Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2015
  MASA PASKAH PEKAN 6
   
Sukacita Sejati Dalam Lindungan Tuhan

MEMBACA sepak terjang Apolos, saya teringat akan nasehat Gamaliel kepada para pemuka bangsa Israel, ketika mereka hendak membunuh para rasul yang mewartakakan Yesus. "Janganlah bertindak terhadap orang- orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap, tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah", nasehatnya (Kis 5:38-39). Nasehat itu diterima dan para rasulpun berkarya dengan leluasa. Mereka bersukacita karena boleh menderita demi nama Yesus. Salah satu buah sukacita ini adalah Apolos yang memberi darah baru dalam pelayanan.

Sukacita menurut ukuran dunia berbeda dari sukacita yang disampaikan oleh Yesus. Bagi dunia, kepuasan indrawi menjadi tujuan. Maka sukacita diukur dari kemewahan dalam wujud harta, kuasa, peranan, kenikmatan dan aneka macam bentuk lainnya. Sementara sukacita menurut Yesus adalah kepastian akan adanya keselamatan yang disiapkan oleh Tuhan bagi umat beriman yang setia kepadaNya. "Mintalah, maka kamu akan menerimanya, supaya penuhlah sukacitamu", kata Yesus. Yesus mendorong para murid melakukan dua hal. Pertama, memahami makna sukacita Kristiani, yakni kepastian akan adanya keselamatan di jalan salib. Kedua, meminta kepada Tuhan karunia kesetiaan, agar dalam situasi apapun kaum beriman tetap teguh berpegang pada jalan kebenaran.

Karunia iman itu harta berharga yang sering tidak dihargai oleh manusia. Orang suka menikmati buah iman tetapi tidak suka menjalani salib sebagai ungkapan iman. Kita wajib memperjuangkan penanaman nilai, bahwa salib tak dapat dipisahkan dari sukacita iman. Jalanilah salib dengan setia dan raihlah kepenuhan sukacita Kristus. (ap)

  1. Apa ukuran sukacita dalam hidup anda?
  2. Pernahkah anda memperjuangkan sukacita yang bertentangan dengan nilai-nilai iman? Apa penilaianmu sekarang?

(c) 2015 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
26 27 28 29 30 1
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 2 3 4 5
  Sabtu, 16 Mei 2015
   
 
AKU TIDAK LAGI MENYEBUT KAMU HAMBA
TETAPI SAHABAT, KARENA AKU TELAH MEMBERITAHUKAN SEGALANYA KEPADAMU
   
   
   
 
Kis 18:23-28 | Mzm 47:2-3.8-9.10 | Yoh 16:23b-28

 

Apolos membuktikan dari Kitab Suci, bahwa Yesus adalah Mesias (Kis 18:23-28)

Paulus meninggalkan Korintus dan kembali ke kota Antiokhia di Siria. Setelah beberapa hari lamanya tinggal di Antiokhia, ia berangkat dan menjelajah seluruh tanah Galatia dan Frigia untuk meneguhkan hati semua murid. Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Kota Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci. Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus; tetapi ia hanya mengetahui Baptisan Yohanes. Ia mulai mengajar dengan berani di rumah Ibadat. Setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa Apolos ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Tuhan. Karena Apolos ingin menyeberang ke daerah Akhaya, saudara-saudara di Efesus mengirim surat kepada murid-murid di situ, supaya mereka menyambut dia. Setibanya di Akhaya, Apolos oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya. Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.

Mazmur Tanggapan (Mzm 47:2-3.8-9.10; R: 8a)

Ref: Allah adalah Raja seluruh bumi.

  1. Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai! Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja Agung atas seluruh bumi.
  2. Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan lagu yang paling indah! Allah merajai segala bangsa, di atas takhta-Nya yang kudus Ia bersemayam.
  3. Para pemimpin bangsa-bangsa berdatangan bergabung dengan umat Allah Abraham. Sebab segala perisai di atas bumi adalah milik-Nya; sangat agunglah Dia!

Bapa mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya (Yoh 16:23b-28)

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepdamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu. Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Kukatakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya bahwa Aku datang dari Allah. Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; kini Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi kepada Bapa.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge