Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juni 2016
  MASA BIASA PEKAN 13
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
29 30 31 1 2 3
26 27 28 29 30 1 2
  Selasa, 28 Juni 2016
  St. Ireneus, uskup dan martir
 

SETIAP ORANG YANG SIAP MEMBAJAK
TETAPI MENOLEH KE BELAKANG, IA TIDAK
LAYAK UNTUK KERAJAAN ALLAH

 
 
 
Am 3:1-8; 4:11-12 | Mzm 5:5-8 | Mat 8:23-27

Tuhan Allah telah bersabda, siapakah yang tidak bernubuat? (Am 3:1-8; 4:11-12)

Hai orang Israel, dengarkanlah sabda Tuhan tentang dirimu ini, tentang segenap kaum yang telah Kutuntun ke luar dari tanah Mesir. Beginilah sabda-Nya, “Hanya kalian yang Kupilih dari segala kaum di muka bumi. Sebab itu Aku akan menghukum kalian karena kesalahanmu. Berjalankah dua orang bersama-sama jika mereka belum berjanji? Mengaumkah seekor singa di hutan apabila tidak mendapat mangsa? Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa? Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat di sana? Membingkaskah perangkap, jika tidak ada yang ditangkap? Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan bukan Tuhan yang melakukannya? Sungguh, Tuhan Allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan Allah telah bersabda, siapakah yang tidak bernubuat? Aku telah menjungkir balikkan kota-kotamu seperti Allah menjungkirbalikkan Sodom dan Gomora, sehingga kalian menjadi seperti puntung yang ditarik dari kebakaran. Namun kalian tidak berbalik kepada-Ku. Sebab itu demikianlah akan Kulakukan kepadamu, hai Israel. Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiap-siaplah untuk bertemu dengan Allah, hai Israel.”

 

SHOCK THERAPY sering dipergunakan untuk menolong orang-orang yang terkungkung dalam pola pikirnya sendiri, tidak ingin ditarik keluar dari masalah, dan cenderung menarik orang masuk ke dalam dirinya. Orang seperti ini berada dalam kepicikannya sendiri dan cenderung menilai semua orang menurut ukurannya. Menghadapi orang seperti ini, pendekatan per- suasif dituntut, agar ia menyadari kesalahan cara berpikirnya, agar bisa ditolong oleh orang lain. Ketika semua cara itu tidak mempan, shock therapy sering kali dipakai. Orang ini dibuat terkejut agar konsentrasinya beralih dari diri sendiri ke proses terapi yang dilakukan. Dengan itu pelan- pelan ia dituntun menuju pemulihan kesadaran, hingga akhirnya bisa keluar menghadapi kenyataan dan siap membaharui diri.

Para murid yang menyertai Yesus belum mengenal siapa diriNya. Mereka juga orang beriman yang terbentuk dalam pola spiritualitas Yahudi. Dalam badai di danau, mereka kehilangan orientasi iman. Maka Yesus membuat sebuah shock therapy untuk mengejutkan mereka. "Mengapa kalian takut hai orang yang kurang percaya?", kata Yesus. Lalu ia menghardik angin dan danau, sehinggga badai pun reda. "Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat pada-Nya", kata para murid yang terkejut. Bagi Yesus, ini sebuah pernyataan, bahwa Ia adalah pribadi khusus yang diutus Bapa bagi keselamatan dunia. Para murid tidak melakukan kesalahan, ketika memutuskan untuk mengikuti diri-Nya.

Pada peringatan Santo Ireneus, kita diajak untuk menyiapkan diri bertemu dengan Tuhan. Tuhan datang dalam berbagai cara, di dalam hati sanubari kita, di dalam diri sesama, di dalam pelayanan-pelayanan, juga di dalam peristiwa alam yang dahsyat, dan seterusnya. Yang paling penting adalah kerelaan kita membangun suasana bathin, sehingga dalam situasi apa pun kita bisa membaca kehendak Allah dan menurutinya dengan sepenuh hati. Dengan itu kita selalu berada dalam komunikasi dengan-Nya, sehingga kita dapat berpaling kepada-Nya ketika kesulitan mendera kita. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, tegurlah kami di saat perlu, agar kami tidak mengabaikan kehadiran-Mu yang menyelamatkan kami. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 5:5-6.7.8; R: 9a)

Ref: Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu.

  1. Engkau bukanlah Allah yang berkenan akan kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu. Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau benci terhadap semua orang yang melakukan kejahatan.
  2. Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, Tuhan jijik melihat penumpah darah dan penipu.
  3. Tetapi Aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah Bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.
 

Yesus bangun, menghardik angin dan danau, maka danau menjadi teduh sekali (Mat 8:23-27)

Pada suatu hari Yesus naik ke dalam perahu, dan murid-murid-Nya mengikuti Dia. Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu dihembus gelombang. Tetapi Yesus tidur. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya, “Tuhan, tolonglah, kita binasa!” Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa kalian takut, hai orang yang kurang percaya!” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau. Maka danau menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya, “Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge