Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Oktober 2016
  MASA BIASA PEKAN 28
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
25 26 27 28 29 30
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5
  Senin, 10 Oktober 2016
   
 

SESUDAH MELIHAT DIRINYA SEMBUH, ORANG SAMARIA ITU KEMBALI SAMBIL MEMULIAKAN ALLAH DAN BERSUJUD DI DEPAN YESUS

 
 
 
Gal 4:22-24.26-27.31|5:1 | Mzm 113:1-5a.6-7 | Luk 11:29-32

Kita ini bukanlah anak dari wanita hamba, melainkan dari wanita merdeka (Gal 4:22-24.26-27.31-5:1)

Saudara-saudara, ada tertulis bahwa Abraham mempunyai dua orang anak, seorang dari wanita yang menjadi hambanya dan seorang dari wanita yang merdeka. Tetapi anak dari wanita yang menjadi hambanya itu diperanakkan menurut daging, dan anak dari wanita yang merdeka itu oleh karena janji. Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua wanita itu adalah dua ketentuan Allah: yang satu berasal dari Gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, yaitu Hagar. Tetapi yang lain adalah Yerusalem surgawi, yaitu wanita yang merdeka, ibu kita. Karena ada tertulis, “Bersukacitalah, hai wanita mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembira dan bersorak-sorailah, hai wanita yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab wanita yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai anak lebih banyak daripada yang bersuami.” Karena itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak dari wanita hamba melainkan anak-anak dari wanita yang merdeka. Sebab Kristus telah memerdekakan kita, supaya kita benar-benar merdeka. Karena itu berdirilah teguh dan jangan tunduk lagi di bawah perhambaan.

 

DALAM sejumlah perjalanan di Eropa, baik dengan kereta api, bus atau pesawat terbang, saya melihat banyak penumpang yang mengabiskan waktunya untuk membaca, mulai dari terbitan populer hingga bacaan ilmiah seperti politik, filsafat, dan sebagainya. Di mana-mana ada perpustakaan umum dengan koleksi buku yang berbobot. Kesan intelektual di dalam masyarakat tak bisa ditutupi. Orang dapat dengan mudah berbicara tentang tokoh atau peristiwa. Sulit membayangkan publik Inggris yang tidak tahu siapa itu Shakespeare, Adam Smith, Darwin, dan sebagainya. Bertanya tentang siapa mereka membuat seseorang terlihat konyol.

Yesus mengeritik orang-orang yang menuntut tanda dari-Nya. Tuntutan itu bukan karena ingin mencari kebenaran tetapi merupakan tanda penolakan atas diri-Nya. Bagi Yesus, apa yang mereka lakukan itu mencerminkan dangkalnya iman mereka. Mereka tak membangun spiritualitas yang bertolak dari refleksi atas Taurat dan kitab-kitab para nabi, tapi sekedar mengikuti tradisi secara membuta dan menolak perubahan. Ke dalam iman seperti ini, tidak ada guna diberikan tanda baru, karena tidak akan mengubah apapun. Jika mereka tidak peka melihat kekayaan Taurat dan kitab nabi-nabi, mereka juga tak sanggup melihat siapa Kristus.

Setiap detik kehidupan adalah perjuangan kita menenun jejaring rohani yang akan menghantar kita menuju Tuhan. Jejaring itu bisa datang dalam bentuk latihan-latihan, pendalaman-pendalaman iman, pengetahuan ilmiah, studi, seminar dan workshop, dan seterusnya. Namun semua itu tidak membahasakan kepastian. Kepastian hanya ada dalam Kristus, karena pada diri-Nya ada titik temu antara pribadi Tuhan dan manusia. Lalu atas alasan apa kita masih menolak percaya kepada-Nya? (ap)

Tuhan Yesus Kristus, semoga sukacita Injil yang Kauberikan kami makin menguatkan kami dalam mewartakan Sabda-Mu. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 113:1-5a.6-7; R: 2)

Ref: Terberkatilah nama Tuhan untuk selama-lamanya.

  1. Pujilah, hai hamba-hamba Tuhan, pujilah nama Tuhan! Kiranya nama Tuhan dimasyhurkan, sekarang dan selama-lamanya.
  2. Dari terbitnya matahari sampai pada terbenamnya, terpujilah nama Tuhan. Tuhan tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit.
  3. Siapakah seperti Tuhan, Allah kita, yang diam di tempat tinggi, yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi? Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur.
 

Angkatan ini tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus (Luk 11:29-32)

Sekali peristiwa Yesus berbicara kepada orang banyak yang mengerumuni Dia, “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus. Sebab, sebagaimana Yunus menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi angkatan ini. Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini, dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sungguh, yang ada di sini lebih besar daripada Salomo! Pada waktu penghakiman orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sungguh, yang ada di sini lebih besar daripada Yunus!”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge