Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Oktober 2016
  MASA BIASA PEKAN 29
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
25 26 27 28 29 30
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5
  Minggu, 16 Oktober 2016
   
 

TIDAKKAH TUHAN AKAN MEMBENARKAN
ORANG-ORANG PILIHANNYA, YANG SIANG
MALAM BERSERU KEPADANYA?

 
 
 
Kel 17:8-13 | Mzm 121:1-8; R.2 | 2 Tim 3:14-4:2 | Luk 18:1-8

Apabila Musa mengangkat tangan, lebih kuatlah pasukan Israel (Kel 17:8-13)

Sekali peristiwa, datanglah orang Amalek dan berperang melawan orang Israel di Rafidim. Musa berkata kepada Yosua, "Pilihlah orang-orang bagi kita, lalu keluarlah berperang melawan orang Amalek! Aku sendiri besok akan berdiri di puncak bukit itu dengan memegang tongkat Allah di tanganku!" Lalu Yosua melakukan seperti yang dikatakan Musa kepadanya dan berperang melawan orang Amalek, sedangkan Musa, Harun dan Hur naik ke puncak bukit. Dan terjadilah hal berikut. Apabila Musa mengangkat tangannya, lebih kuatlah pasukan Israel. Sebaliknya, apabila Musa menurunkan tangannya, Amalek lah yang lebih kuat. Tetapi menjadi penatlah tangan Musa. Maka Harun dan Hur mengambil sebuah batu, meletakkannya di belakang Musa, supaya ia duduk di atasnya. Lalu Harun dan Hur menopang kedua tangan Musa, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangan Musa tidak bergerak sampai matahari terbenam, Demikianlah Yosua mengalahkan Amalek dan rakyatnya dengan mata pedang.

 

PEJABAT-PEJABAT pemerintahan di negara ini, dan juga banyak negara lain, mengangkat sumpah untuk mengabdi negara menurut agama tertentu, ditandai dengan meletakkan tangan di atas Kitab Suci atau dinaungi dengan Kitab Suci yang dipegang seorang pemimpin agama. Dengan tanda itu, si pejabat sebetulnya secara terbuka menyatakan, bahwa sejak saat itu ia akan bertugas menurut ketentuan yang berlaku dengan dijiwai oleh iman yang dianuti. Karena itu, lalai memenuhi kewajiban pemerintahan berarti lalai memenuhi kewajiban iman. Hanya dalam kenyataan, yang dilakukan sering tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Tidak sedikit pejabat negara yang terlihat saleh dan agamis justru korupsi atau melakukan aneka kejahatan publik lainnya.

Dalam budaya Yahudi, tidak ada sendi kehidupan yang terlepas dari iman kepada Yahwe, Tuhan yang Mahakuasa. Semua orang, baik itu pemimpin agama, politik, pelaku bisnis, militer hingga rakyat jelata dan hamba, selalu berpedoman pada satu ajaran, yakni Hukum Taurat yang diwahyukan oleh Tuhan sendiri. Takut akan Tuhan dan penghormatan terhadap sesama adalah dua kebajikan iman yang harus diwujudkan oleh semua orang. Karena itu, tindakan hakim yang tidak takut kepada Tuhan dan tidak menghormati siapapun, merupakan pembangkangan langsung terhadap ajaran iman. Namun pada orang semacam ini pun, masih ditemukan kebenaran. Ia bertindak benar, walaupun bukan merupakan wujud imannya, yakni dengan membela janda yang mendatanginya. Yesus menyampaikan perumpamaan ini untuk mengingatkan orang beriman, bahwa kalau orang yang jahat saja tahu berbuat yang benar, maka perilaku Bapa yang Maha- baik jauh lebih bisa diandalkan oleh manusia. Itulah fakta iman yang dialami orang Israel di padang gurun, dalam perang melawan orang Amalek, atau praktek iman yang harus diwujudkan oleh Timotius, dan orang-orang di sekitarnya, menurut anjuran Paulus.

Mengandalkan Tuhan merupakan kebajikan iman yang mewarnai perayaan Tahun Kerahiman saat ini. Kerahiman Tuhan tidak hanya datang ke dunia dalam karya ilahi yang luar biasa, seperti anugerah hidup yang diberikan kepada manusia, hewan dan tumbuhan; serta aneka sumber daya alam yang bisa dipergunakan untuk melayani kemanusiaan. Namun kerahiman Tuhan tidak berhenti di situ, tetapi dilanjutkan oleh manusia dalam wujud pelayanan kepada Tuhan dan ciptaan-Nya. Tuhan menunjukkan kerahiman kepada manusia, antara lain menjadikan diri-Nya andalan kita untuk meraih keselamatan. Kita menanggapinya dengan menguatkan iman, harapan dan cinta; serta turut serta dalam karya pelayanan. Kita membangun sebuah rantai kerahiman yang menjadi berkat bagi banyak orang. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, semoga kami selalu mengandalkan diriMu dan menyiapkan diri menjadi alatMu yang diandalkan sesama. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 121:1-8; R: lih. 2)

Ref: Pertolongan kita ialah Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

  1. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolongan bagiku? Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
  2. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sungguh, tidak akan terlelap dan tidak akan tertidur, Penjaga Israel.
  3. Tuhanlah penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak akan menyakiti engkau pada waktu siang, tidak pula bulan pada waktu malam.
  4. Tuhan akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. Tuhan akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.
 

Orang-orang kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik (2 Tim 3:14 - 4:2)

Saudaraku terkasih, hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingatkan orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman akan Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian orang-orang kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. Di hadapan Allah dan di hadapan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya: Wartakanlah Sabda Allah! Siap sedialah selalu, baik atau tidak waktunya. Nyatakanlah apa yang salah, tegur dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

 

Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang berseru kepada-Nya (Luk 18:1-8)

Sekali peristiwa, Yesus menyampaikan suatu perumpamaan kepada murid-murid-Nya, untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemunya. Ia berkata, "Di sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati siapapun. Dan di kota itu ada pula seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata, 'Belalah hakku terhadap lawanku!' Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya, 'Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati siapapun, namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya ia jangan terus menerus datang dan akhirnya menyerang aku."
Lalu Tuhan berkata, "Camkanlah perkataan hakim yang lalim itu. Tidakkah Allah akan membenarkan para pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu, Ia akan segera membenarkan mereka! Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia menemukan iman di bumi?"

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge