Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
September 2017
  MASA BIASA PEKAN 25
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
          1
24 25 26 27 28 29 30
  Sabtu, 30 September 2017
  St. Hironimus, imam dan pujangga gereja
 

KARENA BAGIKU HIDUP ADALAH KRISTUS, MAKA KEHADIRANKU DI DUNIA BERARTI BEKERJA UNTUK MENGHASILKAN BUAH

 
 
 
Za 2:1-5.10-11a | Yer 31:10-12b.13 | Luk 9:43b-45

Aku datang dan tinggal di tengah-tengahmu (Za 2:1-5.10-11a)

Aku, Zakharia, melayangkan mataku dan melihat: Tampak seorang yang memegang tali pengukur. Aku lalu bertanya, “Kemanakah engkau pergi?” Maka Ia menjawab, “Ke Yerusalem untuk mengukurnya, untuk melihat berapa lebar dan panjangnya.” Lalu malaikat yang berbicara dengan daku maju ke depan. Sementara itu seorang malaikat lain maju mendekatinya dan diberi perintah. “Larilah, katakanlah kepada orang muda di sana itu, demikian, oleh karena banyaknya manusia dan hewan di dalamnya. Dan Aku sendiri,” demikianlah sabda Tuhan, “akan menjadi tembok berapi di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemudian di dalamnya. Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan tinggal di tengah-tengahmu”, demikianlah sabda Tuhan, “dan pada waktu itu banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada Tuhan dan akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan tinggal di tengah-tengahmu.”

PERTEMUAN arus laut biasanya membawa serta banyak plankton atau organisme laut lainnya. Karena itu, di area tersebut banyak ikan, baik yang memakan plankton (tumbuhan laut) maupun ikan pemangsa yang memakan ikan lain. Para nelayan yang tahu hal ini biasanya mempelajari irama arus. Ketika cukup tenang, mereka pun membawa perahu atau kapalnya untuk menjaring ikan. Masuk dalam pusaran itu butuh perhitungan teliti, tetapi kalau tepat waktunya, hasil yang diperoleh pun berlimpah.

ZAKARIA terlibat dalam dialog mistik dengan malaikat ketika ia mendapat penglihatan. Tujuan malaikat itu adalah Yerusalem. Kota ini menjadi simbol inti iman dan pemenuhan keselamatan. Namun hakekat keselamatan itu bukan ada pada kota Yerusalem melainkan pada Tuhan yang melindunginya. "Aku sendiri akan menjadi tembok berapi di sekilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya", kata Tuhan (Za 2:5). Walaupun banyak ketidakadilan terjadi di Yerusalem, para nabi selalu memandang dengan penuh hormat, bahwa pemenuhan janji Tuhan terjadi di kota ini. Di pusaran yang sama itulah Yesus akan pergi. Ia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, yang berarti dihukum dan dibunuh. Namun, Yerusalem yang menghukum itu menghantar-Nya ke kebangkitan. Inilah kemuliaan tertinggi Yesus.

MEMASUKI pusaran arus hidup akan menjadi bagian dari ziarah iman kita. Suka atau tidak, iman kita akan selalu ditantang oleh dunia. Ada banyak godaan yang membelokkan jalan kebenaran. Ada banyak hambatan untuk mencapai kebenaran. Bahkan ada penekanan dan penganiayaan yang memaksa umat beriman untuk berbalik dari kebenaran. Kita tak boleh lari dari arus hidup ini tapi berusaha untuk mengatasinya dengan cara yang benar. Jika tak ada pilihan lain, salib harus diterima, walaupun untuk mencapai kebenaran, diri kita taruhannya. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, semoga tantangan dan hambatan tidak sampai melemahkan semangat kami untuk terus mencari kebenaran. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Yer 31: 10-12b.13; R: 10d)

Ref: Tuhan menjaga kita seperti gembala menjaga kawanan dombanya.

  1. Dengarlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa, dan beritahukanlah di tanah-tanah pesisir yang jauh, katakanlah: Dia yang telah menyerahkan Israel akan menghimpunnya kembali, dan menjaganya seperti gembala menjaga kawanan dombanya!
  2. Sebab Tuhan telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat daripadanya. Mereka akan datang bersorak-sorai di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan Tuhan.
  3. Waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang muda dan orang-orang tua akan bergembira, Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur dan menyukakan mereka sesudah kedukaan.

Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia. Mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya (Luk 9:43b-45)

Semua orang heran karena segala yang dilakukan Yesus. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Dengarkan dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.” Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada Yesus.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge