Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2016
  MASA ADVEN PEKAN 4
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 1 2
25 26 27 28 29 30 31
   Minggu, 18 Desember 2016
   
 

 
 
 
Yes 7:10-14 | Mzm 24:1-4b.5-6; R. 7c.10b | Rm 1:1-7 | Mat 1:18-24

Seorang perempuan muda akan mengandung (Yes 7:10-14)

Beginilah firman Tuhan Allah kepada Ahas bin Yotam bin Uzia, raja Yehuda, "Mintalah suatu pertanda dari Tuhan, Allahmu, entah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah, entah sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas." Tetapi Ahas menjawab, "Aku tidak mau minta! Aku tidak mau mencobai Tuhan!" Lalu berkatalah Nabi Yesaya, "Baiklah! Dengarkanlah, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda. Sesungguhnya, seorang perempuan muda akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia Immanuel."

 

KORBAN TURUNAN ISAI. Ketika mempersiapkan diri untuk studi lanjut di Irlandia dan Inggris, selama beberapa bulan saya belajar bahasa Inggris di Maynooth, Irlandia. Kebanyakan peserta kursus itu adalah calon-calon misionaris yang akan bertugas di negara-negara berbahasa Inggris. Bagi mereka itu hanya persiapan, karena mereka dapat terus belajar sambil berkarya nanti. Saya kawatir, karena saya membutuhkannya untuk studi lanjut. Sesudah berbicara dengan kepala sekolah, saya lalu dipindahkan ke Dublin dan tinggal di rumah sebuah keluarga Irlandia, di mana saya tidak mendengar dan berbicara Bahasa Indonesia. Selama sebulan saya tidak ke Maynooth, dan ketika saya kembali ke sana di satu akhir pekan, para guru dan juga tema-teman pada kaget. Menurut mereka Bahasa Inggris saya sangat maju, padahal saya sendiri masih merasa sangat miskin. Ternyata, kalau dicemplungkan ke dalam lingkungan yang tepat, talenta-talenta itu dapa dikembangkan sampai maksimal.

SANG MESIAS yang akan masuk ke kehidupan manusia, akan menjadi pengajar, teladan, inspirator, penuntun, penyemangat, dan sebagainya, bagi umat manusia. Walaupun Yesus itu Tuhan, IA juga manusia. Maka lingkungan pertumbuhannya dipersiapkan secara khusus. Dua manusia pilihan, Yosef dan Maria, membentuk lingkungan yang tepat bagi pertumbuhan Sang Putera. Kita lihat pribadi Yosef yang tahu, bahwa Yesus itu bukan anak darahnya. Namun Yosef menghayati satu nilai penitng, yani perintah Allah lebih utama dan mengalahkan keinginan dirinya sendiri. Inilah korban diri Yosef yang memuluskan rencana Tuhan, karena ia menjadi jaminan bagi Sang Dara yang mengandung dan melahirkan seorang putera, menurut ramalan Nabi Yesaya.

MASA ADVEN hendaknya mengingatkan kita, bahwa untuk bisa meraih hasil besar, kita memerlukan korban diri. Contoh yang bisa kita lihat ialah sikap Tuhan sendiri. Agar manusia diselamatkan, Tuhan mengorbankan diri, menjadi manusia, menderita sengsara dan wafat di salib. Agar rencana Tuhan terwujud, Yosef dan Maria mengorbankan diri, meninggalkan rencana pribadi dan hanya menjalankan kehendak Tuhan. Agar iman kita membawa buah-buah keselamatan, kita pun perlu mengorbankan diri, seturut batas kemampuan kita masing-masing. Jangan mundur dari jalan yang sudah dibuka Tuhan bagi kita sekalian. (ap)

Berikanlah kami roh ketabahan, agar rela mengorbankan keinginan pribadi, ya Tuhan, demi mewartakan Kerajaan-Mu. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 24:1-4b.5-6; R: 7c.10b)

Ref: Tuhan akan datang. Dialah Raja kemuliaan!

  1. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagat dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dia lah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
  2. Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempatNya yang kudus? orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan.
  3. Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah, penyelamatnya. Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan, yang mencari wajahMu, ya Allah Yakub.

Yesus Kristus, keturunan Daud itu, adalah Anak Allah (Rm 1:1-7)

Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah. Injil itu dahulu telah dijanjikanNya dengan perantaraan para nabi dalam kitab-kitab suci. Pokok isinya ialah tentang Anak Allah, yang menurut daging dilahirkan dari keturunan Daud, dan menurut Roh kekudusan dinyatakan sebagai Anak Allah yang berkuasa oleh kebangkitanNya dari antara orang mati. Dia itulah Yesus Kristus Tuhan kita. Dengan pengantaraanNya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada namaNya. Dan kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus, kamu pun termasuk di antara mereka. Kepada semua yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Semoga kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.

 

Yesus lahir dari Maria, tunangan Yusuf, anak Daud (Mat 1:18-24)

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu Yesus, bertunangan dengan Yusuf, ternyata Maria mengandung dari Roh Kudus sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf, suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika Yusuf mempertimbangkan maksud itu, Malaikat Tuhan tampak kepadanya dalam mimpi dan berkata, “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai istrimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Maria akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamai Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka. Hal itu terjadi supaya genaplah Firman Tuhan yang disampaikan oleh nabi: Sesungguhnya anak dara itu akan mengandung dan melaihrkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamai Dia Immanuel, yang berarti: Allah menyertai kita.” Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan Malaikat Tuhan kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge