Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Desember 2016
  MASA ADVEN PEKAN 3
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 1 2
25 26 27 28 29 30 31
   Sabtu, 17 Desember 2016
   
 

 
 
 
Kej 49:2.8-10 | Mzm 72:1-4b.7-8.17 | Mat 1:1-17

Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda (Kej 49:2.8-10)

Ketika mendekati ajalnya, Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata, “Berhimpunlah kamu dan dengarlah; ya anak-anak Yakub, dengarlah kepada Israel, ayahmu. Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu. Yehuda, engkau ini seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; engkau meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau singa betina; siapakah yang berani membangunkannya? Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda, atau pun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai datanglah dia yang berhak atasnya, dan kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.”

 
JALAN BERBATU-BATU. Judul ini saya pilih untuk refleksi hari ini. Kita melihat ada empat puluh nama pria di dalam silsilah itu, mulai dari Abraham sampai Yusuf, dan ada lima nama perempuan, yakni Tamar, Rahab, Rut, Isteri Uria (Bastyeba) dan Maria. Tidak ada nama perempuan-perempuan terhormat Perjanjian Lama seperti Sara, Ribka, Lea, dan sebagainya. Yang didaftar adalah empat perempuan yang agak bercitra negatip. Tamar yang melahirkan anak dari hubungannya dengan Yehuda, mertuanya (Kej 38:1-3); Rahab, pelacur Yeriko yang menolong pengintai Israel (Yos 6:1-25); Rut, perempuan Moab yang pulang ke Betlehem bersama mertuanya Naomi (bdk. Rut 4:1-17); dan Isteri Uria (Batsyeba) yang direbut Daud dari salah seorang prajuritnya dengan cara yang jahat (2 Sam 11:1-27). Di kalangan bapa-bapa bangsa pun dapat kita temukan dosa-dosa besar yang dilakukan di hadapan Tuhan. Namun silsilah itu ditutup dengan dua nama yang mulia, yakni Yusuf dan Maria. Yusuf adalah pria yang tulus hati yang disiapkan Tuhan untuk mendampingi Maria yang pasrah sepenuhnya pada kehendak Tuhan. Kepada dua pribadi inilah Tuhan mempercayakan tugas melahirkan dan membesarkan Yesus, Sabda yang menjadi manusia.

PESAN UTAMA di dalam silsilah ini ialah, bahwa kendatipun penuh dosa, Tuhan tetap memberi kesempatan kepada manusia untuk turut serta di dalam karya penyelamatan. Lewat jalan berbatu-batu ini, umat manusia dihantar sampai ke pelataran gerbang kemuliaan. Walaupun dosa itu bukan hal yang positip di dalam kehidupan iman, bertobat dari dosa sering kali sangat menolong manusia untuk menjadi lebih baik. Ia sudah belajar dari kesalahan masa lalu, dan berkat pertobatan tersebut imannya semakin dikuatkan, bahkan mungkin ia bisa menolong orang lain untuk bertobat dari dosa-dosa mereka juga.

MASA ADVEN hendaknya mengingatkan kita akan hakekat diri kita sebagai manusia berdosa yang tidak sempurna di hadapan Tuhan. Walaupun demikian, Tuhan tidak pernah menhancurkan pribadi kita. Ia malahan menghargai kelemahan kita dan berniat menolong. Maka, sebagai manusia berdosa, kita perlu menghargai inisiatip Tuhan ini, serta menyadari, bahwa kita tak boleh tenggelam dalam dosa, berputus asa lalu meninggalkan Tuhan. Melalui pertobatan, mari kita membuka diri agar dipergunakan Tuhan untuk mewujudkan rencanaNya. (ap)

Karena firman-Mu pelita bagi langkah kami, ya Tuhan, doronglah kami untuk selalu tekun mendalami dan merenungkannya. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 72:1-2.3-4b.7-8.17; R: lh. 7)

Ref:  Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya, dan damai sejahtera berlimpah
        
 sampai selama-lamanya.

  1. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
  2. Kiranya gunung-gunung membawa damai sejahtera bagi bangsa, dan bukit-bukit membawa kebenaran. Kiranya ia memberikan keadilan kepada orang-orang yang tertindas dari bangsa itu; kiranya ia menolong orang-orang miskin.
  3. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut sampai ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung bumi!
  4. Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia. .

Silsilah Yesus Kristus , anak Daud (Mat 1:1-17)

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya. Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram. Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahazon memperanakkan Salmon. Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai. Isai memperanakkan Raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari Isteri Uria. Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa. Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia. Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia. Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia. Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel. Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor. Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud. Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub. Yakub memperanakkan Yusuf, suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Jadi, seluruhnya ada empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.
 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge