Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Oktober 2016
  MASA BIASA PEKAN 29
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
25 26 27 28 29 30
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5
  Kamis, 20 Oktober 2016
   
 

TIDAKKAH TUHAN AKAN MEMBENARKAN
ORANG-ORANG PILIHANNYA, YANG SIANG
MALAM BERSERU KEPADANYA?

 
 
 
Ef 3:14-21 | Mzm 33:1-2.4-5.11-12.18-19 | Luk 12:49-53

Semoga kalian berakar dan beralas dalam kasih, dan dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah (Ef 3:14-21)

Saudara-saudara, aku bersujud di hadapan Bapa, pokok segala keturunan di surga dan di bumi. Aku berdoa supaya seturut kekayaan kemuliaan-Nya Ia menguatkan dan meneguhkan kalian oleh Roh yang di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu, Kristus diam di dalam hatimu dan kalian berakar dan beralas dalam kasih. Aku berdoa supaya kalian bersama dengan semua orang kudus dapat memahami betapa lebarnya dan panjangnya, dan betapa tinggi dan dalamnya kasih Kristus; juga supaya kalian dapat mengenal kasih itu, sekalipun melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa semoga kalian dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. Dia sanggup melakukan jauh lebih banyak daripada yang dapat kita doakan atau kita pikirkan, seperti ternyata dari kuasa yang bekerja dalam diri kita. Bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus, turun-temurun sampai selama-lamanya.

 

SEJUMLAH katekumen berceritera tentang pengalaman ditolak oleh kaum keluarganya yang bukan Katolik. Keluarga inti rata-rata bisa menerima dan memahami, yang sering membuat ulah adalah keluarga besar. Namun rata- rata mereka tahu resiko apa yang ditanggung karena memilih Kristus. "Ada tantangan, tetapi karena keselamatan lebih penting, saya setia pada pilihan ini", kata seorang katekumen.

Saya teringat akan kata-kata Yesus, bahwa Ia datang dan membawa api ke dalam dunia. Api itu membakar, menghanguskan, kalau tidak dikendalikan, tetapi api juga memasak makanan, memurnikan emas, membakar keramik, serta berbagai hal positip lain. Jika Yesus membawa api, api itu bukan bertujuan menghancurkan, melainkan memurnikan dan mematangkan. Pendadaran yang baik justru membentuk diri menjadi pribadi kuat, dijiwai oleh cinta, didorong melakukan kebenaran, menegakkan keadilan dan perdamaian. Ketika orang melihat kebenaran dan menerima Yesus, api itu bukan menghancurkan tetapi justru mempersatukan.

Yesus datang membawa api, dan betapa diharapkan agar api itu menyala. Ketika kita menyatakan kebenaran dalam Yesus, kita melemparkan api itu, karena ada banyak orang yang tidak menerimanya. Namun ketika kita setia pada Yesus, kita menjadikan api itu pemurni iman dan moral. Pada gilirnya api itu justru memberi hidup, karena memurnikan iman orang yang mencari kebenaran sebagai persiapan menerima Kristus. Jadilah api kristus yang membawa harapan bagi sesama. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, kobarkan api kasihMu, sehingga kami terus menjadi saksi tentang keselamatan yang datang dari Bapa. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 33:1-2.4-5.11-12.18-19; R: 5b)

Ref: Bumi penuh dengan kasih setia Tuhan.

  1. Bersorak-sorailah dalam Tuhan, hai orang-orang benar! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang jujur. Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!
  2. Sebab firman Tuhan itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Ia senang pada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia-Nya.
  3. Tetapi rencana Tuhan tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya!
  4. Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya; Ia hendak melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.
 

Aku datang bukannya membawa damai, melainkan pertentangan (Luk 12:49-53)

Pada suatu ketika Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Aku datang dan melemparkan api ke bumi, dan betapa Kudambakan agar api itu selalu menyala! Aku harus menerima baptisan, dan betapa susah hati-Ku sebelum hal itu berlangsung! Kalian sangka Aku datang membawa damai di bumi? Bukan! Bukan damai, melainkan pertentangan! Karena mulai sekarang akan ada pertentangan antara lima orang dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga. Mereka akan saling bertentangan: bapa melawan puteranya, dan putera melawan bapanya; ibu melawan puterinya, dan puteri melawan ibunya; ibu mertua melawan menantu, dan menantu melawan ibu mertuanya.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge