Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2013
  MASA ADVENTUS  
 
 
Jangan pernah berusaha lari dari Tuhan.

WALAUPUN MEMILIKI tingkat kerohanian yang tinggi, Maria tetap lah seorang perempuan seder-hana yang melihat iman dari kaca mata manusia. “Bagaimana mungkin aku bisa mengandung seorang anak laki-laki, sementara aku belum bersuami?” tanya Maria kepada Malaikat Gabriel. “Roh Kudus yang akan melakukannya”, jawa Malaikat Gabriel. Di sinilah kualitas kerohanian Maria berperanan. Tanpa ragu ia lalu menyatakan iman dan kepasrahannya yang mengubah dunia. “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, terjadilah ke-padaku menurut perkataanmu” (Luk 1:38). Seorang dengan tingkat kerohanian yang rendah tak akan berani berjanji kepada Tuhan dengan cara seperti itu. Maria bisa, karena ia memilikinya.

Ternyata menanggapi kehendak Tuhan itu tak bisa setengah-setengah. Ingat kisah Nabi Yunus. Ia mencoba lari dari tangan Tuhan tapi Tuhan tetap menangkapnya dan menghantarnya ke Niniwe dalam perut ikan (Yun 1:1-17). Ia harus menjalankan kehendak Tuhan, bernubuat untuk menobatkan bangsa ini (Yun 3:1-10). Dengan kata lain, manusia tak bisa melarikan diri dari rencana Tuhan.

Dalam semangat ini kita mempersiapkan diri untuk merayakan Natal. Seperti Yunus, kita pun sering berusaha menolak tugas dan kewajiban yang ditentukan Tuhan bagi kita. Apa tugas itu? Mencintai sesama, melayani mereka, mewartakan Firman Tuhan. Kita tak ingin direpotkan, mengalami kesulitan. Kita hanya mau menikmati hidup. Jika itu yang terjadi, sebagai bagian dari persiapan kita menuju Natal, mari membangun komitmen baru agar selalu siap sedia mengikuti kehendak Tuhan. (ap)

  1. Apakah anda pernah bersikap seperti Yunus dalam menanggapi kehendak Tuhan?
  2. Belajarlah bersikap seperti Maria agar kehendak Tuhan terlaksana melalui dirimu.

(dikutip dari Berjalan Bersama Sang Sabda 2013)

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  (Pekan 3)
 
 
Jumat, 20 Desember 2013
 
HENDAKLAH LANGIT BERSUKACITA DAN BUMI BERSORAK SORAI DI HADAPAN TAHTA TUHAN KARENA IA SUDAH DATANG
 
 
 
 
 
Yes 7:10-14 | Mzm 24:1-4b.5-6 | Luk 1:26-38
 

Seorang perempuan muda akan mengandung. (Yes 7:10-14)

Tuhan berfirman kepada Raja Ahas, "Mintalah suatu pertanda dari Tuhan, Allahmu, entah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah, entah sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas." Tetapi Ahas menjawab, "Aku tidak minta! Aku tidak mau mencobai Tuhan!"
Lalu berkatalah Nabi Yesaya, "Baiklah! Dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu, Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya seorang perempuan muda akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia Immanuel.

 

Mazmur Tanggapan (Mzm 24:1-6; R: lh. 7c.10b)

Ref: Tuhan aku datang: Dia sendirilah Raja Kemuliaan.

  1. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagat dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dia lah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
  2. Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempatNya yang kudus? Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan.
  3. Dia lah yang akan menerima berkat dari Tuhan dankeadilan dari Allah, penyelamatnya. Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan, yang mencari wajahMu, ya Allah Yakub.
 

Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki (Luk 1:26-38)

Allah mengutus Malaikat Gabriel ke sebuah kota di Galilea, bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf, dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika masuk ke rumah Maria, malaikat itu berkata, “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hati, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya, “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia dihadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepadaNya takhta Daud, bapa leluhurnya. Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya, dan KerajaanNya tidak akan berkesudahan.”
Kata Maria kepada malaikat itu, “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya, “Roh Kudus akan turun atasmu, dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya, dan inilah bulan yang keenam bagi dia yang dikatakan mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada hal yang mustahil.” Maka kata Maria, “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; terjadilah kepadaku menurut perkataanmu.” Lalu malaikat itu meninggalkan Maria.

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge