![]() |
|
|||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642 | SEARCH:
|
|||||||
| SVD Batam | SOVERDIA (Awam SVD) | Pelayanan Kitab Suci | Pelayananan Internasional | Liturgi dan Devosi | Tirta Wacana |
|---|
![]() |
Firman Tuhan untukku hari ini... |
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah. Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen) |
||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5) | ||||||
Mei 2015 |
MASA PASKAH PEKAN 5 |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Minggu, 3 Mei 2015 | ![]() |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
St. Filipus dan St. Yakobus, rasul
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
SEPERTI RANTING TAK DAPAT BERBUAH DARI DIRINYA, KAMU PUN TAK DAPAT BERBUAH JIKALAU KAMU TIDAK TINGGAL DI DALAM AKU |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kis 9:26-31 | Mzm 22:26-28.30-32 | 1 Yoh 3:18-24 | Yoh 15:1-8
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Barnabas menceriterakan kepada para rasul bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan (Kis 9:26-31) Setelah dibaptis dalam nama Yesus, Saulus pergi ke Yerusalem. Di sana ia mencoba menggabungkan diri dengan murid-murid Yesus tetapi semuanya takut kepadanya, karena mereka tidak bercaya bahwa Saulus juga seorang murid. Tetapi Barnabas menerima dia lalu membawanya kepada rasul-rasul dan menceriterakan kepada mereka bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan, dan bahwa Tuhan berbicara dengan dia. Juga diceriterakannya bagaimana keberanian Saulus mengajar di Damsyik dalam nama Yesus. Maka Saulus tetap bersama-sama dengan mereka di Yerusalem, dan dengan berani ia mengajar dalam nama Tuhan. Saulus juga berbicara dan bersoal jawab dengan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani, dan mereka itu berusaha membunuh dia. Akan tetapi, setelah hal itu diketahui oleh saudara-saudara anggota jemaat, mereka membawa Saulus ke Kaisarea dan dari situ membantu dia ke Tarsus. Selama beberapa waktu, jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Mazmur Tanggapan (Mzm 22:26-28.30-32 ) Ref: Nama Tuhan hendak kuwartakan, di tengah umat kumuliakan.
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Inilah perintah Allah, yaitu supaya kita percaya dan saling mengasihi (1 Yoh 3:18-24) Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Demikianlah kita ketahui bahwa kita berasal dari kebenaran, dan kita dapat menghadap Allah dengan hati tenang. Sebab jika kita dituduh oleh hati kita, Allah adalah lebih besar daripada hati kita, dan Ia mengetahui segala sesuatu. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak (Yoh 15:1-8) Dalam amanat perpisahanNya, Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapaku lah pengusahanya. Setiap ranting padaKu yang tidak berbuah dipotongNya, dan setiap ranting yang berbuah dibersihkanNya supaya berbuah lebih banyak. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamu ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting yang menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal ini BapaKu dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak, dan dengan demikian kamu adalah murid-muridKu.” |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| HARI SEBELUMNYA | INDEX | HARI BERIKUTNYA | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta) |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge |
|||