![]() |
|
|||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642 | SEARCH:
|
|||||||
| SVD Batam | SOVERDIA (Awam SVD) | Pelayanan Kitab Suci | Pelayananan Internasional | Liturgi dan Devosi | Tirta Wacana |
|---|
![]() |
Firman Tuhan untukku hari ini... |
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah. Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen) |
||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5) | ||||||
Juli 2014 |
MASA BIASA PEKAN 15 |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Minggu, 13 Juli 2014 | ![]() |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
BENIH YANG JATUH KE TANAH YANG BAIK BERBUAH SERATUS KALI LIPAT, ENAM PULUH KALI LIPAT DAN TIGA PULUH KALI LIPAT |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Yes 55:10-11 | Mzm 65:10-14 | Rm 8:18-23 | Mat 13:1-23 |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Hujan menyuburkan bumi dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan (Yes 55:10-11) Beginilah firman Tuhan, Seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke sana melainkan mengairi bumi, membuat subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada yang mau makan, demikianlah Firman Tuhan yang keluar dari mulutKu: Ia tidak akan kembali kepadaKu dengan sia-sia, tetapi akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya." |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Mazmur Tanggapan (Mzm 65:10-14; R: Luk 8:8) Ref: Tuhan memberkati umatNya, dengan damai sejahtera.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Dengan amat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan (Rm 8:18-23) Saudara-saudara, aku yakin, penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Sebab dengan amat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan karena kehendaknya sendiri melainkan karena kehendak Dia yang telah menaklukannya, tetapi penaklukan ini dalam pengharapan, sebab makhluk itu sendiri juka akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan, dan masuk ke dalam kemerdekaan mulia anak-anak Allah. Kita tahu, sampai sekarang segala makluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersain, dan bukan hanya makhluk-makhluk itu saja! Kita yang telah menerima Roh Kudus sebagai anugerah sulung dari Allah, kita pun mengeluh dalam hati, sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pemberkatan tubuh kita. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Ada seorang penabur keluar untuk menabur (Mat 13:1-23) Pada suatu hari, Yesus keluar dari rumah dan duduk di tepi danau. Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia, sehingga Yesus naik ke perahu dan duduk di situ, sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai. Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka dengan memakai perumpamaan-perumpamaan. Ia berkata, "Ada seorang penabur keluar untuk menabur. Pada waktu ia menabur, sebagian benuh itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung-burung dan memakannya sampai habis. Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itu pun segera tumbuh karena tanahnya tipis. Tetapi sesudah matahari terbit, layulah tumbuhan itu dan menjadi kering karena tidak berakar. Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu semakin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati. Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah, ada yang seratus ganda, ada yang enam puluh ganda, ada yang tiga puluh ganda. Barangsiapa bertelinga hendaklah ia mendengarkan." |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| HARI SEBELUMNYA | INDEX | HARI BERIKUTNYA | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta) |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge |
|||