Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2015
  MASA BIASA PEKAN 8
   
Jangan Berhamba Pada Kuasa Dan Jabatan

PENDEKATAN Yohanes dan Yakobus pada Yesus dapat dinilai sebagai sikap oportunis, memanfaat kesempatan untuk mencari keuntungan. Apa yang mereka lakukan itu ternyata juga didukung oleh ibunda mereka yang memohon kedudukan istimewa bagi keduanya (bdk. Mat 20:20-23). Jadi, impian untuk meraih kedudukan tinggi itu agaknya menjadi niat seluruh keluarga Zebedeus. Perbuatan mereka tidak menggembirakan Yesus dan para murid yang lain. Yesus mengingatkan mereka, betapa berbahayanya tenggelam dalam ketamakan kuasa. Jika tidak dikendalikan dengan baik, kuasa akan memperbudak kita dan menjadikannya kita hamba kegelapan. Kecaman Yesus ini membawa perubahan pada diri mereka, sehingga ketika Yesus wafat, Yohanes ada di kaki salib (Yoh Yoh 19:26), begitu juga ibunya (Mat 27:56). Ketika menyaksikan sengsara dan wafat Yesus, mereka memahami arti piala yang harus diminum, bukan piala kemuliaan tetapi penderitaan salib untuk menegakkan keselamatan.

Peringatan agar tidak mabuk kuasa oleh kedudukan tetap berguna bagi kita saat ini. Betapa banyak orang yang hancur oleh karena ingin berkuasa. Dengan kuasa itu mereka menindas orang, menjadi tuan yang dilayani, bukan yang melayani. Ketika orang tidak lagi sanggup menanggun derita karena penindasan itu, orang-orang pun memberontak. Sang penguasa itu dijatuhkan, bahkan dianiaya hingga mati secara tidak terhormat. Kita tentu ingat diktator seperti Hitler, Musolini, Saddam Husein, Muamar Qadafi, dan lain-lain. Sebagai orang Kristiani kita perlu belajar dari peringatan Yesus, agar tidak menghambakan diri pada kuasa dan jabatan.

Kerelaan melayani akan menjaga kita di dalam semangat kerendahan hati. Kita mungkin mempunyai jabatan, namun seperti Yesus, jabatan itu justru menjadi peluang agar lebih banyak melayani orang. Mari kita meneladani Yesus dalam kerendahan hati ini. (ap)

  1. Apa pengalaman anda tentang Kristus sebagai Terang Dunia?
  2. Pada tahapan konkrit, apa yang bisa anda lakukan untuk menjadi terang bagi sesama?

(c) 2015 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
26 27 28 29 30 1
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 2 3 4 5
  Rabu, 27 Mei 2015
   
 
ROH KEBENARAN AKAN MEMBERITAKAN KEPADAMU HAL-HAL YANG AKAN DATANG
DAN IA AKAN MEMULIAKAN AKU
   
   
   
 
Sir 36:1.4-5a.10-17 | Mzm 79:8.9.11.13 | Mrk 10:32-45

 

Semoga bangsa-bangsa mengakui bahwa tiada Allah selain Dikau (Sir 36:1.4-5a.10-17)

Kasihanilah kami, ya Penguasa, Allah semesta alam, pandanglah kami,dan curahkanlah kedasyatan-Mu atas segala bangsa. Hendaklah Engkau membaharui tanda dan mengulang mukjizat, agar para bangsa mengakui, sebagaimana kami telah mengakui, bahwa tiada Allah kecuali Engkau, ya Tuhan. Sudilah mengumpulkan segala suku Yakub serta mengembalikan kepada mereka tangan pusakanya seperti sediakala. Kasihanilah umat yang disebut menurut nama-Mu, yaitu Israel, yang telah Kau samakan dengan anak sulung. Kasihanilah kota-Mu yang kudus, yaitu Yerusalem, kota tempat istirahat-Mu. Penuhilah Sion dengan pujian karena perbuatan-Mu yang perkasa, dan penuhilah bait-Mu dengan kemuliaan-Mu. Berikanlah kesaksian tentang makhluk-makhluk-Mu yang pada awal mula Kau ciptakan, dan penuhilah segala nubuat yang telah dibawakan atas nama-Mu. Berikanlah ganjaran kepada mereka yang menantikan Dikau, dan buktikanlah kebenaran segala nabi-Mu. Ya Tuhan, dengarkanlah doa hamba-hamba-Mu ini sesuai dengan berkat Harun atas umat-Mu. Semoga semua penghuni bumi ini mengakui, bahwa Engkaulah Tuhan, Allah yang kekal.

Mazmur Tanggapan (Mzm 79:8.9.11.13; R: Sir 36:1b)

Ref: Tunjukkanlah kepada kami, ya Tuhan, cahaya belas kasih-Mu.

  1. Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang! Kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemahlah kami.
  2. Demi kemuliaan nama-Mu, tolonglah kami, ya Allah penyelamat! Lepaskanlah kami, dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu.!
  3. Biarkanlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh!
  4. Maka kami, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian bagi-Mu turun temurun.

Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan (Mrk 10:32-45)

Sekali peristiwa Yesus dan murid-muridNya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem. Yesus berjalan di depan. Para murid merasa cemas, dan orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang pun merasa takut. Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas muridNya dan Ia mulai mengatakan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diriNya. Yesus berkata, “Sekarang kita pergi ke Yerusalem, dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat. Mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Ia akan diolok-olok, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit.”
Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus. Mereka berkata, “Guru, kami harap Engkau mengabulkan suatu permohonan kami.” Jawab Yesus, “Apakah yang kalian ingin Kuperbuat bagimu?” Mereka menjawab, “Perkenankanlah kami ini duduk dalam kemuliaanMu kelak, seorang di sebelah kanan, dan seorang di sebelah kiriMu.” Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Kalian tidak tahu apa yang kalian minta. Sanggupkah kalian meminum piala yang harus Kuminum? Dan dibaptis dengan pembaptisan yang harus Kuterima?” Mereka menjawab, “Kami sanggup.” Yesus lalu berkata kepada mereka, “Memang, kalian akan meminum piala yang harus Kuminum, dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima. Tetapi hal duduk di sebelah kanan atau kiriKu, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang yang baginya telah disediakan.”
Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes. Tetapi Yesus memanggil mereka dan berkata, “Kalian tahu, bahwa orang-orang yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tetapi janganlah demikian di antara kalian! Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kalian, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Sebab Anak Manusia pun datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya sebagai tebusan bagi orang banyak.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge