Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juni 2016
  MASA BIASA PEKAN 10
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
29 30 31 1 2 3
26 27 28 29 30 1 2
  Senin, 6 Juni 2016
   
 

ORANG-ORANG BERKATA, "SEORANG NABI BESAR TELAH MUNCUL DI TENGAH KITA, DAN ALLAH TELAH MENGUNJUNGI UMATNYA."

 
 
 
1 Raj 17:1-6 | Mzm 121:1-8 | Mat 5:1-12

Elia melayani Tuhan, Allah Israel (1 Raj 17:1-6)

Sekali peristiwa, Elia,orang Tisbe dari Tisbe Gilead, berkata kepada Raja Ahab, “Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel yang kulayani, tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan.” Kemudian Tuhan bersabda kepada Elia, “Pergilah dari sini, berjalanlah ke Timur dan bersembunyilah di tepi Sungai Kerit di sebelah Timur Sungai Yordan. Engkau dapat minum dari sungai itu dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana. Maka Elia pergi dan berbuat seperti disabdakan Tuhan. Ia pergi dan diam di tepi Sungai Kerit di sebelah Timur Sungai Yordan. Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu.

 

SEBUAH produk hanya akan bertahan di pasaran kalau produsennya bisa melakukan inovasi. Ketika saya kecil, sabun mandi berbentuk kotak segi empat dikemas plastik transparan. Sekarang, sabun mandi dipasarkan dalam kemasan yang menarik, dengan macam-macam bentuk. Mobil yang dipasarkan sekarang merupakan hasil sebuah evolusi dan inovasi yang terus digalakkan oleh lembaga riset produsennya, untuk memanjakan para konsumennya. Jika tak ada inovasi, praktis sebuah produk akan tergusur dari pasaran. Maka tidak mengherankan, kalau perusahaan-perusahaan mau membayar mahal untuk merekrut tenaga-tenaga kreatifp yang mencari bentuk-bentuk produk dan pemasaran gaya baru.

Ketika Yesus melemparkan ajaran pembaharuan dalam Kotbah di Bukit, Ia memulainya dengan "Sabda Bahagia". Sabda ini mengejutkan hati banyak orang yang sudah terbiasa dengan kemapanan Hukum Taurat. Yesus tidak pernah mengatakan, bahwa Hukum Taurat itu jelek. Ia hanya mengeritik pola penerapannya yang legalistis, kaku, dan cenderung mengabaikan nilai- nilai belas kasih. Untuk itu suara hati para murid yang berhimpun di seputar diri-Nya harus diasah. Pengasahan nurani itu dimulai dengan menciptakan goncangan lewat seruan yang kontroversial namun mendorong orang untuk merenung. Ketika goncangan itu meresap, Yesus menyampaikan pesan- pesan pembaharuan, membentuk pola pikir baru, yang pada gilirannya akan membaharui umat Allah.

Iman merupakan rahmat Tuhan yang menghantar kita untuk mengenal-Nya secara lebih mendalam. Namun kemapanan iman membuat kita terlena dan lalai mengasah suara hati. Nurani yang terbuai menjadi santapan kegelapan yang selalu mengintai. Maka, setiap orang beriman harus masuk ke dalam pergolakan dunia dan turut serta di dalamnya, baik untuk membentuk diri sendiri maupun untuk mengusahakan pembaharuan. Setiap orang harus berani menarik pesan positip dari balik peristiwa hidup. Walaupun itu pahit, mungkin Tuhan sedang berbicara kepada kita. (ap)

Tuhan Yesus, semoga Sabda Bahagia yang membawa pembaharuan mendorong kami untuk lebih mencintai diri-Mu dan sesama. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 121:1-2.3-4.5-6.7-8; R: 2)

Ref: Pertolongan kita dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

  1. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolongan bagiku? Pertolong- anku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
  2. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sungguh, tidak akan terlelap dan tidak akan tertidur Penjaga Israel.
  3. Tuhanlah penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak akan menyakiti engkau pada waktu siang, tidak pula bulan pada waktu malam.
  4. Tuhan akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. Tuhan akan men- jaga keluar masukmu dari sekarang sampai selama-lamanya.
 

Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah (Mat 5:1-12)

Pada suatu hari Yesus naik ke atas bukit sebab melihat orang banyak. Setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Yesus mulai berbicara dan menyampaikan ajaran ini kepada mereka “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hati, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya demi kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah kalian, jika demi Aku kalian dicela dan dianiaya, dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacitalah dan bergembiralah, sebab besarlah ganjaranmu di surga, sebab para nabi sebelum kalian pun telah dianiaya.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge