Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2016
  MASA ADVEN PEKAN 3
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 1 2
25 26 27 28 29 30 31
   Senin, 12 Desember 2016
   
 

 
 
 
Bil 24:2-7.15-17a | Mzm 25:4b-5b.6-7c.8-9 | Mat 21:23-27

Sebuah bintang terbit dari Yakub (Bil 24:2-7.15-17a)

Pada waktu itu Bileam memandang ke depan, dan ia melihat orang Israel berkemah menurut suku mereka. Maka Roh Allah menghinggapi dia. Lalu ia mengucapkan sanjak, katanya, “Inilah tutur kata Bileam bin Beor, tutur kata orang yang terbuka matanya; tutur kata orang yang mendengar firman Allah, yang melihat penglihatan dari Yang Mahakuasa sambil rebah, namun dengan mata tersingkap. Alangkah indahnya kemah-kemahmu, hai Yakub, dan tempat-tempat kediamanmu, hai Israel! Laksana lembah yang membentang luas, laksana taman di tepi sungai, laksana pohon gaharu yang di taman Tuhan, laksana pohon ara di tepi air. Seorang pahlawan tampil dari wangsanya memerintah bangsa yang tak terbilang banyaknya. Rajanya akan naik tinggi melebihi Agag, dan kerajaannya akan dimuliakan.”
Kemudian diucapkannya lagi sanjaknya, “Inilah tutur kata Bileam bin Beor, tutur kata orang yang terbuka matanya, tutur kata orang yang mendengar firman Allah, dan yang memperoleh pengenalan akan Yang Mahatinggi, yang melihat penglihatan dari Yang Mahakuasa, sambil rebah, namun denga mata tersingkap. Aku melihat dia, tetapi bukan sekarang. Aku memandang dia, tetapi bukan dari dekat: Sebuah bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel; ia meremukkan pelipis-pelipis Moab, dan menghancurkan semua anak Set.”

 

WALAUPUN latar belakang pendidikan saya bukan studi Kitab Suci, tugas pastoral yang saya tangani memaksa saya untuk belajar tentang Kitab Suci. Saya mencari literatur, mengikuti seminar, membangun network dengan orang-orang yang ahli, untuk membentuk pelayanan yang kurang lebih menjawabi kebutuhan pastoralku. Saya menyelenggarakan kursus kecil pastoral Kitab Suci yang ternyata diminati banyak orang. Bahkan ada juga gereja-gereja Kristen lain yang meminta saya berbicara tentang tema tertentu pastoral Kitab Suci. Seorang teman imam pernah dengan sinis berkata, bahwa saya seorang jurnalis yang bertindak melebih ekseget (ahli tafsir). Saya tersinggung tetapi tidak merasa perlu melayani ucapannya, karena dia tidak tahu persis bagaimana saya belajar serius agar bisa mewujudkan karya ini.

IMAM-IMAM kepala dan pemuka-pemuka bangsa Yahudi datang kepada Yesus dan bertanya tentang kuasa Yesus untuk mengajar dan melakukan banyak mujizat. Sebagai pemuka agama, mereka mesti tahu, bahwa apa yang baik itu datang dari Allah. Namun tujuan mereka bukan mencari kebenaran, tetapi karena irihati. Yesus mengoreksi mereka dengan bertanya tentang pandangan mereka atas kuasa baptis Yohanes, dari surga atau dari manusia. Di sini para imam dan pemuka-pemuka itu terjebak. Mereka tidak menjawab dengan jujur karena itu merusak reputasi mereka. Padahal, jika mereka jujur belajar dari sejarah, orang-orang bukan Israel pun dipergunakan Tuhan untuk menyebarkan firmanNya. Bukankah Bileam bin Beor pun bernubuat tentang datangnya Mesias? (bdk. Bil 24:17).

MASA ADVEN merupakan masa mengakui luasnya pilihan Tuhan untuk membangun Kerajaan Allah. Pepatah Melayu kuno mengatakan, “Intan itu, walaupun keluar dari mulut anjing sekalipun, tetap intan juga.” Dalam menilai karya Ilahi, yang kita perhatikan adalah buah-buah rahmat yang menjadi berkat bagi hidup banyak orang, bukan asal usul dan pemberi kuasa. Bukan siapa yang melakukan perbuatan baik, tetapi apa yang dilakukan, itu yang perlu mendapat tanggapan kita. (ap)

Sadarkanlah kami selalu, ya Emanuel, untuk menghargai orang-orang pilihanMu yang Kauutus menjadi pewarta Firman-Mu. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 25:4b-5b.6-7c.8-9; R: 4b)

Ref: Tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku, ya Tuhan.

  1. Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, Ya Tuhan. Tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku. Bawa- lah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan daku.
  2. Ingatlah segala rahmat dan kasih setia-Mu, ya Tuhan, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala. Dosa-dosaku pada waktu muda, dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kau ingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai denga n kasih setia-Mu.
  3. Tuhan itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang bersahaja.

Dari manakah pembaptisan yang diberikan Yohanes? (Mat 21:23-27)

Pada suatu hari Yesus masuk ke bait Allah. Ketika Ia sedang mengajar, datanglah imam-imam kepala dan pemuka-pemuka bangsa Yahudi kepadaNya; mereka bertanya, “Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepadaMu?” Jawab Yesus kepada mereka, “Aku juga akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu, dan jika kalian memberi jawabannya, Aku pun mengatakan kepada kalian dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu. Nah, dari manakah pembaptisan yang diberikan Yohanes? Dari surga atau dari manusia?” Mereka lalu berunding satu sama lain, “Jika kita katakan, ‘Dari surga,’ Ia akan berkata kepada kita, ‘Kalau begitu , mengapa kalian tidak percaya kepadanya?’ Tetapi jika kita katakan, ‘Dari manusia,’ kita takut kepada orang banyak, sebab semua orang menganggap Yohanes itu nabi.” Mereka lalu menjawab, “Kami tidak tahu.” Maka Yesus pun berkata kepada mereka, ‘Jika demikian, Aku pun tidak mau mengatakan kepada kalian dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge