Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2016
  MASA ADVEN PEKAN 3
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 1 2
25 26 27 28 29 30 31
   Kamis, 15 Desember 2016
   
 

 
 
 
Yes 54:1-10 | Mzm 30:2.4-6.11-12a.13b | Luk 7:24-30

Dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau (Yes 54:1-10)

“Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak daripada yang bersuami,” demikianlah firman Tuhan. “Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghemat. Panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu. Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri. Keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi. Janganlah takut, sebab engkau tidak akan mendapat malu, dan janganlah berkecil hati, sebab engkau takkan dipermalukan. Engkau akan melupakan masa remajamu yang memalukan, dan takkan mengingat lagi aib kejandaanmu. Sebab yang menjadi suamimu ialah Penciptamu, Tuhan Semesta Allam nama-Nya. Dan yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, yang disebut Allah seluruh bumi. Sungguh, seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati, engkau dipanggil kembali oleh Tuhan. Masakan isteri masa muda akan tetap ditolak?” Demikianlah sabda Tuhan.
“Sesaat saja Aku meninggalkan dikau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali. Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku erhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam kasih sertia abadi Aku telah mengasihani engkau,” firman Tuhan Penebusmu. “Keadaan ini bagi-Ku seperti pada zaman Nabi Nuh. Seperti Aku telah bersumpah kepadanya bahwa air bah takkan menggenangi bumi lagi, demikianlah Aku telah bersumpah bahwa Aku tidak aka murka lagi terhadap engkau, dan bahwa Aku tidak akan menghardik engkau lagi. Sebab sekalipun gunung-gunung bergeser dan bukit-bukit menjadi goncang, namun kasih setia-Ku tidak akan beralih daripadamu, dan perjanjian damai-Ku tidak akan goncang.”

 
DI SAMPING obat-obat bermerek yang kita beli di toko-toko obat, kita juga mengenal adanya obat generik yang tidak mempunyai merek tertentu. Sebetulnya kandungan obat bermerek dan obat generik itu tidak berbeda, dibuat dari bahan yang sama dengan komposisi yang sama. Hanya obat generik tidak mempunyai kemasan khusus, sedangkan obat bermerek ada dalam kemasan khusus dengan disain yang bagus dilengkapi dengan logo perusahan, petunjuk pemakaian tertulis, dan sebagainya. Secara psikologis, obat bermerek lebih memiliki daya gugah, nampak lebih bisa diandalkan, sehingga harganya pun lebih mahal. Namun secara biologis, sebetulnya kasiat obat generik juga tidak kalah, yang penting orang tahu apa jenis obat itu dan digunakan untuk menyembuhkan penyakit apa.

KETIKA Yohanes Pembaptis menyerukan pertobatan, orang-orang yang mendengar perkataannya adalah pemungut cukai, pelacur dan aneka golongan yang dianggap sampah masyarakat. Sedangkan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat tidak mau dibaptis oleh Yohanes, padahal dengan sikapnya itu mereka menolak maksud Allah. Mereka lebih mementingkan merek daripada kandungan, lebih mengutamakan penampilan daripada kebenaran yang termuat di dalam pewartaan Yohanes. Penolakan itu membuat mereka berada di luar jangkauan keselamatan yang direncanakan Tuhan, padahal mereka mengerti sejarah Israel, hukum-hukum Tuhan dan kitab-kitab para nabi. Satu per satu ramalan itu terwujud di dalam diri Yesus dan Yohanes, tetapi mata hati yang buta kaum ini tak sanggup memahami dan menerimanya.

MASA ADVEN hendaknya mengingatkan kita tentang siapa diri kita dan apa tujuan hidup kita. Kita adalah manusia berdosa yang membutuhkan Tuhan, agar martabat diri kita yang tercemar dosa bisa dipulihkan kembali dan kita pun layak untuk masuk ke dalam Kerajaan keselamatan. Untuk itu kita selalu memerlukan Tuhan dan peneguhan-Nya. Karena itu, alangkah baiknya kalau kita senantiasa bersikap rendah hati, dengan cara lebih memperhatikan apa isi pesan keselamatan Kristus daripada siapa yang menyampaikannya. Kebenaran tetap bernilai, walaupun itu disampaikan oleh seorang ketua umat dan bukan oleh seorang pastor. Seorang bapa yang penuh kasih kepada isteri dan anak-anaknya jauh lebih kudus daripada seorang biarawan atau biarawati yang munafik. Maka pusatkanlah perhatian pada inti pesan, bukan pada penampilan lahiriah. Kerendahan hati hendaknya menjadi nilai hidup yang diperjuangkan. (ap)

Karena firman-Mu pelita bagi langkah kami, ya Tuhan, doronglah kami untuk selalu tekun mendalami dan merenungkannya. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 30:2.4-6.11-12a.13b; R: 2a)

Ref: Aku akan memuji Engkau, ya Tuhan,sebab Engkau telah membebaskan daku.

  1. Aku akan memuji Engkau, ya Tuhan, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak membiarkan musuh-musuhku bersuka cita as diriku. Tuhan, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan daku di antara mereka yang turun ke liang kubur.
  2. Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan, hai orang-orang yang dikasihi oleh-Nya. dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus! Sebab hanya sesaat Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.
  3. Dengarlah, Tuhan, dan kasihanilah aku! Tuhan, jadilah penolongku!” Aku yang meratap telah kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, Tuhan, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.

Yohaneslah utusan yang mempersiapkan jalan bagi Tuhan (Luk 7:24-30).

Yesus berbicara kepada orang banyak tentang Yohanes, “Untuk apakah kalian pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian kemari? Atau untuk apakah kalian pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian indah dan yang hidup mewah, tempatnya di istana raja. Jadi untuk apakah kalian pergi? Melihat nabi? Benar! Dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari nabi. Karena tentang dia ada tertulis, ‘Lihatlah, Aku menyuruh utusanKu mendahului Engkau. Ia akan mempersiapkan jalan bagiMu.’ Aku berkata kepadamu: Di antara mereka yang dilahirkan oleh wanita tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada Yohanes, namun yang terkecil dalam Kerajaan Allah lebih besar daripadanya.” Seluruh orang banyak termasuk para pemungut cukai yang mendengar perkataanNya mengakui kebenaran Allah karena mereka telah memberi diri dibaptis oleh Yohanes. Tetapi orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menolak maksud Allah karena mereka tidak mau dibaptis oleh Yohanes.
 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge