Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
September 2017
  MASA BIASA PEKAN 22
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
          1
24 25 26 27 28 29 30
  Selasa, 5 September 2017
   
 

IBADAHMU YANG SEJATI IALAH KETIKA KAMU MEMPERSEMBAHKAN DIRIMU KEPADA ALLAH SEBAGAI PERSEMBAHAN YANG HIDUP

 
 
 
1 Tes 5:1-6.9-11 | Mzm 27:1.4.13-14 | Luk 4:31-37

Kristus telah wafat untuk kita, agar kita hidup bersama Dia (1 Tes 5:1-6.9-11)

Saudara-saudara, tentang zaman dan masa kedatangan Tuhan tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kalian sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri di waktu malam. Bila orang mengatakan, bahwa semuanya damai dan aman, maka tiba-tiba kebinasaan menimpa mereka seperti seorang wanita hamil ditimpa oleh sakit bersalin. Maka pasti mereka takkan terluput! Tetapi saudara-saudara, kalian tidak hidup dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kalian seperti pencuri, karena kalian semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu janganlah kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadarlah! Sebab Allah menetapkan kita bukan untuk mengalami kemurkaan melainkan untuk memperoleh keselamatan oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersama dengan Dia, entah kita berjaga entah kita tidur. Maka dari itu hendaklah kalian saling menasihati dan saling membina, sebagaimana memang sudah kalian lakukan.

ALASAN satu-satunya mengapa Yesus datang ke dunia, adalah agar orang berdosa dapat diselamatkan dari kuasa kegelapan dan dihantar masuk ke Kerajaan Kekal. Karena dosa manusia dikuasai (dirasuki) oleh kegelapan sehingga orang tak dapat hidup dengan martabatnya yang terhormat tapi menjadi hamba setan. Mujizat Yesus di Kapernaum menunjukkan kuasa-Nya atas iblis. Ia tak memberi peluang sedikitpun kepada iblis untuk menjalankan agendanya atas manusia yang malang. Di sini kita menyaksikan kuasa Tuhan atas kegelapan yang memberi pesan, bahwa manusia berpeluang masuk Kerajaan Terang.

MEMBERIKAN harapan yang demikian hebat tidak berarti Yesus mengambil alih semua tugas dan tanggung jawab duniawi. Orang beriman harus aktip berperang melawan kegelapan yang selalu merongrong jalan terang. Bahkan di ujung perjuangan-Nya, Yesus sendiri harus berkorban nyawa, sehingga ia dapat bangkit dan mengalahkan maut, agar kepastian akan keselamatan menjadi semakin kuat. Namun dari umat beriman dituntut tanggung jawab, yakni hidup berjaga-jaga sesuai kehendak Tuhan, karena Tuhan datang laksana pencuri, tak ada peringatan sebelumnya. Manusia dituntut untuk membangun pola hidup yang menunjukkan sikap berjaga-jaga, dengan membangun hidup iman, moral dan sosial yang baik dan bermartabat.

MENANGGAPI pesan keselamatan ini, kita diajak untuk turut serta dalam perjuangan melawan kegelapan. Secara pribadi kita berusaha agar hidup kita dijiwai oleh Firman Tuhan, dituntun oleh moral Kristiani, diwujudkan dalam pelayanan kasih kepada sesama. Sejalan dengan itu, bersama-sama kita membangun hidup sosial yang memberi tempat dan peluang kepada setiap orang, sehingga mereka dapat menemukan jalan kebenaran dalam pendidikan iman dan moral, serta kewajiban-kewajiban sosial yang menghargai martabat manusia. Dengan menyatukan semua kewajiban ini, kita sedang berada di jalan yang benar, yakni membangun Kerajaan Allah yang merangkum semua orang. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, berilah kami kekuatan batin agar terus berjuang melawan kegelapan yang merongrong jiwa raga kami. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 27: 1.4.13-14; R: 13)

Ref: Aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang hidup.

  1. Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gentar?
  2. Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, satu inilah yang kuingini: diam dirumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan, dan menikmati bait-Nya.
  3. Sungguh, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah Tuhan!

Aku tahu siapa Engkau: Engkaulah Yang Kudus dari Allah (Luk 4:31-37)

Sekali peristiwa Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea. Di situ Ia mengajar pada hari-hari Sabat. Orang-orang takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Di rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan. Ia berteriak dengan suara keras, “Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Engkaulah Yang Kudus dari Allah.” Tetapi Yesus menghardik dia, kata-Nya, “Diam, keluarlah dari padanya!” Maka setan menghempaskan orang itu ke tengah orang-orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya. Semua orang takjub dan berkata satu sama lain, “Alangkah hebatnya perkataan ini! Dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat, dan mereka pun keluar.” Maka tersiarlah berita tentang Yesus ke mana-mana di daerah itu.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge