Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juli 2014
  MASA BIASA PEKAN 14
   
Perbedaan itu janganlah menjadi sebab perselisihan melainkan sumber kekayaan

SEMBOYAN NASIONAL "Bhinneka Tunggal Ika" akhir-akhir ini semakin meluntur dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika masih di SD di tahun 1970-an, tema kesatuan dalam keanekaan ini menjadi satu bagian penting dalam mata pelajaran "Kewarganegaraan". Kendatipun terbentuk oleh aneka ras, agama, budaya dan bahasa, tradisi dan aneka batasan sosial lainnya, potret utama yang mau ditampilkan ialah Indonesia sebagai sebuah bangsa (nation) yang menghargai perbedaan. Disatukan oleh cita-cita kebangsaan, perbedaan itu terjembatani. Maka orang Aceh lebih melihat orang Papua sebagai saudara ketimbang orang Malaysia yang secara geografis dan demografis sebetulnya lebih dekat.

Tema kesatuan dalam keanekaan kelihatannya menjadi paradigma utama ketika Yesus membentuk tim pertama yang terdiri dari dua belas murid. Ada macam-macam karakter, latar belakang dan haluan politik, tetapi mereka semua disatukan oleh satu pribadi dengan satu tujuan. Pribadi itu adalah Yesus Kristus dan tujuan itu adalah keselamatan bangsa manusia. Test-case-nya ialah membentuk para rasul yang berbeda latar belakang menjadi satu kesatuan. Yesus berhasil, karena ia menjembatan perbedaan antara para rasul itu. Bahkan Matius pemungut cukai dan Simon orang Zealot yang bertentangan haluan politiknya pun mampu hidup sebagai saudara di bawah kendali Yesus.

Hidup dalam komunitas kaum beriman yang menjembatani perbedaan, ini lah yang menjadi cita-cita dan kerinduan Gereja Kudus. Sejak awal, Yesus sendiri telah berdoa bagi persekutuan umat beriman. "Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku" (Yoh 17:21). Harapan Yesus itu perlu kita wujudkan saat ini, terutama dalam gerakan-gerakan persatuan seperti ekumene antar gereja-gereja atau dialog lintas iman antara penganut agama-agama. Dengan demikian, kita mengubah perbedaan, yang potensial menjadi sumber konflik, menjadi kekayaan yang memberi warna bagi kehidupan bersama secara harmonis.(ap)

  1. Sejauh mana anda melihat perbedaan-perbedaan sebagai kekayaan rohaniah yang memberi warna kehidupan bersama umat beriman?
  2. Ketika perbedaan-perbedaan itu menjadi sumber konflik, apa reaksimu? Bagaimana anda menjalaninya?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1
2
2 3 4
31 1 2
  Rabu, 9 Juli 2014
 
 

MARILAH KEPADAKU SEMUA YANG LETIH DAN BERBEBAN BERAT, AKU AKAN MEMBERIKAN RASA LEGA KEPADAMU

   
   
   
 
Hos 10:1-3.7-8.12 | Mzm 105:2-7 | Mat 10:1-7

 

Sudah waktunya untuk mencari Tuhan (Hos 10:1-3.7-8.12)

Israel adalah pohon anggur yang riap tumbuhnya, yang menghasilkan buah. Makin banyak buahnya, makin banyak dibuatnya mezbah-mezbah. Makin baik tanahnya, makin baik dibuatnya tugu-tugu berhala. Hati mereka licik! Sekarang mereka harus menanggung akibat kesalahannya. Tuhan akan menghancurkan mezbah-mezbah mereka. Sunggguh, sekarang mereka berkata, “Kita tidak mempunyai raja lagi, sebab kita tidak takut kepada Tuhan. Apakah yang dapat dilakukan raja bagi kita?” Samaria akan dihancurkan; rajanya seperti sepotong ranting yang terapung di air. Bukit-bukit pengorbanan Awen, yakni dosa Israel, akan dimusnakan. Semak duri dan rumput duri akan tumbuh di atas mezbah-mezbahnya. Dan mereka akan berkata kepada gunung-gunung, “Timbunilah kami!” dan kepada bukit-bukit,”Runtuhlah menimpa kami!” Maka menaburlah sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia! Bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari Tuhan, sampai Ia datang dan menghujani kalian dengan keadilan.

Mazmur Tanggapan (Mzm 105:2-7; R: 4b)

Ref: Carilah selalu wajah Tuhan.

  1. Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib! Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.
  2. Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya.! Ingatlah perbutan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.
  3. Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya! Dialah Tuhan, Allah kita, ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi.
 

Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel (Mat 10:1-7)

Pada suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, dan memberi mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat dan melenyapkan segala penyakit serta segala kelemahan. Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas, saudaranya;yakobus,anak Zebedeus dan Yohanes, saudaranya;Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius , pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang menghianati Yesus. Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus, dan Ia berpesan kepada mereka, “Janganlah kalian menyimpang ke jalan bangsa lain, atau masuk ke dalam kota Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat!”

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge