Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2016
  MASA ADVEN PEKAN 4
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 1 2
25 26 27 28 29 30 31
   Kamis, 22 Desember 2016
   
 

 
 
 
1 Sam 1:24-28 | 1 Sam 2:1-8abcd | Luk 1:46-56

Hana bersyukur atas kelahiran Samuel (1 Sam 1:24-28)

Sekali peristiwa, setelah Samuel disapih oleh ibunya, Hana, ia diantar ke rumah Tuhan di Silo, dan bersama dia dibawalah seekor lembu jantan yang berumur tiga tahun, satu efa tepung dan sebuyung anggur. Waktu itu Samuel masih kecil betul. Setelah menyembelih lembu, mereka mengantar kanak-kanak itu kepada Eli. Lalu Hana berkata kepada Eli, “Mohon bicara, Tuanku! Demi Tu h anku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini, dekat Tuanku untuk berdoa kepada Tuhan. Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan Tuhan telah memberikan kepadaku apa yang kuminta dari pada-Nya. Maka aku pun menyerahkannya kepada Tuhan; seumur hidupnya terserahlah anak ini kepada Tuhan.” Lalu sujudlah mereka semua menyembah Tuhan.

 

DAYA UNTUK BERKORBAN. Seorang konselor pernah berkata, kerelaan Maria menjadi Ibu Yesus bukan bukti iman melainkan kenaifan Maria yang masih belum mampu menganalisa konsekuensi keputusannya. Secara manusiawi mungkin benar, namun jika dilihat dalam konteks pewahyuan diri Tuhan, madah sukacita Maria memberikan pesan, betapa Maria tahu dan sadar jalan apa yang diambil dan buah yang akan dituai. Ada revolusi besar menanti dirinya, karena orang berkuasa diturunkan dari tahta, yang hina diangkat; orang lapar dikenyangkan, orang kaya diusir dengan tangan hampa; orang congkak hati diceraiberaikan. Itu berarti, Tuhan mengguncang dunia ini dan menatanya dengan cara baru. Dan Maria menjadi salah satu pelaku kunci. Inilah sebuah daya dorong yang sangat kuat, yang membuat dia mampu mempersembahkan korban dirinya.

MENGAMBIL bagian dalam karya besar Allah harus menjadi motivasi bagi kita juga, agar setia pada iman dan tugas pewartaan Injil. Kita tahu, dunia masa kini semakin meremehkan iman, mengabaikan perintah Injil dan mengupayakan moralitas yang melawan iman. Mereka juga tidak segan memaksakan nilai-nilainya. termasuk menggunakan pengaruh sosial politik untuk menyerang umat beriman. Kita harus bersikap tegas.

MASA ADVEN hendaknya mengingatkan kita akan perlunya membangun dunia baru dalam terang iman. Iman Kristiani bukanlah sebuah pembodohan tetapi pembelajaran untuk meraih penyempurnaan martabat manusia, yakni dibebaskan dari dosa, dimurnikan oldah jalan salib dan disempurnakan dalam kebangkitan. Kita dimotivasi untuk mewujudkan revolusi besar itu. Kebesaran dan keagungan dunia digantikan dengan kebesaran dan keagungan Tuhan, yang justru terletak dalam cinta yang mengabdi. Bukankah itu kabar sukacita bagi semua orang? (ap)

Semoga kami disemangati oleh kerendahan hati Bunda Maria, ya Tuhan, agar kami tekun mewujudkan Kerajaan Allah. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (1 Sam 2:1.4-5.6-7.8abcd; R: 1a)

Ref: Hatiku bersukaria karena Tuhan, Penyelamatku.

  1. Hatiku bersukacita karena Tuhan, aku bermegah-megah karena Allahku. Mulutku mencemoohkan musuhku, aku bersukacita karena pertolongan-Mu.
  2. Busur para pahlawan telah patah, tetapi orang-orang lemah dipersenjatai kekuatan. Orang yang dulu kenyang kini harus mencari nafkah tetapi yang dulu lapar kini boleh beristirahat. Orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi ibu yang banyak anaknya menjadi layu.
  3. Tuhan berkuasa mematikan dan menghidupkan, Ia berkuasa menurunkan ke dalam maut dan mengangkat dari sana. Tuhan membuat miskin dan membuat kaya, I a merendahkan dan meninggikan juga.
  4. Ia menegakkan orang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia dari antara para bangsawan, dan memberi dia kursi kehormatan.

Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku (Luk 1:46-56)

Dalam kunjungannya kepada Elisabet, ketika dipuji bahagia, Maria memuliakan Allah dan berkata, “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, J uruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku, dan nama-Nya adalah kudus. Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya, dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya, dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kep a da orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunan-Nya untuk selama-lamanya.” Kira-kira tiga bulan lamanya Maria tinggal bersama Elisabet, lalu pulang ke rumahnya.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge