Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2016
  OKTAF NATAL
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 1 2
25 26 27 28 29 30 31
   Selasa, 27 Desember 2016
    Pesta St. Yohanes, rasul dan penulis Injil
 

 
 
 
1 Yoh 1:1-4 | Mzm 97:1-2.5-6.11-12 | Yoh 20:2-8

Apa yang telah kami lihat dan kami dengar, itulah yang kami tuliskan kepada kamu (1 Yoh 1:1-4)

Saudara-saudara terkasih, apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar dan kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan kami raba dengan tangan kami, yaitu Firman hidup, itulah yang kami tuliskan kepada kamu. Hidup telah dinyatakan dan kami telah melihatnya! Dan sekarang kami bersaksi serta memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa, dan yang telah dinyatakan kepada kami. Apa yang telah kami lihat dan kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya, yakni Yesus Kristus. Semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.

 

MENURUT tradisi, Yohanes satu-satunya rasul yang tidak menjadi martir, tetapi dibuang di Pulau Patmos, tempat ia mengakhiri hidupnya. Menurut sejarah, di pulau ini lahirlah Kitab Wahyu berdasarkan penglihatan mistik sang rasul tentang akhir jaman. Tulisan-tulisan Yohanes menonjolkan kasih Yesus yang mendharmabhaktikan diri untuk mewujudkan kasih Ilahi kepada manusia. Beberapa tema kasih dapat kita temukan dalam Injil Yohanes, seperti kelahiran baru (Yoh 3:1-21); air hidup (Yoh 4:1-42); roti hidup (Yoh 6:25-59); Gembala Yang Baik (Yoh 10:1-21); kebangkitan dan kehidupan (Yoh 11:1-44). Yohanes memiliki pengalaman sebagai “murid yang dikasihi” Yesus (Yoh 21:20), memberi kesaksian dan memeteraikannya dengan pernyataan, bahwa kesaksiannya benar (Yoh 21:24).

PENGALAMAN kasih Kristus telah membentuk Yohanes menjadi pribadi yang dibaharui, tahan uji dan setia pada iman sampai akhir hayat. Kasih Kristus yang dialami ialah “kasih seorang yang menyerahkan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (Yoh 15:13), yang mendorong dia untuk juga membagikan kekayaan rohaniah yang dimilikinya bagi sahabat-sahabatnya. Inilah semangat iman yang perlu kita miliki. Kekayaan rohani kita, segenap bakat dan kemampuan kita, buah-buah karya yang kita hasilkan, adalah tanda cinta Tuhan, agar kita dapat hidup sebagai manusia yang bermartabat. Bukankah dengan kesadaran ini, kita perlu memanfaatkannya bagi orang lain, agar mereka pun dapat hidup layak sebagai manusia yang bermartabat? (ap)

Kenangan akan kasihMu, kiranya selalu mendorong kami, ya Tuhan, agar mengasihi sesama dengan tulus dan tanpa pamrih. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 97:1-2.5-6.11-12; R: 12a)

Ref: Bersukacitalah karena Tuhan, hai orang-orang benar.

  1. Tuhan adalah Raja, biarlah bumi bersorak-sorai, biarlah banyak pulau bersukacita. Awan dan kekelaman ada di sekelilingNya, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhtaNya.
  2. Gunung-gunung luluh laksana lilin di hadapan Tuhan, di hadapan Tuhan semesta alam. Langit memberitakan keadilanNya dan segala bangsa melihat kemuliaanNya.
  3. Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati. Bersukacitalah karena Tuhan, hai orang-orang benar, dan nyanyikanlah syukur bagi namaNya yang kudus.

Murid yang lain itu berlari lebih cepat daripada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur (Yoh 20:2-8)

Pada hari Minggu Paskah, setelah mendapati makam Yesus kosong, Maria Magdalena berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus. Ia berkata kepada mereka, “Tuhan telah diambil orang dari kuburnya, dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan.” Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat daripada Petrus, sehingga ia lebih dahulu sampai di kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; tetapi ia tidak masuk ke dalam. Maka tibalah Simon menyusul dia, dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain, dan sudah tergulung. Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu; ia melihatnya dan percaya.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge