Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Oktober 2016
  MASA BIASA PEKAN 29
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
25 26 27 28 29 30
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5
  Rabu, 19 Oktober 2016
   
 

TIDAKKAH TUHAN AKAN MEMBENARKAN
ORANG-ORANG PILIHANNYA, YANG SIANG
MALAM BERSERU KEPADANYA?

 
 
 
Ef 3:2-12 | Yes 12:2-3.4bcd.5-6 | Luk 12:39-48

Rahasia Kristus kini telah diwahyukan dan para bangsa menjadi pewaris perjanjian (Ef 3:2-12)

Saudara-saudara kalian telah mendengar, tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah yang telah dipercayakan kepadaku demi kalian, yaitu bagaimana rahasianya telah dinyatakan kepadaku melalui wahyu seperti yang pernah kutulis dengan singkat, apabila kalian dapat mengetahui pengertianku mengenai rahasia Kristus. Pada zaman angkatan-angkatan dahulu, rahasia itu tidak diberikan kepada umat manusia, tetapi sekarang dinyatakan dalam Roh kepada para rasul dan para nabi-Nya yang kudus. Berkat pewartaan Injil, orang-orang bukan Yahudi pun turut menjadi ahli waris, menjadi anggota-anggota tubuh serta peserta dalam janji yang diberikan Kristus Yesus. Dan aku telah menjadi pelayan Injil itu menurut pemberian kasih karunia Allah yang dianugerahkan kepadaku sesuai dengan karya kekuasaan-Nya. Sebenarnya aku ini orang yang paling hina di antara segala orang kudus. Tetapi kepadaku telah dianugerahkan kasih karunia, untuk memberikan kepada orang-orang bukan Yahudi, kekayaan Kristus yang tidak terduga itu. Aku diutus menyatakan apa isi rahasia yang telah berabad-abad tersembunyi dalam Allah, Pencipta segala sesuatu. Maksudnya supaya sekarang ini pelbagai ragam hikmat Allah diberitahukan oleh jemaat kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa di surga, sesuai dengan maksud abadi yang telah dilaksanakan Allah dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Di dalam Dia, kita beroleh keberanian dan jalan menghadap kepada Bapa dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.

 

MEDIA-MEDIA SOSIAL ramai memberitakan perubahan nyata yang terjadi di kota Jakarta, sejak Gubernur Basuki Tjahja Purnama berani memecat bawahannya yang korupsi. Sejalan dengan itu, kesejahteraan para pekerja seperti petugas kebersihan sangat diperhatikan. Sungai-sungai mulai bebas dari sampah, lebih bersih dan menarik. Namun ada pengamat sosial yang mengingatkan, bahwa semua itu masih merupakan hasil dari rasa takut akan ketegasan gubernur. Lebih indah kalau, perubahan itu lahir dari rasa terima kasih dan kesadaran baru atas upaya serius gubernur.

"Berbahagialah hamba yang didapati tuannya sedang melakukan tugas- nya", kata Yesus. Hamba yang demikian adalah hamba yang melakukan kewajiban karena kesadaran, bukan karena rasa takut. Sikap ini bisa jadi merupakan ungkapan rasa terima kasih, atau kesadaran, bahwa dirinya harus melakukan yang baik, tidak semata-mata demi tuannya, tetapi demi dirinya sendiri. Dengan kata lain, ia yang menentukan bagaimana menjadi orang benar, bukan karena rasa takut akan hukuman.

Pembentukan pola iman yang benar seperti hamba yang baik dalam kisah Injil di atas dapat kita jadikan model dalam hidup sehari-hari. Kita berbuat baik karena itu merupakan bagian hakiki dari pelayanan. Kita menghargai orang karena pribadi itu layak dihargai. Kita menolong sesama, karena menolong adalah kebajikan yang mendidik kita. Inilah tindakan berjaga-jaga yang terbaik. Kita tidak hanya menjadi berkat bagi sesama tetapi juga siap menerima pengadilan dari Sang Pencipta ketika saatnya tiba. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, semoga kami selalu setia pada pelayanan yang Kauberikan kepada kami, demi Kerajaan-Mu yang mulia. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Yes 12:2-3.4bcd.5-6; R: 3)

Ref: Kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.

  1. Sungguh, Allah itu keselamatanku, aku percaya dengan tidak gemetar; sebab Tuhan Allah itu kekuatan dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.
  2. Bersyukurlah kepada Tuhan, panggillah nama-Nya, beritahukanlah karya-Nya di antara bangsa-bangsa, masyurkanlah bahwa nama-Nya tinggi luhur!
  3. Bermazmurlah bagi Tuhan, sebab mulialah karya-Nya! Baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi! Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Allah Israel, agung di tengah-tengahmu!
 

Barangsiapa diberi banyak, banyak pula yang dituntut dari padanya (Luk 12:39-48)

Pada suatu ketika, berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya, “Camkanlah ini baik-baik! Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Hendaklah kalian juga siap-sedia, karena Anak Manusia akan datang pada saat yang tak kalian sangka-sangka.” Petrus bertanya, “Tuhan, kami sajakah yang Kaumaksud dengan perumpamaan ini, ataukah juga semua orang?” Tuhan menjawab, “Siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana, yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya, untuk membagikan makanan kepada mereka pada waktunya? Berbahagialah hamba yang didapati tuannya sedang melakukan tugasnya, ketika tuan itu datang. Aku berkata kepadamu, sungguh, tuan itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Tetapi jika hamba itu jahat dan berkata dalam hatinya, ‘Tuanku tidak datang-datang.’ Lalu ia mulai memukuli hamba-hamba lain, pria maupun wanita, dan makan minum serta mabuk, maka tuannya akan datang pada hari yang tidak disangka-sangkanya, dan pada saat yang tidak diketahuinya. Tuan itu akan membunuh dia serta membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. Hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Barangsiapa diberi banyak, banyak pula yang dituntut dari padanya. Dan barangsiapa dipercaya banyak, lebih banyak lagi yang dituntut dari padanya.”


HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge