Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2013
  MASA ADVENTUS  
 
 
Cahaya bagi Bangsa-bangsa Timur Jauh

FRANSISKUS XAVERIUS dikenal sebagai rasul bangsa-bangsa Timur Jauh: India, Indonesia dan Jepang. Berasal dari Navarre (sekarang masuk dalam wilayah Spanyol), Fransiskus termasuk satu dari tujuh anggota pertama Serikat Jesus (SJ) yang didirikan oleh Ignatius dari Loyola. Sesudah mendapat persetujuan dari Raja Portugal, Fransiskus pun memulai misinya ke bagian paling Timur Asia dalam wilayah kerajaan Portugal. Ia mendarat di Goa (India) pada 6 Mei 1542 dan menjadikannya sebagai basis untuk misi lebih lanjut. Sesudah beberapa pelayanan ditempat ini, ia pun berang-kat ke Malaka sebelum menyeberang ke Maluku dan bekerja di sana selama beberapa bulan dalam tahun 1546-1547. Sesudah kembali ke Malaka, Fransiskus berangkat ke Jepang dan ber-karya di sana tahun 1549-1551. Sesudah kembali ke Goa, ia berusaha menyeberang ke China tetapi maut menjemputnya di Shangcuan, sebuah pula di lepas pantai China, pada 3 Desember 1552. Santo Fransiskus Xaverius diangkat menjadi pelindung misi, bersama-sama dengan St. Teresia dari Kanak-kanak Yesus (1 Oktober).

Mengapa orang berpendidikan dan hidup dalam kemapanan ingin meninggalkan semuanya dan berkarya di tanah misi yang sulit? Tak ada alasan lain daripada untuk menanggapi perintah Yesus dalam Injil di atas. “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makluk” (Mrk 16:15). Yakin dengan penyertaan Kristus, banyak orang mau menghadapi berbagai kesulitan alam dan penganiayaan untuk memperkenalkan Sabda Tuhan kepada bangsa-bangsa.

Dalam dunia modern masa kini, perintah Injil ini tidak mengalami perubahan apa pun. Perintah untuk mewartakan Injil tetap berlaku, hanya menanggapi perintah ini membutuhkan kepekaan kontekstualisasi. Banyak metode evangelisasi masa kini tidak lagi mengadopsi pola seperti dari jaman Fransiskus Xaverius. Untuk masa ini, proses inkulturasi dan dialog lebih memainkan peranan penting karena pluralitas sosial menjadi realitas yang tak terelakkan.

Sebagai umat Kristiani, kita berkewajiban untuk tetap menggelorakan semangat misi. Anak-anak dalam keluarga perlu diperkenalkan pada sejarah perkembangan misi. Kita dapat berpartisipasi secara tidak langsung dalam doa dan dana misi. Apapun bentuknya, lakukan lah itu demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan manusia. (ap)

  1. Bersediakah anda turut serta dalam misi baik langsung maupun tidak langsung?
  2. Bersediakah anda memulai pendidikan misioner bagi keluarga anda?

(dikutip dari Berjalan Bersama Sang Sabda 2013)

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  PESTA ST. FRANSISKUS XAVERIUS
 
 
Selasa, 3 Desember 2013
 
HENDAKLAH LANGIT BERSUKACITA DAN BUMI BERSORAK SORAI DI HADAPAN TAHTA TUHAN KARENA IA SUDAH DATANG
 
 
 
 
 
1 Kor 9:16-19.22-23 | Mzm 95:1-3.7-8a.10 | Mrk 16:15-20
 

Celakalah aku jika tidak memberitakan Injil. (1 Kor 9:16-19.22-23)

Saudara-saudara, jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku jika tidak memberitakan Injil.
Seandainya aku melakukan pemberitaan itu atas kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya, bukan atas kehendakku sendiri, pemberitaan itu merupakan tugas yang ditanggungkan Allah kepadaku. Kalau demikian, apakah upahku? Upahku ialah, bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa imbalan, dan bahwa aku tidak menuntut hakku sebagai pemberita Injil.
Sesungguhnya aku bukan hamba siapa pun. Meskipun begitu, aku menjadikan diriku hamba semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkinorang. Bagi orang-orang yanglemah aku menjadi seperti orang yanglemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya sedapat mungkin aku memenangkan beberapa orang dari antara mereka. Segal sesuatuini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian di dalamnya.

 

Mazmur Tanggapan (Mzm 117:1-2 ; R: Mk 16:15)

Ref: Pergilah ke seluruh dunia dan wartakanlah Injil.

  1. Pujilah Tuhan hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
  2. Sebab kasihNya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya.
 

Pergilah ke seluruh dunia dan beritakanlah Injil! (Mrk 16:15-20)

Pada suatu hari Yesus yang bangkit dari antara orang mati menampakkan diri kepada kesebelas murid, dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: Mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
Sesudah berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Tuhan Yesus ke surga. Lalu duduk di sebelah kanan Allah. Maka pergilah para murid memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

 



(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge