Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juli 2014
  MASA BIASA PEKAN 17
   
Pelajaran pahit mengubah orang menjadi lebih baik di hari depan

BERBICARA tentang Marta, kita diingatkan akan teguran Yesus pada diri saudari Lazarus ini. Ia telah cemburu pada adiknya Maria yang duduk dekat kaki Yesus, sementara ia sibuk melayani dengan urusan dapur (bdk. Luk 10:38-42). "Marta, Marta. Engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu. Maria telah memilih bagian yang terbaik yang tidak akan diambil dari padanya", kata Yesus. Yesus bukannya tidak menghargai keramahan Marta, tetapi jangan sampai keramahan itu menghilangkan peluang untuk mengenal Tuhan lebih dalam.

Kritikan Yesus di atas itu menusuk. Sebagai manusia Marta bisa saja tersinggung. Urusan rohani penting, tetapi jika tak ada yang mengurus hal- hal jasmaniah, bukankah akan ada banyak persoalan? Ibaratnya, ruang gereja dan dapur harus sama-sama berjalan. Namun sosok Marta ternyata luar biasa. Kritikan itu telah mendorongnya untuk merenungi hakekat diri dan tugasnya. Ia membaharui diri. Pembaharuan itu menampakkan diri dalam rupa pernyataan iman tentang siapa Yesus. "Aku percaya, bahwa Engkau lah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia", kata Marta (Yoh 11:27). Pengakuan serupa hanya datang dari Petrus yang dipercayai oleh Yesus memegang kunci Kerajaan Surga (bdk. Mrk 8:29).

Pengalaman Marta memberi kita pelajaran, bahwa kesalahan dan kritikan yang diolah dengan baik akan menjadi pilar kekuatan yang membaharui diri kita. Terimalah kesalahan diri dan hadapilah kritikan dengan tulus. Olahlah dengan baik dan resapkan ke dalam batin. Kesabaran dan ketulusan dalam proses ini menjadikan kita manusia baru. Cara pandang baru ini membawa kita lebih dekat dengan Tuhan. Tak ada dendam, tak ada sakit hati, karena yang tersisa hanyalah cinta yang tulus akan kebenaran. (ap)

  1. Pernahkah anda dikritik hebat karena kesalahan anda?
  2. Bagaimana tanggapan anda ketika itu? Apa langkah pembaharuan yang anda lakukan? Apa buah-buah yang anda nikmati sekarang?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1
2
2 3 4
31 1 2
  Selasa, 29 Juli 2014
 
St. Marta
 

KERAJAAN SURGA ITU SEUMPAMA
HARTA TERPENDAM
YANG DITEMUKAN ORANG DI LADANG

   
   
   
 
Yer 14:17-22 | Mzm 79:8.9.11.13 | Yoh 11:19-27

 

Ya Tuhan, janganlah kiranya membatalkan perjanjian-Mu dengan kami (Yer 14:17-22)

Air mataku bercucuran siang dan malam tiada henti, sebab anak dara, puteri bangsaku, dilukai dengan luka parah, luka yang sama sekali tak tersembuhkan. Apabila aku keluar ke padang, do sama ada orang-orang yang mati terbunuh oleh pedang! Apabila aku masuk ke dalam kota, di sana ada orang-orang sakit kelaparan.” Bahkan baik nabi maupun imam menjelajah negeri yang tidak dikenalnya. Telah Kau tolakkah Yehuda sama sekali? Telah merasa muakkah Engkau terhadap Sion? Mengapakah kami Kau pukul sedemikian, hingga tidak ada lagi kesembuhan bagi kami? Kami mengharapkan damai sejahtera, namun tiada sesuatu yang baik. Kami mengharapkan kesembuhan, namun hanya ada kengerian. Ya Tuhan, kami insaf akan kejahatan kami, dan akan kesalahan leluhur kami; kami sungguh telah berdosa terhadap-Mu; janganlah kiranya menolak kami, dan janganlah Engkau menghinakan tahta kemuliaan-mu! Ingatlah akan perjanjian-Mu dengan kami, janganlah kiranya membatalkannya. Adakah yang dapat menurunkan hujan di antara para dewa ke sia-siaan bangsa-bangsa itu? Atau dapatkah langit sendiri memberi hujan lebat? Bukankah hanya Engkau saja, ya Tuhan Allah kami, pengharapan kami, yang membuat semuanya itu?

Mazmur Tanggapan ( Mzm 79:8-9.11.13; R: 9bc)

Ref: Demi kemuliaan nama-Mu bebaskanlah kami, ya Tuhan.

  1. Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang! Kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemahlah kami.
  2. Demi kemuliaan nama-Mu, tolonglah kami, ya Allah penyelamat! Lepaskanlah kami, dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!
  3. Biarlah sampai kehadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh! Maka kami, umat-Mu dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian bagi-Mu turun-temurun.
 

Aku percaya bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah (Yoh 11:19-27)

Menjelang Hari Raya Paskah, banyak orang Yahudi datang kepada Marta dan Maria untuk menghibur mereka berhubung dengan kematian saudaranya. Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkanNya. Tetapi Maria tinggal di rumah. Maka kata Marta kepada Yesus, "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. Tetapi sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepadaMu segala sesuatu yang Engkau minta kepadaNya." Kata Yesus kepada Marta, "Saudaramu akan bangkit." Kata Marta kepadaNya, "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman." Jawab Yesus, "Akulah kebangkitan dan hidup! Barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun sudah mati; dan setiap orang yang hidup serta percaya kepadaKu, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?" Jawab Marta, "Ya Tuhan, aku percaya, bahwa Engkau lah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge