Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juni 2015
  MASA BIASA PEKAN 13
   

Meneladani Sang Gembala Dan Misionaris

DI BEBERAPA tempat, sejumlah misionaris SVD merintis beberapa paroki sesuai dengan mandat dari keuskupan setempat. Selain satu dua kasus, rata-rata paroki-paroki tersebut dibangun mulai dari nol. Tak ada gereja, belum ada jemaat yang terhimpun, tak ada tata kelengkapan organisasi, belum ada dana, dan sebagainya. Perlahan-lahan semua dimulai hingga berkembang menjadi paroki-paroki yang dinamis, aktip, kuat ekonomi, struktur dan pelayanan. Pada sejumlah kasus, sesudah semua terbangun, keuskupan lalu mencabut mandatnya dan menyerahkan pelayanan pastoral kepada imam lain. Karya misionaris SVD pun berakhir. Sebagai manusia, pengalaman ini menyakitkan, namun dengan bercermin pada peranan St. Petrus dan St. Paulus, peristiwa itu bisa diletakkan di dalam kerangka spiritualitas gembala dan misionaris.

Yesus menetapkan Petrus sebagai pemegang kunci Kerajaan Surga (Mat 16:19) namun ia memilih Paulus untuk menjadi rasul bangsa-bangsa (Kis 13:2). Apakah dengan itu keduanya terbagi dalam peranan? Paulus secara tegas menolak anggapan tersebut, karena pada hakekatnya semua orang melayani Kristus dan jemaatNya yang sama (bdk. 1 Kor 3:6-7.21-23). Maka sesungguhnya hanya peranan yang berbeda sesuai dengan kharisma, tetapi pada akhirnya semua berpusat pada Kristus, Sang Penyelamat. Dalam diri Petrus kita menemukan figur pemimpin umat, imam dan gembala. Dalam diri Paulus kita menemukan semangat misionaris, yang mempersembahkan seluruh diri untuk pewartaan Injil. Ingat kata-kata Paulus, "Celakalah aku jika aku tidak memberitakan Injil" (1 Kor 9:16).

Praktis di seluruh dunia sudah terbentuk tata kelola organisasi gereja yang bagus. Pembagian peranan yang tegas antara misionaris dan gembala umat juga kabur, karena pada hakekatnya semua orang harus menjadi misionaris sesuai dengan mandat Kristus. Misi tidak lagi identik dengan daerah terpencil tetapi situasi yang membutuhkan jawaban konkrit. Dalam hal ini kita perlu menyerap semangat St. Petrus dan St. Paulus secara bersama- sama. Kita mesti menaruh perhatian besar pada pemeliharaan jiwa-jiwa yang telah percaya kepada Kristus, seperti tugas yang dipercayakan kepada Petrus, dan dengan penuh semangat kita mewartakan Firman Tuhan untuk menjaring jiwa-jiwa, sebagaimana mandat yang diserahkan kepada Paulus. (ap)

  1. Apa kualitas spiritual anda yang bisa menunjang semangat misi dalam diri anda?
  2. Apa yang bisa anda lakukan untuk menunjang tugas kegembalaan para imam?

(c) bbss 2015 aurelius pati soge


gembala dan misionaris
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
31 1 2 3 4 5
28 29 30 1 2 3 4
  Senin, 29 Juni 2015
k&i
  Hari Raya St. Petrus dan Paulus, rasul  
 
IMANMU TELAH MENYELAMATKAN ENGKAU! PERGILAH DENGAN SELAMAT DAN SEMBUHLAH DARI PENYAKITMU
   
   
   
 
Kis 12:1-11 | Mzm 34:2-9 | 2 Tim 4:6-8.17-18 | Mat 16:13-19

 

Sekarang benar-benar tahulah aku, bahwa Tuhan telah menyuruh malaikatNya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes (Kis 12:1-11)

Waktu terjadi penganiayaan terhadap jemaat, Raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang. Ketika ia melihat bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi. Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memencarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak. Demikianlah Petrus ditahan dalam penjara, tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah.
Pada malam sebelum Herodes menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. Selain itu, prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus, dan cahaya bersinar dalam ruangan itu. Kata malaikat itu, “Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus. Lalu kata malaikat itu kepadanya, “Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!” Petrus pun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya, “Kenakanlah jubahmu dan ikutilah aku!” Lalu ia mengikuti malaikat itu keluar, dan tanpa ia tahu bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi; sangkanya ia melihat suatu penglihatan. Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia. Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata, “Sekarang benar-benar tahulah aku, bahwa Tuhan telah menyuruh malaikatNya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes, dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.”

Mazmur Tanggapan (Mzm 34:2-9; R: 5)

Ref: Tuhan telah melepaskan daku dari segala kegentaranku.

  1. Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu, puji-pujian kepadaNya selalu ada dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersuka cita.
  2. Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan namaNya. Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan daku dari segala kegentaranku.
  3. Tunjukkanlah pandanganmu kepadaNya maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakan.
  4. Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takwa, lalu meluputkan mereka. Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan! Berbahagialah orang yang berlindung padanya.
 

Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran (2 Tim 4:6-8.17-18)

Saudaraku terkasih, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan, dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan dengan baik, aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil pada hariNya, bukan hanya kepadaku tetapi juga kepada semua orang yang merindukan kedatanganNya. Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan pengantaraanku, Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa. Tuhan akan melepaskan daku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku sehingga aku masuk ke dalam KerajaanNya di surga. Bagi-Nya lah kemuliaan selama-lamanya. Amin.

 

Engkau adalah Petrus, kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga (Mat 16:13-19)

Sekali peristiwa, Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi. Ia bertanya kepada murid-muridNya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka, “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya, “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan BapaKu yang di surga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan jemaatKu, dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga, dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di surga.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge