Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2016
  OKTAF NATAL
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 1 2
25 26 27 28 29 30 31
   Sabtu, 31 Desember 2016
    
 

 
 
 
1 Yoh 2:18-21 | Mzm 96:1-2.11-12.13 | Yoh 1:1-18

Kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus dan dianugerahi pengetahuan (1 Yoh
2:18-21)

Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang anti Kristus akan datang; bahkan sekarang telah bangkit banyak anti Kristus! Itulah tandanya bahwa waktu ini benar-benar waktu yang terakhir. Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama kita. Tetapi hal itu terjadi supaya menjadi nyata bahwa tidak semua orang sungguh termasuk pada kita. Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua dianugerahi pengetahuan. Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya, dan karena kamu jga mengetahui bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran.

 

PEZIARAHAN hidupku tidak kujalani sendiri saja, tetapi bersama banyak orang beriman lain, yang juga sedang mencari pemenuhan nilai hidup, agar selalu sesuai dengan kehendak Tuhan. Peziarahan tahun yang sedang berakhir ini, ditandai dengan Jubileum Tahun Kerahiman Ilahi, yang begitu besar pengaruhnya bagi hidup dan pelayananku. Hanya karena Tuhan itu murah hati, maka aku mengalami semua pesan keselamatan. Karena itu, aku menyiapkan diri menjadi instrumen kerahiman-Nya, melalui imamat yang telah dikaruniakan kepadaku. Jubileum itu telah berakhir, tetapi jalan ziarah itu masih berlangsung, karena tetap ada banyak peziarah yang tidak mampu melihat "TERANG". Aku wajib menunjuk ke arah "TERANG" itu, tetapi mampukah aku? Bantulah aku, Tuhan.

TATAPANKU tak hanya terarah kepada diriku sendiri, tetapi juga keluar jendela ke arah tetangga. Keterlibatanku dalam Seminar Kesatuan Gereja Internasional (SKGI) bersama dengan sejumlah gereja Protestan menuai pro dan kontra. Tetapi aku teringat akan pesan Yesus, bahwa IA rindu akan adanya persatuan umat yang percaya kepada-Nya (bdk. Yoh 17:20-21). Aku mungkin hanya setetes embun di tengah samudera, tak berpengaruh dalam skala luas, tetapi aku percaya, apa yang aku lakukan itu benar dan menjadi rahmat bagiku dan mungkin sedikit lagi orang. Bantulah aku selalu, ya Tuhan, agar peziarahan ini memberikan buah yang baik.

DI UJUNG 2016 aku menatap kembali dan menyadari, aku masih harus terus berusaha, agar aku tetap berjalan di jalan yang benar. Imanku karunia yang agung, biarlah menjadi meterai hidupku dan sesamaku. Hanya Tuhan yang bisa menentukan, di mana aku akan berlabuh. Namun pada detik ini, aku hanya akan berkata, "Syukur kepadaMu, ya Tuhan, karena boleh hidup dan turut serta berkarya membangun Kerajaan-Mu." (ap)

+ SELAMAT MENGAKHIRI TAHUN 2016 +

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 96:1-2.11-12.13; R: 11a)

Ref: Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai!

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya, kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang dari pada-Nya.
  2. Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, biar gemuruhlah laut serta segala isinya! Biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya, dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.
  3. Biarlah mereka bersorak-sorai di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

Firman telah menjadi manusia (Yoh 1:1-18)

Pada awal mula adalah Firman. Firman itu ada bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah. Firman itu pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia, dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup, dan hidup itu adalah terang bagi manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan, tetapi kegelapan tidak menguasainya.
Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes. Ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia sendiri bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Terang itu telah ada di dalam dunia, dan dunia dijadikan oleh-Nya. Tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima Dia diberi-Nya kuasa menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya, orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tuggal Bapa, penuh kasih dan kebenaran. Tentang Dia Yohanes memberi kesaksian dan berseru, “Inilah Dia yang kumaksudkan ketika aku berkata: Sesudah aku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.” Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus. Tidak seorang pun pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah yang ada dipangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge