Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
September 2017
  MASA BIASA PEKAN 22
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
          1
24 25 26 27 28 29 30
  Jumat, 8 September 2017
  Pesta Kelahiran St. Perawan Maria - HUT 142 SVD
 

IBADAHMU YANG SEJATI IALAH KETIKA KAMU MEMPERSEMBAHKAN DIRIMU KEPADA ALLAH SEBAGAI PERSEMBAHAN YANG HIDUP

 
 
 
Kol 1:9-14 | Mzm 98:2-6 | Luk 5:1-11

Tibalah saatnya perempuan yang mengandung itu melahirkan (Mi 5:2-5a)

Beginilah firman Tuhan, "Hai Betlehem di wilayah Efrata, hai engkau yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagiKu seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, yang sudah ada sejak dahulu kala. Ia akanmembiarkan mereka sampai saatnya perempuan yang mengandung itu telah melahirkan: lalu saudara-saudaranya yang masih ada akan kembali kepada Israel. Maka ia akan bertindak, dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan Tuhan, dalam kemegahan nama Tuhan Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi, dan dia menjadi damai sejahtera."

SEJUMLAH tokoh besar Gereja yang berpengaruh bagi kehidupan umat beriman, ternyata membangun reputasinya berdasarkan pengalaman tobat dan pengampunan. Kita sebut beberapa yang terkenal, seperti St. Paulus (penganiaya jemaat Kristus), St. Agustinus dari Hippo (seorang ateis hedonis), St. Fransikus dari Asisi (seorang pencinta harta dan pamor), dan sebagainya. Tekad dan perjuangan mereka untuk mengatasi kelemahan diri dan hidup sesuai kehendak Tuhan mengirimkan pesan harapan bagi semua orang beriman. Orang yang paling berdosa sekalipun, jika ia betul berusaha, ia akan mencapai tahapan rohani yang dalam, yang memungkinkan dia mengalami kasih Tuhan yang menyelamatkan. Pengalaman mistik para kudus ini telah menjadi kekayaan rohani Gereja yang memberi contoh kepada banyak orang.

PERAYAAN Pesta Kelahiran St. Perawan Maria memberikan kita peluang untuk merenungkan hakekat diri kita sebagai anggota Gereja, yang membentuk satu kesatuan, satu tubuh dengan Yesus sebagai kepala. Kisah-kisah Injil menampilkan gambaran diri Maria sebagai pribadi yang rendah hati di hadapan Tuhan, terbuka pada karunia-Nya serta setia pada perutusannya sebagai Bunda Mesias dan Bunda semua orang beriman. Namun daftar silsilah Yesus menempatkan Maria bersama dengan empat perempuan lain yang tidak terlalu layak di mata orang Israel. Pertama, Tamar, menantu Yehuda yang mempunyai anak dari perselingkuhannya dengan sang mertua (Mat 1:3; Kej 38:13-16). Kedua, Rahab, pekacur Yeriko yang menolong mata-mata Israel (Mat 1:5a; Yos 6:25). Ketiga, Ruth, wanita Moab yang tulus, orang asing yang masuk kelingkungan Israel (Mat 1:5b; Rut 4:13). Keempat, isteri Uria (Batsyeba) yang direbut Daud dari suaminya dalam konspirasi jahat (Mat 1:6; 2 Sam 12:24). Maria menjadi mahkota dari semua orang yang beralih dari dosa menuju kesucian. Walaupun ada banyak orang jahat, Tuhan tetap setia pada rencana-Nya, dan memilih serta mengutus tokoh-tokoh yang membawa pembaruan, sehingga umat Allah selalu mempunyai harapan, bahwa akan datang terang yang menghalau kegelapan.

MEMANDANG silsilah Yesus yang diisi oleh tokoh-tokoh besar, baik yang kudus maupun berdosa, kita disadarkan akan kewajiban kita sebagai anggota Gereja Kudus. Gereja itu satu persekutuan umat Allah yang terdiri dari orang benar dan orang-orang tak benar. Tuhan selalu memberikan kesempatan kepada orang berdosa untuk kembali ke jalan yang benar melalui pertobatan. Pesan simbolis dari silsilah Yesus ialah, bahwa dalam diri setiap orang selalu ada karakter yang jelek, yang ditampilkan dalam bentuk tokoh-tokoh yang melakukan kejahatan. Pada sisi lain ada juga karakter-karakter baik yang ditampilkan oleh para tokoh yang lurus di hadapan Tuhan. Jika orang tulus menerima Yesus, ia dimurnikan dan diterima Tuhan. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, semoga kami meneladani kekudusan
Bunda-Mu, dan menjadi teladan bagi banyak orang. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 13:6abcd; R: Yes 61:10)

Ref: Aku bersukaria dalam Tuhan.

  1. Ya Tuhan, kepada kasih setiaMu aku percaya, hatiku bersorak-sorai karena penyelamatanMu.
  2. Aku mau menyanyi untuk Tuhan, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.

Anak yang ada di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus (Mat 1:1-16.18-23) - [untuk bacaan singkat pilih yang dalam kurung: Mat 1:18-23]

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya. Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram. Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai. Isai memperanakkan Raja Daud, Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria. Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa. Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia. Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia. Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia. Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel. Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor. Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim. Akhim memperanakkan Eliud, Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan. Matan memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.
[Kelahiran Yesus adalah sebagai berikut: Pada waktu Maria, ibu Yesus, bertunangan dengan Yusuf, ternyata Maria mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf, suaminya, seorang yang tulus hati, dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika Yusuf mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata, “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Maria akan melahirkan anak laki-laki, dan engkau akan menamai Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah firman Tuhan yang dinyatakan oleh nabi, “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamai Dia Imanuel” yang berarti: Allah menyertai kita.]

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge