Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2015
  MASA PASKAH PEKAN 6
   
Sang Penghibur Berkarya Melalui Diri Kita

PENYANYI terkenal asal Kanada, Celine Dion, mempunyai kebiasaan untuk mempromosikan penyanyi-penyanyi baru berbakat yang belum terkenal ke pentas dunia. Salah satu cara ialah menyanyi bersama mereka. Biasanya, Celine Dion memulai show tersebut, lalu dilanjutkan oleh penyanyi orbitan tersebut. Ketika perhatian penonton tertuju kepada kehebatan penyanyi baru, Celine Dion diam-diam turun panggung, sehingga perhatian semua penonton tertuju kepada penyanyi baru. Dengan demikian, dalam dirinya bertumbuh kepercayaan diri, kesadaran bahwa dirinya dihargai oleh banyak orang, sehingga ia dapat tampil ke depan dengan penuh keyakinan, sebagai sumbangan bagi seni dan masyarakat luas.

Yesus menyadari, bahwa para murid tidak memiliki kemampuan memadai untuk membangun Kerajaan Allah. Tetapi mau tidak mau, pewarisan tugas ini harus tejradi, karena tugas Yesus di dunia segera berakhir. Maka Yesus mengutus Sang Penghibur, yakni Roh Kudus. Berbeda dari Yesus, Roh Kudus tidak tampil dalam wujud ragawi. Ia adalah persona di belakang layar, karena yang tampil haruslah para murid. Para murid mungkin tidak percaya diri penuh, tetapi keberhasilan demi keberhasilan berkat penyertaan Roh Kudus akan semakin menumbuhkan kepercayaan diri, sehingga wujud Kerajaan Allah semakin nyata dan berpengaruh bagi dunia. Dengan itu mereka juga kuat dalam menghadapi penolakan, penganiayaan dan bentuk- bentuk ketidakpedulian yang merusak.

Menyadari ketidakmampuan kita untuk menjalankan tugas membangun Kerajaan Allah itu seorang diri, kita membutuhkan Roh Kudus yang terus memberi kita kekuatan dan inspirasi. Karya keselamatan adalah karya Tuhan sendiri, kita hanya berpartisipasi di dalamnya. Jalankan tugas dengan baik, selebihnya serahkan kepada Tuhan. (ap)

  1. Apa pengalaman anda tentang Kristus sebagai Terang Dunia?
  2. Pada tahapan konkrit, apa yang bisa anda lakukan untuk menjadi terang bagi sesama?

(c) 2015 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
26 27 28 29 30 1
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 2 3 4 5
  Senin, 11 Mei 2015
 
 
AKU TIDAK LAGI MENYEBUT KAMU HAMBA
TETAPI SAHABAT, KARENA AKU TELAH MEMBERITAHUKAN SEGALANYA KEPADAMU
   
   
   
 
Kis 16:11-15 | Mzm 149:1-4.5-6a.9b | Yoh 15:26-16:4a

 

Tuhan membuka hati Lidia sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus
(Kis 16:11-15)

Setelah Paulus mendapat pesan dari Surga supaya menyeberang ke Makedonia, kami, Paulus dan Silas, bertolak dari Troas dan langsung berlayar ke Samotrake. Keesokan harinya tibalah kami di Neapolis; dan dari situ kami ke Filipi, kota pertama di bagian Makedonia ini, suatu kota perantauan orang Roma. Di kota itu kami tinggal beberapa hari. Pada hari Sabat kami keluar pintu gerbang kota. Kami menyusur tepi sungai dan menemukan tempat sembahyang Yahudi, yang sudah kami duga ada di situ. Setelah duduk, kami berbicara kepada perempuan-perempuan yang berkumpul di situ. Salah seorang dari perempuan – perempuan itu, yang bernama Lidia, turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira seorang yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. Sesudah dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya,Lidia mengajak kami, katanya,”Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku.” Ia mendesak sampai kami menerimanya.

Mazmur Tanggapan (Mzm 149:1-6a.9b; R: 4a)

Ref: Tuhan berkenan kepada umat-Nya.

  1. Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru! Pujilah Dia dalam Jemaah orang-orang saleh! Biarlah Israel bersukacit atas penciptanya, biarlah Sion bersorak-sorai atas raja mereka.
  2. Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi! Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang yang rendah hati dengan keselamatan.
  3. Biarlah orang saleh beria-ria dalam kemuliaan biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur! Biarlah pujian pangagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, itulah semarak bagi orang yang dikasihi Allah.

Roh Kebenaran bersaksi tentang Kristus (Yoh 15:26-16:4a)

Dalam amanat perpisahanNya, Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Jikalau penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku. Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan; bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge