baru memahaminya ketika beranjak ke kawasan villa di perbukitan Albanum. Kebanyakan perkampungan tradisional orang Italia berada di atas bukit. Jalan-jalan rata-rata kecil dan terjal. Area parkir rata-rata kecil, pendek dengan tikungan-tikunganyang tajam. Di sini terlihat betapa mobil-mobil berukuran kecil itu begitu fleksibel, sementara semua mobil mewah yang berukuran besar tak bisa lincah bermanuver. Ternyata yang kecil ini memang sungguh-sungguh indah.

Yohanes Pembaptis telah berkarya dengan caranya sendiri untuk mempersiapkan jalan bagi Mesias. Ia menyerukan pertobatan. Dalam film Jesus of Nazareth besutan sutradara beken Franco Savirelli, Yohanes ditampilkan sebagai pengkotbah bersuara lantang dan berapi-api. Sangat berbeda dengan Yesus yang lebih tenang tapi berwibawa. Di mata banyak orang Yohanes seorang nabi baru yang memberi harapan. Maka ia pun diagungkan. Namun, Yohanes bukanlah yang terpenting. Ada yang lain, yakni Mesias. Tetapi Mesias ini tidak datang sebagai raja yang berkuasa melainkan sebagai pelayan yang memikul salib. Dari sudut pandang ini, Mesias adalah yang terkecil di dalam Kerajaan Allah, tetapi yang terkecil ini justru lebih besar daripada Yohanes.

Kecil itu indah. Yesus memang sungguh-sungguh kecil sebelum menampilkan pengajaran yang penuh kharisma dan kekuasaan melakukan mujizat-mujizat. Bahkan Ia tetap kecil sehingga selalu dilawan oleh kaum elite. Ia mati juga sebagai orang kecil, sebagai penjahat yang disalib. Tetapi buah-buah dari yang kecil ini begitu besar dan mengubah wajah dunia hingga hari ini. Terbukti ucapanNya itu, “Namun yang terkecil dalam Kerajaan Surga lebih besar daripada Yohanes” (Mat 11: 11). Ingatlah perumpamaan Yesus tentang biji se-sawi yang kecil dan bertumbuh menjadi pohon yang besar tempat banyak burung bersarang di ranting-rantingnya (bdk. Mat 13:32).Marilah kita juga belajar menghargai peranan-peranan kecil ini. Seringkali yang kecil dan tidak dihargai ini kemudian menjadi besar dan justru menentukan hidup dan kesejahteraan banyak orang. Belajarlah dari Yesus. (ap)

  1. Apakah anda mau menghargai peranan kecil sesama di dalam hidupmu?
  2. Percayakah anda bahwa Tuhan turut serta melayani dirimu di dalam peristiwa kecil tersebut?

(dikutip dari Berjalan Bersama Sang Sabda 2013)

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  (Pekan 2)
 
 
Kamis, 12 Desember 2013
 
HENDAKLAH LANGIT BERSUKACITA DAN BUMI BERSORAK SORAI DI HADAPAN TAHTA TUHAN KARENA IA SUDAH DATANG
 
 
 
 
 
Yes 41:13-20 | Mzm 145:1.9-13b | Mat 11:11-15
 

Yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel. (Yes 41:13-20)

Aku ini Tuhan, Allahmu. Aku memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu, "Janganlah takut. Akulah yang menolong engkau." Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang menolong engkau, demikianlah sabda Tuhan; dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel. Sesungguhnya Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru dengan gigi dua jajar. Engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya; bukit-bukit pun akan kaubuat seperti sekam. Engkau akan menampi mereka, lalu angin akan menerbangkan mereka, dan badai akan menyerakkan mereka. Tetapi engkau akan bersorak-sorak dalam Tuhan dan bermegah dalam Yang Mahakudus, Allah Israel.
Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah mereka kering kehaisan. Tetapi Aku, Tuha, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah orang Israel, Aku tidak akan meninggalkan mereka. Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata air membual di tengah daaran. Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga, dan memancarkan air dari tanah kering. Aku akan menanam pohon ara di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minya. Aku akan menumbuhkan pohon-pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta cemara di sampingnya, supaya orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan Tuhanlah yang membuat semuanya itu, dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya.

 

Mazmur Tanggapan (Mzm 145:1.9-13b; R: 8)

Ref: Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setiaNya.

  1. Aku hendak mengagungkan Dikau, ya Allah, ya Rajaku, aku hendak memuji namaMu untuk selama-lamanya. Tuhan itu baik kepada semua orang, penuh rahmat terhadap segala yang dijadikanNya.
  2. Segala yang Kaujadikan akan bersyukur kepadaMu, ya Tuhan, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaanMu, dan akan membicarakan keperkasaanMu.
  3. Untuk memberitahukan keperkasaanMu kepada anak-anak manusia, dan memaklumkan kerajaanMu yang semarak mulia. KerajaanMu ialah kerajaan abadi, pemerintahanMu lestari melalui segala keturunan.
 
Tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis.
(Mat 11:11-15)

Pada suatu hari Yesus berkata kepada orang banyak, “Aku berkata kepadamu, Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis. Namun yang terkecil dalam Kerajaan Surga lebih besar daripadanya. Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Surga dirongrong, dan orang-orang yang merongrong mencoba menguasainya. Sebab semua kitab para nabi dan kitab Taurat, bernubuat hingga tampilnya Yohanes. Dan jika kalian mau menerimanya, Yohanes itulah Elia yang akan datang itu. Barangsiapa bertelinga hendaklah ia mendengar!”

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge