Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2016
  MASA ADVEN PEKAN 4
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 1 2
25 26 27 28 29 30 31
   Jumat, 23 Desember 2016
   
 

 
 
 
Mal 3:1-4; 4:5-6 | Mzm 25:4-5b.8-10.14 | Luk 1:57-66

Aku akan mengutus Nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari Tuhan (Mal 3:1-4; 4:5-6)

Beginilah firman Tuhan semesta alam, “Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sungguh, Ia datang! Siapakah yang dapat tahan aka n hari kedatangan-Nya? Siapakah yang dapat tetap berdiri apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia laksana api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan perak; dan Ia aka n mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan kurban yang benar kepada Tuhan. Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan berkenan di hati Tuhan seperti pada hari-hari dahulu kala, dan seperti di tahun yang sudah-sudah. Sesungguhnya, Aku akan mengutus Nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati para bapa berbalik kepada anak-anaknya, dan hati anak-anak kepada bapanya, supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.”

 

KARUNIA DALAM KORBAN. Penantian keluarga Zakaria dan Elisabet itu berakhir. Sang Bentara Mesias akhirnya lahir dan ia diberi nama Yohanes. Banyak anggota keluarga bertanya-tanya, mungkin juga melawan, pemberian nama itu, karena tak ada dari sanak keluarga mereka yang bernama Yohanes. Namun mujizat yang menyertai kelahiran itu membuat mereka semua justru tercengang. Zakaria, yang bisu sejak pulang dari Yerusalem, dapat berkata-kata lagi. “Akan jadi apa anak ini, karena tangan Tuhan menyertai dia”, demikian pertanyaan banyak orang.

BANYAK korban yang telah terjadi sebelum kelahiran Yohanes. Elisabet dan Zakaria berkorban perasaan karena dianggap mandul, satu stigma yang tidak menyenangkan. Mandul berarti tidak sempurna, tidak diberkati Tuhan. Tidak ada perempuan bersuami yang suka dengan gelar ini. Zakaria sendiri memiliki korban lain. Selama menjadi bisu, ia kesulitan berkomunikasi dengan siapapun. Benar, bahwa itu adalah hukuman atas dosa tidak percayanya dia kepada kabar Tuhan melalui Malaikat Gabriel, namun sebagai manusia itu tetap sebuah korban, karena di tingkatan ini ia tidak sanggup berbagi pengalaman imannya. Anggota keluarga lain juga mungkin turut berkorban, karena kesulitan untuk berdialog dengannya. Semua korban ini pada akhirnya diberi ganjaran yang besar, yakni sukacita karena kelahiran seorang anak laki-laki. Elisabet tak lagi disebut mandul, Zakaria sembuh, orang memandang mereka dengan cara berbeda, karena mereka sadar, Tuhan sedang berkarya di dalam keluarga ini.

MASA ADVEN hendaknya mengingatkan kita, bahwa kita semua dapat menjadi alat Tuhan. Kita pun perlu tetap menonjolkan pengalaman cinta Tuhan yang kita miliki, walaupun ada banyak kesulitan yang menghadang. Sukacita yang kita peroleh dari pengalaman salib membuat kita melihat salib secara berbeda. Ada korban, ada sakit, ada penolakan; tetapi ada juga karunia sukacita dan damai. Keraguan untuk memikul salib sirna oleh sukacita karunia iman. (ap)

Berkenanlah menganugerahi kami sukacita iman, ya Tuhan, agar kami semakin teguh berpegang pada salib Kristus. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 25:4-5b.8-9.10.14; R: Luk 21:28)

Ref: Bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.

  1. Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan daku.
  2. Tuhan itu baik dan benar, sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan mengajarkan jalan-Nya kepada orang- orang yang bersahaya.
  3. Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian dan peringatan-peringatan-Nya. Tuhan bergaul karib denga n orang yang takwa pada-Nya, dan perjanjian-Nya Ia beritahukan kepada mereka.

Kelahiran Yohanes Pembaptis! (Luk 1:57-66)

Genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin, da n ia melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika para tetangga serta sanak saudaranya mendengar bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepada Elisabet, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Maka datanglah mereka pada hari yang ke delapan untuk menyunatkan anak itu, dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya. Tetapi Elisabet, ibunya, berkata, “Jangan, ia harus dinamai Yohanes!” Kata mereka kepadanya, “Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian.” Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anak itu. Zakharia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: Namanya adalah Yohanes. Dan mereka pun heran semuanya. Seketika itu juga terbukalah mulut Zakharia, dan terlepaslah ikatan lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah. Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Semua orang yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata, “Menjadi apakah anak ini nanti?” Sebab tangan Tuhan menyertai dia.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge