Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2015
  MASA PASKAH PEKAN 5
   
Tak Mungkin Berbuah Tanpa Kristus

ADA BANYAK metode yang ditawarkan kepada peserta didik untuk belajar menyerap pelajaran secara lebih efektip. Banyak penyelenggara pendidikan privat di luar sekolah terus menerus mencari dan menawarkan metode- metode dari berbagai negara. Metode belajar matematika "kumon" dari Jepang, misalnya, tidak pernah saya dengar ketika masih di sekolah dasar dulu. Demikian juga cara-cara belajar yang menekankan sikap pro aktip para siswa. Apapun bentuknya, metode-metode tersebut hanyalah alat untuk membantu, bukan penentu. Seefektip apapun suatu metode, jika kualitas genetis peserta didik tidak cukup baik, metode tersebut tidak ada gunanya. Kualitas dasar itu bersifat genetis, hanya dapat dikembangkan, tak bisa ditumbuhkan. Maka banyak guru yang pandai berusaha menggali bakat khusus anak, mengembangkannya, sehingga bakat-bakat itu dapat menjadi penyeimbang kekurangannya di bidang lain.

Dalam kerangka hidup iman Kristiani, gen dasar itu adalah kelekatan pada Yesus Kristus sebagai pokok anggur. Ada banyak aktivitas yang dilakukan untuk menunjang pengembangan iman umat. Retret menarik banyak yang ditawarkan. Begitu juga pendalaman iman dalam aneka caranya. Namun semua itu tidak akan bermanfaat, jika seseorang tidak melekat pada Yesus, Sang Pokok Anggur yang benar. Yesus mengingatkan, bahwa mereka tak bisa berpartisipasi di dalam karya keselamatan jika mereka tidak merawat iman yang telah dibangun bersama dengan diriNya.

Selalu melekat pada Kristus, itulah prinsip dasar iman yang perlu kita bangun dalam hidup setiap hari. Kita membuka hati agar Firman Tuhan menuntun hidup kita. Ketika kita membiarkan diri diinspirasi oleh Firman, ada peluang untuk menghasilkan buah-buah keselamatan. (ap)

  1. Apa pengalaman anda dengan Yesus, Sang Pokok Anggur?
  2. Apakah pengalaman tersebut telah membuat diri anda mampu memberi hasil buah-buah keselamatan bagi diri dan sesama?

(c) 2015 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
26 27 28 29 30 1
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 2 3 4 5
  Rabu, 6 Mei 2015
 
 
SEPERTI RANTING TAK DAPAT BERBUAH DARI DIRINYA, KAMU PUN TAK DAPAT BERBUAH JIKALAU KAMU TIDAK TINGGAL DI DALAM AKU
   
   
   
 
Kis 15:1-6 | Mzm 122:1-2.3-4a.4b-5 | Yoh 15:1-8

 

Paulus dan Barnabas pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk
membicarakan soal-soal yang timbul di tengah jemaat
(Kis 15:1-6)

Sekali peristiwa beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ, “Jikalau kamu tidak disunat menurut adat-istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan.” Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu. Akhirnya ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu. Mereka diantarkan oleh jemaat sampai luar kota, lalu mereka berjalan melalui Fenisia dan Samaria, dan di tempat-tempat itu mereka menceritakan pertobatan orang-orang yang tidak mengenal Allah. Hal itu sangat menggembirakan hati saudara-saudara di situ. Setibanya di Yerusalem mereka disambut oleh jemaat dan oleh rasul-rasul serta penatua-penatua, lalu mereka menceritakan segala sesuatu yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka. Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, datang dan berkata, “Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.” Maka bersidanglah rasul-rasul dan penatua-penatua untuk membicarakan soal itu.

Mazmur Tanggapan (Mzm 122:1-5; R: 1)

Ref: Mari kita pergi ke rumah Tuhan dengan sukacita!

  1. Aku bersukacita, ketika orang berkata kepadaku, “Mari kita pergi ke rumah Tuhan.” Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu,hai Yerusalem.
  2. Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat, kepadamu suku-suku berziarah, yakni suku-suku Tuhan.
  3. Untuk bersyukur kepada nama Tuhan sesuai dengan peraturan bagi Israel. Sebab di Yerusalem ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga Raja Daud.

Barangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak (Yoh 15:1-8)

Dalam amanat perpisahanNya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akulah pokok anggur yang benar dan BapaKulah pengusahanya. Setiap ranting padaKu yang tidak berbuah, dipotongNya, dan setiap ranting yang berbuah dibersihkanNya supaya berbuah lebih banyak. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting yang menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah BapaKu dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak, dan dengan demikian kamu adalah murid-muridKu.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge